Quotes

  • IKHLAS adalah Kepasrahan, bukan mengalah apalagi menyerah kalah

  • Solusi untuk setiap masalah adalah dengan Sabar dan Istighfar

  • Kesalahan terburuk kita adalah tertarik pd kesalahan orang lain

  • “Hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (Q,S Yusuf: 86)

  • Kegelisahan akan hilang saat shalat dimulai

FUUI: NGAKU PANCASILAIS, TAPI KOK RAGU KRIMINALKAN LGBT Nasional


 

Bekasi – Pembahasan RUU KUHP masih digodok di DPR RI. Di antara point perdebatan adalah terkait krimilisasi pelaku LGBT. Menanggapi hal itu Forum Ulama Umat Indonesia (FUUI) mempertanyakan pancasilais yang dibangga-banggakan anggota dewan sebagai negara yang berketuhanan yang Maha Esa dan Berkemanusiaan yang adil dan beradab.

Ketua FUUI, KH. Athian Ali mengatakan prilaku LGBT secara agama maupun logika adalah prilaku menyimpang. Tetapi kenapa anggota dewan ragu untuk mengkriminalkan perilaku tersebut, padahal mereka mengaku paling pancasilais.

“Justru mengapa pemerintah dan anggota dewan berpendapat bahwa perilaku LGBT adalah suatu hak asasi seseorang yang diakui. Hak asasi juga ada aturan, ini jelas penyimpangan. Kalau atas nama hak asasi, korupsi nanti juga diakui hak asasi,” katanya kepada Kiblat.net via sambungan telephone, Selasa (6/2/2018).

Dia menegaskan pembicaraan di DPR tidak lah berani untuk mengambil keputusan tegas. Padahal di negara tidak bertuhan saja, Rusia melarang LGBT. Sebab prilaku LGBT ini jelas lebih buruk daripada hewan.

“Kita prihatin dengan pembicaraan di DPR, wakil rakyat kita mengaku pancasilais tetapi dalam penetapan UU jauh dari Ketuhanan Yang Maha Esa dan Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab,” ujarnya.

Ustadz Athian mengharapkan anggota dewan dapat meberikan keputusan yang tidak bertolak belakang dengan keinginan masyarakat. Sebab, DPR adalah perwakilan rakyat sehingga dalam menentukan harus sesuai keinginan rakyat.

“Seharusnya tugas kita atau negara adalah menjadikan seseorang yang tidak menyimpang menjadi tidak, bukan malah mengakuinya. Jangan hanya koar-koar pancasilais tetapi tidak mengamalkan norma-norma,” pungkasnya.

Reporter: Hafis
Editor: Hunef Ibrahim


 

Dikutip dari             : kiblat.net

Penulis                   : -
 

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share.  Lets change the world together saudaraku !...

 


Comments