Quotes

  • IKHLAS adalah Kepasrahan, bukan mengalah apalagi menyerah kalah

  • Solusi untuk setiap masalah adalah dengan Sabar dan Istighfar

  • Kesalahan terburuk kita adalah tertarik pd kesalahan orang lain

  • “Hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (Q,S Yusuf: 86)

  • Kegelisahan akan hilang saat shalat dimulai

PRABOWO DAN PANCASILA Nasional


by M Rizal Fadillah

Dalam debat kemarin malam Prabowo seolah menjawab tudingan Hendropriyono yang mengaitkan dukungan padanya dengan ideologi Khilafah yang bertarung dengan pendukung Jokowi yang berada di  bawah ideologi Pancasila. Pernyataannya adalah akan membela ideologi Pancasila sampai titik darah terakhir. Pandangan Hendro sendiri sudah menuai kritik yang banyak di media. Dinilai sebagai pandangan keterlaluan dan mengada ada.

Menghubungkan Prabowo dengan ideologi Khilafah tidak memiliki korelasi historis dengan perjalanan karier politik dan militernya. Bahkan situasi di ruang keluarga yang beragam agama itupun mendukung penggambaran tak nyambungnya ocehan mantan Kepala BIN tersebut. Sebenarnya dunia intelijen tercoreng oleh cara pandang bekas Ketua institusi intelijen negara tersebut. Prabowo adalah nasionalis dan demokrat. Tak ada sedikitpun sentuhan ideologi Khilafah dalam dirinya. Tanpa harus menyebut "Saya Pancasila" seperti yang dilakukan oleh seorang "Petualang citra", maka  tak ada yang meragukan jiwa Pancasilanya Prabowo.

Menggemborkan bahaya ideologi Khilafah bagi negara Indonesia justru menutup bahaya ideologi Komunis yang lebih nyata geraknya. Ideologi komunis pernah menjadi kekuatan besar yang mencoba kudeta beberapa kali di negara kita. Apalagi pengaruh RRC semakin menguat saat ini. Program "Jalan Sutera" direspons positif oleh Pemerintah Jokowi. Dan motor operasionalnya adalah Luhut Binsar Panjaitan.

Menghadapkan Khilafah dengan Pancasila juga menutup pengaruh ideologi lain yaitu Imamah. Ini adalah gerakan Syi'ah yang diam diam "merayap" dan mencari posisi dan perlindungan di Pemerintahan Jokowi pula. Berbeda dengan gerakan Khilafah yang terang-terangan, gerakan Imamah ini diam diam dan bermain di "jalur belakang". Masalah utama yang ada adalah dukungan atau bahkan digerakkan oleh Negara Iran. Sayang Hendro sebagai orang intelijen tidak melihat potensi bahaya yang bisa datang dari gerakan ideologi Imamah ini. Dunia Islam di timur tengah telah porak poranda akibat aktivitas gerakan Syi'ah yang dikomandani Negara Iran.

Pemerintahan Jokowi yang selalu menyinggung Khilafah sebagai musuh Pancasila sesungguhnya menyinggung umat Islam. Terlepas sebagai ideologi perjuangan HTI, Khilafah ada dalam sejarah perjuangan umat Islam. Khulafaur Rasyidin adalah Khalifah penerus kepemimpinan Nabi yang mulia. Menyamaratakan aspek kekhalifahan dengan pembubaran HTI tidaklah relevan dan berlebihan.

Karenya sederhana tapi tegas pernyataan bahwa kemenangan Prabowo tidak berhubungan dengan penggoyahan ideologi Pancasila. Memukul argumen ketakutan sendiri yang sering dilempar oleh  orang di lingkaran Jokowi. Sejarah panjang Pancasila tak perlu dibongkar-bongkar lagi. Kini bicara implementasi program pemerintahan yang lebih jujur, adil dan menyejahterakan.
Mencari musuh dengan sentimen keagamaan  adalah jalan untuk menggali kuburan sendiri.

 

*31 Maret 2019*
 

*********************************************************************

Salurkan donasi antum untuk menjaga Aqidah Umat dalam berbagai Program ANNAS FOUNDATION

Ke No. Rek. an. ANNAS FOUNDATION
Bank Muamalat :
129 000 3048 (Wakaf)
129 000 3049 (Shodaqoh)
129 000 3050 (Zakat)

Bank Mandiri :
13000 41 3000 40 (Wakaf)
13000 51 3000 54 (Shodaqoh)
13000 41 3000 57 (Zakat)

Hubungi Hot Line Kami 
Di 081 12345 741

Atau Bisa Langsung Ke Kantor Kas ANNAS Foundation 
Di Jl. CIJAGRA RAYA NO 39 
BANDUNG
Senin sd Sabtu 09.00 sd 15.30


#ANNAS
#SyiahbukanIslam
#JundullahANNAS
#GEMAANNAS
#GARDAANNAS
#ANNASFoundation

#ANNASINDONESIA
 

Dikutip dari             : -

Penulis                   : M. Rizal Fadillah 
 

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share.  Lets change the world together saudaraku !...



Comments