Quotes

  • IKHLAS adalah Kepasrahan, bukan mengalah apalagi menyerah kalah

  • Solusi untuk setiap masalah adalah dengan Sabar dan Istighfar

  • Kesalahan terburuk kita adalah tertarik pd kesalahan orang lain

  • “Hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (Q,S Yusuf: 86)

  • Kegelisahan akan hilang saat shalat dimulai

SOAL SYIAH, PEMKAB DAN KEMENAG HALSEL LAKUKAN PERTEMUAN Artikel Syiah


Pemkab Halmahera Selatan (Halsel) akan mengambil langkah terkait adanya aliran Syiah di Desa Goro Goro Kecamatan Bacan Timur Kabupaten Halsel.
Wakil Bupati Halsel Iswan Hasjim, Senin, (4/9/2017) sore menjelaskan, pihaknya langsung mengambil langkah soal adanya aliran Syiah di Halsel.

Namun begitu, pihaknya menunggu langkah Kementerian Agama (Kemenag) Halsel untuk mengindentifikasi soal keberadaan aliran Syiah tersebut.

“Kami menunggu sikap Kemenag untuk memberitakan, apalah aliran ini sesat atau tidak,” tandasnya.
Jika itu dilarang, kata Iswan, maka sangat tidak dibenarkan adanya aliran tersebut dan Pemkab Halsel akan ambil langkah.

“Saat ini kita persuasif dulu, kita luruskan dulu dan jika itu dilarang maka kita lakukan penyuluhan terhadap para pengikut aliran Syiah tersebut,” tandasnya.
Pihak Pemkab Halsel menunggu langkah Kemenag Halsel dan Majelis ulama Indonesia (MUI) Halsel.

Terkait keberadaan sejumlah pengikut aliran Syiah yang dievakuasi di Labuha, lanjut Wabup, Pemkab Halsel melalui Dinas Sosial (Dinsos) Halsel akan memberi bantuan.

“Secara kemanusiaan, kami tetap akan bantu mereka untuk makan yakni bantuan beras,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor (Kakan) Kemenag Halsel Hasyim H Hamzah, Senin, (4/9/2017) sore menjelaskan, pihaknya telah mengambil langkah terkait adanya d aliran Syiah di desa Goro Goro.
“Kami baru dapat laporan, dan selaku Kakanmenag lansung mengambil langkah,” tandasnya.

Ditambahkan pihaknya akan mengundang pihak MUI, FKUB, tokoh agama, pihak Kesultanan Bacan, serta instansi terkait untuk melakukan dialog dengan para pengikut Syiah tersebut.
“Rencananya, dialog dilakukan besok di kantor Kemenag Halsel,” tandasnya.

Tujuan dilakukan dialog, kata Hasyim, untuk memastikan kebenaran aliran itu, apakah benar Syiah masuk di desa Goro Goro, siapa tokoh dibalik ajaran itu dan apakah ajaranya menyimpang dari ajaran islam atau tidak,” tegasnya.

Sebelumnya, Polres Halsel telah mengamankan 17 KK warga desa Goro Goro Kecamatan Bacan Timur (Batin) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) yang diduga sebagai penganut aliran Syiah.
 

Dikutip dari             : indotimur.com

Penulis                   : -
 

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share.  Lets change the world together saudaraku !...



Comments