Quotes

  • IKHLAS adalah Kepasrahan, bukan mengalah apalagi menyerah kalah

  • Solusi untuk setiap masalah adalah dengan Sabar dan Istighfar

  • Kesalahan terburuk kita adalah tertarik pd kesalahan orang lain

  • “Hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (Q,S Yusuf: 86)

  • Kegelisahan akan hilang saat shalat dimulai

EKS PRESIDEN YAMAN DIHABISI SYI'AH HOUTSI Internasional


 

Eks Presiden Yaman Dihabisi Syi'ah Houtsi

Senin, 4 Desember 2017, dunia Arab kembali heboh dengan berita wafatnya Ali Abdullah Shaleh, eks Presiden Yaman yang dihabisi oleh Syi'ah Houtsi saat dia dan rombongan keluar dari Ibu Kota San'a menuju kampung halamannya, setelah sebelumnya mendapat jaminan keamanan dari semua pihak termasuk Syi'ah Houtsi.

* 3 Juni 2011, Ali Sholeh selamat dari usaha pembunuhan dan dilarikan ke Saudi, dirawat sampai pulih kembali. Lalu kembali ke Yaman.
* Pada tahun 2014, Ali Sholeh mulai bekerjasama dengan Syi'ah Houtsi melawan Presiden Yaman AbduRabbih Mansour Hadi sampai 2017.
* Oktober 2017, Koalisi Ali Sholeh dan pasukannya bersama Syi'ah Houthi, pecah, beberapa hari lalu, dengan berani ia mengancam Houtsi.
* 4 Desember 2017, Ali Abdullah Sholeh dihabisi Syi'ah Houtsi.

***

Kita tidak perlu membahas apakah Ali Abdullah Sholeh yang memerintah Yaman lebih dari 20 tahun adalah seorang zhalim atau tidak, pelajaran yang penting untuk dipetik adalah:

1. Jangan pernah berkoalisi dengan Syi'ah, apalagi percaya kepada janji-janjinya.
2. Dulunya Syi'ah Houtsi tidak ada apa-apanya sebagaimana penduduk badui lainnya, tetapi dengan latihan intensif dan pasokan senjata dari Iran, mereka menjadi kuat dan mampu memporak-porandakan Yaman.
3. Ali Sholeh sendiri yang banyak berjasa kepada Saudi justru berbalik mengkhianati kesepakatan dan berkoalisi dengan Syi'ah, walau akhirnya sadar dan berlepas diri dari Houtsi dan sekutunya.
4. Perang di Suria, Yaman, Irak dan negara-negar Teluk lainnya adalah 'harb bilwakalah' (perang perwakilan) di mana semua negara yang berseteru berperang melalui perwakilan masing2 di daerah tersebut. Jika konflik tak terbendung lagi, barangkali perang langsung antara negara2 yg berseteru tak bisa dihindari lagi.
5. Dalam semua konflik yang terjadi, korbannya hanya umat Islam, khususnya rakyat sipil. Amerika dan Rusia yang menampakkan permusuhan di permukaan telah punya kesepakatan tersembunyi bersama sesuai dengan agenda Yesuit-Zionis-Salibis- Rafidis.

Kaum muslimin di manapun berada harus menunjukkan jati dirinya, berjuang bersama membela Islam dan kaum muslimin, tanpa menumpahkan seluruh harapan kepada negara2 Arab, karena menegakkan kalimat Allah di muka bumi adalah tugas kita semua.

 

Dikutip dari             : @FatwakanRafidhahSesat

Penulis                   : -
 

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share.  Lets change the world together saudaraku !...

 



Comments