Quotes

  • SABAR memiliki dua sisi, sisi yang satu adalah sabar, sisi yang lain adalah bersyukur kepada Allah

  • Bersabar itu atas MUSIBAH, bukan atas KEDZALIMAN

  • IKHLAS adalah Kepasrahan, bukan mengalah apalagi menyerah kalah

  • IKHLAS adalah memilih jalan-Nya, bukan karena engkau terpojok tak punya jalan lain

MENGAPA SYIAH MEMBENCI AISYAH ISTRI DARI RASULULLAH SAW ? Oase Iman



Sama kita tahu bahwa syi'ah adalah salah satu aliran yang menyimpang dalam Islam yang sebenarnya telah disampaikan oleh Rasulullah SAW. Didalam kitab miliknya Awail al-Maqalat, menyatakan bahwa Al-Quran yang ada pada saat ini sudah tidak orisinil, kemudian mereka juga banyak mengkafirkan sahabat Rasulullah SAW salah satunya istri beliau yaitu Aisyah RA.

Dalam Hal ini Syi'ah sangat membenci Aisyah RA karena banyak pernyataan-pernyataan dalam kitabnya yang mengatakan bahwa Aisyah RA kafir, pernyataan-pernyataan jelek tersebut dapat dilihat sebagai berikut:

Kitab 'Bihar al Anwar' karangan Muhammad bin Bagir Al Majlisi, memfitnah 'Aisyah RA, istri Rasulullah Shalallaahu 'Alaihi Wasallam sebagai seorang perempuan yang (maaf) lemah iman dan lemah akal.

Pendeta Syi'ah bernama Abu Ja'far Al Kulaini adalah 'tukang' tulis banyak kitab pelecehan Rasulullah Shalallaahu 'Alaihi Wasallam. Kitab 'Hadits al Ifk' merupakan salah satu karangannya yang menghina kedua istri Nabi Muhammad Shalallaahu 'Alaihi Wasallam, yaitu 'Aisyah RA dan Hafshah RA, sebagai (maaf) perempuan kafir seperti istri Nabi Nuh AS dan istri Nabi Luth AS.

Muhammad Bagir Al Majlisi, seorang tokoh Syi'ah, dalam 'Haqqul Yaqin' menyatakan bahwa tidak sempurna iman seseorang sebelum ia membenci para sahabat nabi, terutama Abu Bakar, Umar, Utsman, Mu'awiyah, 'Aisyah, Hafsah, Hindun, dan Ummul Hakam, serta orang-orang yang mengikuti mereka.

Kitab 'Miftahul Jinan' adalah buku panduan wirid umat Syi'ah yang berisi kalimat-kalimat laknat atas 2 ayah mertua Rasulullah Shalallaahu 'Alaihi Wasallam (Abu Bakar RA dan Umar RA), serta kalimat-kalimat laknat atas 2 istri Nabi Muhammad Shalallaahu 'Alaihi Wasallam ('Aisyah RA dan Hafshah RA).

Muhammad Al 'Ayasyi, salah satu tokoh Syi'ah tidak tanggung-tanggung dalam memfitnah kedua istri Nabi Muhammad Shalallaahu 'Alaihi Wasallam, 'Aisyah RA dan Hafshah RA. Al 'Ayasyi menulis berita dusta bahwa Rasulullah Shalallaahu 'Alaihi Wasallam meninggal dunia karena (maaf) telah diracun oleh 'Aisyah dan Hafshah.

Dari pernyataan Syi'ah diatas dalam kitab-kitabnya dapat kita lihat bahwa syi'ah sangat membenci para sahabat Nabi padahal dalam Al-Quran telah jelas-jelas bahwa sahabat Rasulullah SAW telah diangkat derajatnya oleh Allah SWT dalam firman-Nya:

"Orang-orang pertama dan terdahulu dari kaum Muhajirin dan Anshar, (yakni yang memasuki Islam), dan mereka yang mengikutinya dengan baik, Allah meridhai mereka, dan mereka pun meridhainya, dan disediakan Allah buat mereka syurga-syurga yang di bawahnya mengalir sungAl-sungai, mereka kekal di dalamnya buat selama-lamanya, itulah kemenangan yang besar." (At-Taubah: 100)

"Sesungguhnya Allah telah menerima taubat Nabi, kaum Muhajirin dan kaum Anshar, yang telah mengikutinya (Nabi) dalam keadaan kesusahan, sesudah hati segolongan mereka hampir-hampir berpaling, kemudian Allah menerima taubat mereka, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengasih Maha Penyayang terhadap mereka sekalian. Dan terhadap tiga orang yang ketinggalan (tidak ikut serta pergi berperang), sampai apabila dirasakan bumi ini telah sempit baginya, padahal sebelum itu dirasakannya luas, dan terasa bahwa dirinya sudah benar-benar tertekan, sehingga mereka meyakini bahwa kini tiada tempat mengadu dari ketetapan Allah itu melainkan dengan menyembah kepadanya saja, lalu Allah mengabulkan taubat mereka karena mereka terus memohon taubat kepadanya, sesungguhnya Allah itu Dia adalah Maha Penerima taubat Maha Penyayang." (At-Taubah: 117-118) 

Selain itu khusus untuk istri Rasulillah SAW Aisyah RA terdapat banyak hadist yang sahih atas keutamman istrinya itu yaitu: Suatu ketika Amr bin al-Ash bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, "Wahai Rasulullah, siapakah manusia yang paling engkau cintai?" Beliau menjawab, "Aisyah." "Dari kalangan laki-laki?" tanya Amr. Beliau menjawab, "Bapaknya." (HR. Bukhari (3662) dan Muslim (2384))

Berkata Abu Musa al-Asy'ari, "Tidaklah kami kebingungan tentang suatu hadits lalu kami bertanya kepada Aisyah, kecuali kami mendapatkan jawaban dari sisinya."(Lihat Shahih Sunan at-Tirmidzi (3044))

Aisyah adalah seorang wanita berparas cantik berkulit putih, sebab itulah ia sering dipanggil dengan "Humaira". Selain cantik, ia juga dikenal sebagai seorang wanita cerdas yang Allah Subhanahu wa Ta'ala telah mempersiapkannya untuk menjadi pendamping Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dalam mengemban amanah risalah yang akan menjadi penyejuk mata dan pelipur lara bagi diri beliau.

Suatu hari Jibril memperlihatkan (kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam) gambar Aisyah pada secarik kain sutra berwarna hijau sembari mengatakan, "Ia adalah calon istrimu kelak, di dunia dan di akhirat." (HR. At-Tirmidzi (3880), lihat Shahih Sunan at-Tirmidzi (3041))

"Orang yang mulia dari kalangan laki-laki banyak, namun yang mulia dari kalangan wanita hanyalah Maryam binti Imron dan Asiyah istri Fir'aun, dan keutamaan Aisyah atas semua wanita sepeerti keutamaan tsarid atas segala makanan." (HR. Bukhari (5/2067) dan Muslim (2431))

Dengan hadist-hadist tersebut sudah jelas kesesatan ajaran Syi'ah yang membenci Aisya RA. Semoga kita diberi kemudahan mempelajari Agama Islam dan dijauhkan dari kesesatan. Amin... 


 

Dikutip dari             : UmmatMuslim

Penulis                   : -
 

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share.  Lets change the world together saudaraku !...



Comments