Quotes

  • IKHLAS adalah Kepasrahan, bukan mengalah apalagi menyerah kalah

  • Solusi untuk setiap masalah adalah dengan Sabar dan Istighfar

  • Kesalahan terburuk kita adalah tertarik pd kesalahan orang lain

  • “Hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (Q,S Yusuf: 86)

  • Kegelisahan akan hilang saat shalat dimulai

AYAH, TEMANILAH AKU Oase Iman


 

Ayah merupakan sosok yang tak kalah penting selain ibu, walaupun kedekatan ayah dengan sang anak dianggap kurang. Namun tetap saja, peran ayah itu sedikit banyaknya sangat mempengaruhi perkembangan anak apalagi masa-masa remaja.

Mendampingi anak ketika beranjak remaja memang tak mudah. Mereka memerlukan bimbingan kita dengan segala kebingungan dan kecemasannya tentang dunia, namun di sisi lain mereka tak ingin lagi dianggap sebagai anak kecil, mereka ingin mengukuhkan identitas mereka. Identitas manusia terdiri dari banyak dimensi. Salah satu yang paling penting adalah memahami bahwa diri kita berharga atau penting.

Bagi seorang anak remaja, perjalanan pencarian nilai ini terkadang menakutkan dan tidak jelas. Namun, sangat menantang dan menyenangkan.

Tak bisa dibilang mudah. Akan tetapi jika ayah memberikan kesempatan kepada remaja untuk berdiri, bertanggung jawab, menghargai kontribusinya, serta memperbolehkan anak remajanya merasa bahwa dirinya berharga, maka perjalanan pencarian ini akan memberikan ketenangan bagi si remaja. Berikut langkah-langkahnya:

Secara aktif mintalah pendapat remaja dalam banyak hal. Ayah dapat memberikan pertanyaan khusus tentang satu hal atau topik tertentu.

Libatkan remaja saat mereka dapat mengungkapkan perasaannya dan opini atau sebuah keyakinan. Jika ayah tidak setuju, dorong remaja untuk dapat menyampaikan dan menjelaskan pendapatnya. Ayah bisa secara perlahan memberikan pendapat yang berbeda sehingga dapat memberikan tantangan bagi remaja untuk berpikir.

Berikan remaja tanggung jawab untuk memberikan bantuan di rumah. Mintalah remaja untuk berpendapat apa yang mereka dapat lakukan untuk membantu di rumah. Lakukan negosiasi dan kompromi mencari jalan tengah yang akan sangat membantu remaja untuk bisa menyelesaikan banyak masalah yang ditemuinya.

Berikan kesempatan kepada remaja untuk berbicara pada acara keluarga, seperti saat makan malam, menonton TV, perbincangan memilih tempat liburan keluarga, dan lain-lain. Semakin besar perasaan bahwa sarannya didengarkan, semakin besar juga kesiapan remaja untuk dapat menerima keputusan, meski itu bukan pilihannya. Bila ada kejadian pendapatnya tidak diambil, ayah perlu menjelaskan alasannya.

Bantu secara aktif saat remaja sedang menyelesaikan masalahnya dan bantu ia mengembangkan keterampilan menyelesaikan masalahnya. Hindari perbedaan dengan remaja, juga jangan menolong remaja terus-menerus. Cobalah membiarkan dia agar terbiasa mandiri, dimulai dari hal-hal yang sederhana. []

 

Dikutip dari             : ruangmuslimah.co

Penulis                   : -
 

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share.  Lets change the world together saudaraku !...



Comments