Quotes

  • IKHLAS adalah Kepasrahan, bukan mengalah apalagi menyerah kalah

  • Solusi untuk setiap masalah adalah dengan Sabar dan Istighfar

  • Kesalahan terburuk kita adalah tertarik pd kesalahan orang lain

  • “Hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (Q,S Yusuf: 86)

  • Kegelisahan akan hilang saat shalat dimulai

'GRAND SYAIKH' AL-AZHAR ' sesat atau kafir'??? Nasional


 

* Melihat judul di atas, sepintas terkesan menyeramkan. Karena ada kata-kata "sesat" dan ''kafir'', yang seolah-olah mengkafirkan Grand Syaikh Al-Azhar. Sebenarnya tidak. Kalimat pada judul diatas bukan memvonis bahwa grand syaikh sesat atau kafir, tapi mempertanyakan. smiley

Oleh karenanya, mari kita baca artikel ini dengan cermat. smiley

* Imam Malik adalah imam besar Kaum Muslimin yang termasuk dalam empat imam mazhab ahlus sunnah wal jama'ah. Di zaman Imam Malik, belum lahir yang namanya "wahabi". 

Imam Malik berkata:

الرافضة كفر ومن لم يفكرهم أو شــك فـي كـفـر هم، فـهـو كـافـر مـثـلـهـم.

"Syi'ah Rafidhah adalah kafir, dan barangsiapa yang tidak mengkafirkan Syi'ah Rafidhah, atau ragu atas kekafiran mereka, maka dia juga kafir !"

Kalau merujuk pada fatwa Grand Imam Malik, siapa saja yang tidak mengkafirkan Syi'ah Rafidhah maka dia juga KAFIR. Kecuali bila ia jahil tentang kekafiran Syi'ah Rafidhah atau tidak tegak atasnya hujjah.
Karena syiah rafidah telah mengkafirkan murid2 & generasi terbaik dari ummat islam yg terutama.
* KH.Hasyim Asy'ari Rahimahullah (pendiri Nahdhatul Ulama) mengatakan:

وليس مذهب في هذه الأزمنة المتأخرة بهذه الصفة إلا المذاهب الأربعة، اللهم إلا مذهب الإمامية والزيدية وهم أهل البدعة لا يجوز الاعتماد على أقاويلهم.

" Bukanlah yang disebut mazhab pada masa-masa sekarang ini dengan sifat yang demikian itu kecuali Mazhab empat; yakni Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Syafi’i dan Imam Ahmad. Selain dari pada itu, seperti mazhab Syi'ah Imamiyah dan Syi'ah Zaidiyah, mereka adalah AHLUL BID'AH YANG SESAT yang tidak boleh berpegang kepada pandangan-pandangan mereka.

* Baru-baru ini ummat islam di indonesia di kagetkan dengan kedatangan seorang ulama dari mesir yang di sebut-sebut sebagai "Grand Syaikh", yaitu Syaikh Prof Dr.Ahmad Thayyib. Kedatangan beliau bersama Mufti Syiah Rafidhah Libanon, Shaikh Ali Al-Amin, di prakarsai oleh dua orang pedagang Syi'ah kakak beradik yaitu Alwi Shihab & Muhammad Qurais Shihab. Kunjungannya ke Indonesia pun di sambut baik secara konstitusional oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Kementerian Agama RI sebagai tamu kehormatan.

* Di sela-sela kunjungannya ke indonesia, Syaikh Ahmad Thayyib mengeluarkan pernyataan-pernyataan kekufuran yang menikam kaum muslimin seluruh dunia, diantaranya ialah bahwa Islam dan Syi'ah adalah bersaudara, Syiah bagian dari islam, Pembantaian Syiah terhadap muslim di timur tengah adalah isu politik, dst.

* Dalam pertemuannya dengan para alumnus Al-Azhar di auditorium UIN SH kemarin, Syaikh Ahmad Thayyib di tegur  secara langsung oleh Habib Abu Bakar Bin Zein Al-Habsyi, ulama indonesia alumni Al-Azhar yang juga ketua Aliansi Nasional Anti Syi'ah (ANNAS) DKI Jakarta.

" Wahai Syaikh, berhati-hatilah mengeluarkan statemen tentang Syi'ah, khususnya di indonesia.  Takutlah kepada Allah ! ", ucap Habib Buya Abu Bakar Al-Habsyi mengingatkan Syaikh Ahmad Thayyib tepat di hadapannya.

Demikian pula menggemanya suara dari banyak fihak: Gontor Akan Terhormat Bila Menolak Kunjungan Syeikh Mesir yang Pro Syiah. 

* Lalu, siapakah Syaikh Ahmad Thayyib tersebut?

Dia adalah ulama pendukung rezim kejam As-Sisi yang berkuasa di mesir sekarang (sebagai penerus rezim husni mubarok at toghut) . Rezim zindiq tsb yang berkuasa secara dzalim dan bejat telah melakukan kudeta berdarah dan membunuh 4000 nyawa ummat islam tak berdosa dalam waktu 4 jam. Nah, Ahmad Thayyib ini adalah Ulama Rezim As-Sisi.

* Shabir Masyhur dalam situs elsyaab.org, menyatakan bahwa Ahmad Thayyib ialah Paus Al-Azhar atau Seorang Sekuler Bikinan Perancis. Beliau digelari imam akbar, tapi tidak pernah mengimami shalat. Beliau juga digelari syeikh akbar, tapi tidak pernah khutbah. Oleh karena itu, sebenarnya beliau adalah seorang sekuler yang diimpor dari Perancis lalu diberi pakaian Al-Azhar dan disebut sebagai seorang "Syeikhul Azhar".

* Syaikh Ahmad Thayyi

* Demikian pula upaya pendekatan (taqrib) antara Islam dan Syi'ah merupakan upaya kufur yang tidak mungkin terwujud sampai tegaknya hari kiamat. dua tokoh penggagas upaya taqrib ini, yaitu Syaikh Prof.Dr.Yusuf Al-Qaradhawi dan Syaikh Muhammad ‘Arafah telah TAUBAT dan RUJUK dari kekhilafan mereka atas upaya pendekatan Sunni dan Syi'ah ini. Diantara alasan mereka ialah karena Syi'ah Imamiyyah (Rafidhah) memurtadkan seluruh Sahabat Nabi Muhammad kecuali beberapa orang, bahkan melaknat khalifah Abu Bakar dan ‘Umar dan mengafirkan keduanya.

* Berangkat dari itu semua, maka ummat islam indonesia tetap berpegang teguh kepada hasil keputusan Rakernas MUI tahun 1984 bahwa:

• TERDAPAT PERBEDAAN USHUL (POKOK AGAMA) ANTARA ISLAM DAN SYI'AH RAFIDHAH.

• SYI'AH DI INDONESIA HANYA ADA SATU FIRQOH YAITU IMAMIYAH ITSNA ASYARIYAH ALIAS RAFIDHAH YANG JELAS SESAT & KAFIR berdasarkan perbedaan rukun iman dan rukun islam Syi'ah, dan berdasarkan kesesatan ajaran yang selama ini dianut oleh Syi'ah Rafidhah/Imamiyyah, diantaranya:

1. Melaknat para Sahabat Nabi.

2. Kema'shuman para Imam.

3. Menolak tiga Khalifah Rasyidah.

4. Tahrif terhadap Al-Qur'an.

5. Zina atas nama "nikah mut'ah".

* Kesimpulan, statemen Syaikh Ahmad Thayyib tentang Syiah TIDAK MEWAKILI AL-AZHAR dan tidak mempengaruhi keputusan Majelis Ulama Indonesia (MUI) tentang penyimpangan Syi'ah sedikitpun.

Wasekjend MUI pusat, Syaikh Buya Teungku Zulkarnain,MA dengan tegas menyatakan:

" MUI tidak bisa di setir oleh siapapun baik Ahmad Thayyib, atau Al-Azhar atau bahkan presiden RI sekalipun. yang bisa menyetir MUI hanyalah Allah dan Rasul-Nya saja, titik ! "

* Wal-akhir, himbauan kepada seluruh kaum muslimin untuk tidak perlu risau dengan statemen-statemen Syaikh Ahmad Thayyib yang merupakan proyek syi'asisasi terselubung di indonesia.

Ulama dan Imam besar yang jauh lebih kredibel dan di akui dunia telah menyatakan bahwa SYI'AH RAFIDHAH adalah KAFIR !

Dalam kitabnya yang berjudul Khalqu Af’aalil ‘Ibaad, AL-IMAM AL-BUKHORI Rahmatullah 'Alaih mengatakan:

ما أبالي صليتُ خلف الجهمي والرافضي أم صليت خلف اليهود والنصارى؛ ولا يسلَّم عليهم ولا يعادون ولا يناكحون ولا يشهدون ولا تؤكل ذبائحهم

“Aku tidak membedakan apakah aku shalat bermakmum di belakang orang Jahmiyyah atau orang Syi'ah Rafidhah, ataukah bermakmum di belakang Yahudi atau Nashrani. Shalat di belakang mereka sama saja. TIDAK SAH ! dan mereka tidak boleh disalami, tidak boleh di besuk ketika sakit, dan tidak boleh dinikahi (wanitanya), tidak boleh menta'ziyahi jenazahnya, dan tidak boleh pula dimakan sembelihannya”.

Artinya, Syi'ah Rafidhah itu KAFIR. bahkan lebih kafir dari Yahudi dan Nasrani.

Lantas, siapa AHMAD THAYYIB DI BANDING IMAM AL-BUKHARI ??

Fa-Maadza Ba'dal Haqqi Illad Dholaal..??!!

 

Dikutip dari             : -

Penulis                   : Maaher At-Thuwailibi
 

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share.  Lets change the world together saudaraku !...



Comments