Quotes

  • IKHLAS adalah Kepasrahan, bukan mengalah apalagi menyerah kalah

  • Solusi untuk setiap masalah adalah dengan Sabar dan Istighfar

  • Kesalahan terburuk kita adalah tertarik pd kesalahan orang lain

  • “Hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (Q,S Yusuf: 86)

  • Kegelisahan akan hilang saat shalat dimulai

Konsep Wilayatul Faqih Jadikan Pengikut Syiah Ingin Kuasai Suriah Artikel Syiah



Syiah memasukkan wilayatul faqih dalam rukun Islam versi mereka. Ketua Majelis Ulama Indonesia Jawa Timur (MUI), KH. Abdussomad Buchori mengatakan rukun inilah yang diterapkan pengikut Syiah di Suriah.

“Suriah kadung (terlanjur.red) dikuasai Syiah. Dan Syiah di Suriah hanya 7% (minoritas.Red), sebenarnya penduduknya Sunni. Tapi yang namanya penguasa kan punya power punya senjata punya aparat, akhirnya menguasai,” katanya saat dihubungi Kiblat.net.

Karena wilayatul faqih menjadi salah satu akidah Syiah, Kiai Abdussomad menilai orang Syiah di Indonesia juga berpotensi melakukan hal yang sama seperti di Suriah. Oleh sebab itu, orang Syiah yang masuk ke politik perlu diawasi.

“Ada potensi itu (seperti Suriah.red) nanti ke depan. Karena itu orang Syiah harus diawasi apalagi kalau dia masuk politik. Karena di negeri ini nanti yang jadi penguasa adalah politikus,” tuturnya.

Lebih jauh, Kiai Abdussomad mengimbau agar umat Islam tetap waspada. Meskipun ia berharap konflik itu tidak terjadi di Indonesia. “Faktor pemicunya harus kita perhatikan,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, ia meminta kepada Pemerintah harus memahami bahaya pemahaman Syiah. Ia menyarankan, agar Pemerintah bertanya kepada para ulama tentang akidah dan kesesatan Syiah.

“Kalau jadi pejabat itu perlu bertanya kepada ulama-ulama yang paham. Kalau toh memang belum ada keinginan untuk melarang, paling tidak ada usaha jangan sampai berkembang,” tukasnya. 

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: M. Rudy


 

Dikutip dari             : kiblat.net

Penulis                   : -
 

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share.  Lets change the world together saudaraku !...



Comments