Quotes

  • IKHLAS adalah Kepasrahan, bukan mengalah apalagi menyerah kalah

  • Solusi untuk setiap masalah adalah dengan Sabar dan Istighfar

  • Kesalahan terburuk kita adalah tertarik pd kesalahan orang lain

  • “Hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (Q,S Yusuf: 86)

  • Kegelisahan akan hilang saat shalat dimulai

SUSUL SAUDI, 3 NEGARA PUTUSKAN HUBUNGAN DIPLOMATIK DENGAN IRAN Internasional

 

Bahrain, Uni Emirat Arab (UEA) dan Sudan telah memutuskan hubungan diplomatik dengan Republik Syiah Iran. Mereka menyusul sekutunya yaitu Arab Saudi, yang melakukannya terlebih dahulu setelahsekelompok teroris Syiah menyerbu kedutaan mereka di Teheran, untuk memprotes eksekusiterhadap Nimr An Nimr, seorang pendeta Syiahterkemuka yang menjadi provokator utama di balik gerakan protes anti–Pemerintah negeri Kerajaan tersebut pada 2011 lalu.

Sebagaimana dikutip World Bulletin pada Senin (4/1), Bahrain telah memerintahkan para diplomat Iran di negara mereka “untuk meninggalkan kerajaan dalam waktu 48 jam”.

Sebuah pernyataan Bahrain mengatakan bahwa keputusan mereka dipicu oleh aksi anarkis para teroris Syiah tersebut dan “campur tangan yang semakin mencolok dan berbahaya” dari Teheran dalam urusan internal negara-negara Arab dan Teluk.

Manama mengatakan serangan pada kedutaan Saudi itu merupakan “pola kebijakan sektarian yang sangat berbahaya yang harus dihadapi dalam rangka melestarikan keamanan dan stabilitas di seluruh wilayah.”

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Bahrain memanggil Iran kuasa usaha Murtada Sanawbari dan menyerahkan catatan resmi dalam hal ini.

Sementara itu, UEA telah memutuskan untuk menarik duta besarnya dari Iran dan menurunkan jumlah “perwakilan diplomatik ke tingkat kuasa usaha dan mengurangi jumlah diplomat Iran di dalam negeri,” kata Kemenlu Bahain dalam sebuah pernyataan.

“Langkah yang luar biasa ini telah diambil dalam gangguan terus menerus yang nyata dari Iran dalam urusan internal negara-negara Arab dan Teluk, yang telah mencapai tingkatan yang belum pernah terjadi sebelumnya,” tambah Kementerian tersebut.

Mereka mengatakan bahwa hubungan diplomatik harus didasarkan pada “saling menghormati kedaulatan” dan “tidak campur tangan dalam urusan internal orang lain”.

Sementara itu, Sudan juga telah mengusir duta besar Iran dan pada saat yang sama memanggil pulang duta besarnya sendiri dari Teheran.

“Pemerintah Sudan mengumumkan pemutusan hubungan diplomatik dengan Republik ‘Islam’ (baca : Syiah) Iran segera,” kata Kemenlu Sudan dalam sebuah pernyataan.
 

Dikutip dari             : antiliberalnews.com

Penulis                   : -
 

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share.  Lets change the world together saudaraku !...



Comments