Quotes

  • IKHLAS adalah Kepasrahan, bukan mengalah apalagi menyerah kalah

  • Solusi untuk setiap masalah adalah dengan Sabar dan Istighfar

  • Kesalahan terburuk kita adalah tertarik pd kesalahan orang lain

  • “Hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (Q,S Yusuf: 86)

  • Kegelisahan akan hilang saat shalat dimulai

SALAH SEMUA Nasional


 

by M Rizal Fadillah

Pernyataan Ketum PB NU Said Agil Siradj mengenai jabatan jabatan di berbagai lembaga dari Menteri sampai Imam Khatib harus semua NU telah menimbulkan kegelisahan dan tanggapan. Dari MUI Pusat pun menyayangkan pernyataan tersebut.  Bahwa perjuangan atau motivasi kepada kader NU untuk menguasai jabatan-jabatan bisa saja dianggap wajar. Akan tetapi dengan kalimat jika bukan NU "salah semua" maka tentu dinilai tak wajar bila diungkap oleh seorang pejabat puncak organisasi kemasyaratan Islam.

Meskipun sudah sering Said Agil melempar ungkapan kontroversial, namun saat ini menyodok semua elemen umat Islam non NU dengan menyatakan "salah semua" seolah kebenaran itu milik NU dan satu satunya organisasi kebenaran hanya NU. Sikap ini sebenarnya adalah 'arogansi' dalam klaim kebenaran. Sebagai muslim apalagi tokoh seharusnya tingkat pengendalian emosi cukup tinggi. Meski diucapkan pada acara organ NU sendiri yakni peringatan Harlah Muslimat NU tapi terdengar dan tersebar luas. Banyak kelompok umat yang merasa "tertampar" oleh ucapan sang kyai ini. Melihat karakternya, jika ditegur pun maka nampaknya teguran dari manapun akan diabaikan.

Biasanya yang dijadikan isu dan diangkat oleh Kyai Said Agil terhadap kelompok yang diwaspadai adalah kelompok intoleran, anti kebhinekaan, atau radikal. Nah saat ini terbukti sebenarnya Said Agil lah yang intoleran, anti kebhinekaan dan radikal itu. Menafikan eksistensi kekuatan atau organisasi lain apalagi sesama organisasi da'wah bukan saja tidak etis tapi juga tidak berdiri di kaki realitasnya. Sangat kontra produktif. Pemahaman Islam di bumi Nusantara ini sangat beragam dan tidaklah seragam. Inilah kekayaan bangsa. Karenanya harus toleran (tasamuh). Kecuali faham keagamaan  yang sesat  atau masuk kategori penodaan agama  yang tidak boleh ditoleransi. Fakta  yang ada adalah banyaknya ormas Islam dengan perbedaan pemahaman keagamaan. Meski nuansa perbedaan itu sebenarnya bersifat furu'iyah atau metodologi istimbath hukum atau pada strategi pengembangan da'wah.

Dalam banyak kesempatan Said Agil ketika membahas kemajemukan agama, sering mengungkapkan bahwa semua agama itu sama dalam mencari kebenaran dan semua agama itu menginginkan kebaikan. Ber "misan" satu dengan yang lain. Menurutnya semua agama memiliki nilai nilai universal. Bagi Said Agil tidak perlu merasa fanatik pada kebenaran agama sendiri. Disinilah ironi dari pandangannya itu ketika konteksnya adalah agama agama maka "semua benar" tapi ketika internal sesama umat beragama Islam menjadi "salah semua" kecuali NU.

Egosentrisme organisasi atau faham dalam beragama mesti dihindari. Sifat ananiyah dicela dalam agama. Bila sifat negatif ini dipelihara nanti seperti Fir'aun yang mengatakan "Ana robbukumul 'ala" atau seperti Louis XlV yang berujar "L'etat cest moi". Semua bermula dari "Aku" dan berujung pada akhir kehidupan yang buruk.
Sesama muslim harus saling mengingatkan,  agar ia tidak terperosok dalam kezaliman yang membawa kerugian di dunia dan akherat.

Moga ucapan ini hanya "Slip of the tounge".  Namun jika "tounge" kita sering "slip" maka perlulah rasanya kita memperbanyak istighfar.
Astaghfirullah al adhim.

 

Bandung, 29 Januari 2019

 

*********************************************************************

Salurkan donasi antum untuk menjaga Aqidah Umat dalam berbagai Program ANNAS FOUNDATION

Ke No. Rek. an. ANNAS FOUNDATION
Bank Muamalat :
129 000 3048 (Wakaf)
129 000 3049 (Shodaqoh)
129 000 3050 (Zakat)

Bank Mandiri :
13000 41 3000 40 (Wakaf)
13000 51 3000 54 (Shodaqoh)
13000 41 3000 57 (Zakat)

Hubungi Hot Line Kami 
Di 081 12345 741

Atau Bisa Langsung Ke Kantor Kas ANNAS Foundation 
Di Jl. CIJAGRA RAYA NO 39 
BANDUNG
Senin sd Sabtu 09.00 sd 15.30


#ANNAS
#SyiahbukanIslam
#JundullahANNAS
#GEMAANNAS
#GARDAANNAS
#ANNASFoundation

#ANNASINDONESIA
 

Dikutip dari             : -

Penulis                   : M. Rizal Fadillah 
 

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share.  Lets change the world together saudaraku !...



Comments