Quotes

  • IKHLAS adalah Kepasrahan, bukan mengalah apalagi menyerah kalah

  • Solusi untuk setiap masalah adalah dengan Sabar dan Istighfar

  • Kesalahan terburuk kita adalah tertarik pd kesalahan orang lain

  • “Hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (Q,S Yusuf: 86)

  • Kegelisahan akan hilang saat shalat dimulai

ASTAGHFIRULLAH, Internasional


 

Ulama dari kelompok Alawit, kaum minoritas pro-Presiden Suriah Bashar Al-Assad, mengeluarkan fatwa yang sangat biadab. Menurut “ulama”  Ahmad Badr Al-Hassoun, warga sipil di Kota Aleppo harus dimusnahkan, seperti dilansir Daily Mail, Senin (2/5/2016).

Situasi Aleppo sangat mengenaskan setelah hampir 10 hari terakhir “dihujani” bom dan rudal rezim Assad yang menewaskan ratusan orang.

“Saya menyerukan Tentara Suriah untuk menunjukkan kemarahan kita dan saya juga menyerukan pemimpin kami untuk menunjukkan kemarahan kita (Syiah) atas kemarahan mereka dengan memusnahkan penjahat tersebut,” ujarnya yang menganggap warga di Aleppo sebagai penjahat.

Kota Aleppo telah diselamatkan para pejuang Suriah dari tangan rezim. Namun, setelah rezim Suriah mendapatkan sokongan militer Rusia, Kota Aleppo terus dikepung pasukan Assad. Masyarakat Aleppo terus dihujani selebaran dari rezim untuk menyerah pada Assad atau akan dibombardir.

Lembaga kemanusiaan SOHR (Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia) mengatakan, bom dan rudal telah menghujani wilayah pemukiman sipil di Aleppo selama hampir 10 hari. Sudah lebih dari 250 orang termasuk sedikitnya 40 anak-anak tewas.

Pada Sabtu pekan lalu saja (30/4), ada sekitar 30 serangan udara di Aleppo dan serangan darat pada Ahad (1/5).

Rusia, pihak komunis yang bersekutu dengan rezim Assad telah menolak seruan internasional untuk mengendalikan pihak Assad.

”Tidak, kami tidak akan memberikan tekanan pada (Assad) karena salah satu harus memahami bahwa situasi di Aleppo merupakan bagian dari upaya memerangi ancaman teroris,” kata Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Gennady Gatilov, seperti dikutip Daily Mail, Senin (2/5).

Akhir pekan lalu, Amerika Serikat yang didesak komunitas internasional sebagai anggota Dewan Keamanan PBB kembali menuntut agar pasukan Assad menghentikan pengeboman di Aleppo. Menteri Luar Negeri AS, John Kerry, telah terbang ke Jenewa untuk melakukan pembicaraan dengan utusan PBB untuk krisis Suriah, Staffan de Mistura, guna membahas krisis di Aleppo.

Warga Aleppo mengaku situasi sudah gawat. ”Situasi telah menjadi tak tertahankan,” ujar Abu Mohammed saat bersiap untuk meninggalkan Kota Aleppo bersama istri dan lima anak. ”Semuanya lumpuh.”

Dilaporkan, sebuah surat kabar pro-Pemerintah Suriah menyatakan tentara Suriah sedang mempersiapkan serangan untuk merebut kembali semua wilayah Aleppo dan provinsi lain di sekitarnya.
 

Dikutip dari             : Adiba Hasan

Penulis                   : -
 

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share.  Lets change the world together saudaraku !...



Comments