Quotes

  • IKHLAS adalah Kepasrahan, bukan mengalah apalagi menyerah kalah

  • Solusi untuk setiap masalah adalah dengan Sabar dan Istighfar

  • Kesalahan terburuk kita adalah tertarik pd kesalahan orang lain

  • “Hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (Q,S Yusuf: 86)

  • Kegelisahan akan hilang saat shalat dimulai

SURAT SURAT CINTA KEKASIH ALLAH Oase Iman


 

Alhamdulillah,kita telah telah diberi kebahagiaan dapat menikmati kembali hari JUMAT yang penuh baroqah.

ANJURAN MENEMANI
AHLI AMAL SALEH,
ZUHUD DARI DUNIA,
DAN BUAH KEDUANYA

Sahabatku!
 
Berpalinglah dari para penyeru keburukan."Dan janganlah mengikuti hasratmu karena ia akan menyesatkanmu dari jalan Allah".(1)
 
Hindarilah tempat-tempat yang membuatmu lalai dan lupa."Dan jangan menaati orang yang hatinya telah Kami jadikan lupa dari mengingat Kami".(2)
 
Jauhi pula orang yang hati mereka telah dikeraskan, karena mereka termasuk golongan yang dikecam: "celakalah orang yang hati mereka membatu dari mengingat Allah".(3)
 
Bukalah telinga hatimu dan "jawablah seruan Tuhanmu sebelum datang suatu hari dari Allah yang tidak dapat ditolak". (4)
 
Dengarkanlah suara Sang Penyeru yang berujar lantang: "belumkah datang masanya bagi orang beriman untuk tunduk hati mereka mengingat Allah?".(5)
 
Bangunlah dari tidur khayalmu yang memperdaya. "Jangan biarkan sang penipu memperdayamu dari Allah". (6)
 
Camkanlah peringatannya : "apakah manusia berpikir bahwa ia akan ditinggalkan begitu saja?".(7)
 
Perhatikanlah keadaan dan kedudukan orang-orang yang selalu menjaga ingatan dan kesadaran. Mereka adalah "orang yang jual dan beli tidak memalingkan mereka dari mengingat Allah."(8)
 
Lalu berjalanlah menuju Ka’bah tujuanmu yang sejak awal telah kau tetapkan sebagai tujuan dengan berjalan kaki melintasi sahara ketaatan."Dan sebutlah nama Tuhanmu, dan beribadahlah kepada-Nya dengan tekun."(9)
 
Teguhkan tekad dan keinginanmu. "Katakan 'Allah' lalu tinggalkan mereka."(10)
 
Lalu tempuhlah perjalanan di atas tunggangan kepercayaan dan tawakal – "dan aku pasrahkan urusanku kepada Allah."(11)
 
Pilihlah teman perjalananmu dari orang-orang yang terpercaya lagi jujur, seperti perintah-Nya: "hendaklah bersama orang yang jujur."(12)

Pergi dan langkahkan kakimu dari rumah-rumah para pecinta dunia, "karena sungguh Kami telah menjadikan apa yang di atas bumi sebagai perhiasan." (13)
 
Jagalah dirimu dengan jarak aman dari jalan-jalan buntu dan sarat godaan. Ingatlah, "kekayaan dan anak-anakmu adalah ujian."(14)
 
Teruskanlah berjalan mengikuti orang-orang yang diberi petunjuk, orang yang mengikuti peringatan. "Ini adalah peringatan. Maka, siapa yang menghendaki kebaikan, niscaya ia mengambil jalan menuju Tuhan-nya."(15)
 
Berdoalah seperti munajat orang yang teramat membutuhkan – "atau siapakah yang menjawab doa orang yang teramat membutuhkan ketika ia berdoa kepada-Nya?"(16)
 
Tunjukkan kelemahan dirimu, lalu sampaikan munajatmu dengan kalimat penuh permohonan: "tunjukilah kami ke jalan yang lurus."(17)
 
Sehingga Sang Penguasa keabadian datang membawa kabar gembira: "sungguh tidak ada rasa takut bagi para wali Allah, dan tidak pula mereka berduka,"(18) menerima, dan menyambutmu dengan mengucapkan: “ 'Kedamaian' ucapan dari Tuhan yang maha penyayang."(19)
 
Lalu Dia membawamu di atas kereta "pertolongan dari Allah dan kemenangan yang dekat," (20) dan mengundangmu menuju surga penuh berkah dan kenikmatan. "Mereka kembali dengan nikmat dan karunia dari Allah." (21)
 
Angin kesatuan cinta yang memercikkan wewangian akan berembus kepadamu dari segala sisi. Gelas-gelas minuman cinta akan diedarkan oleh tangan-tangan gaib, lalu Sang Penyaksi menyatakan: "ini adalah balasan untukmu dan upayamu benar-benar disyukuri."(22) Dan, sang pembawa kabar gembira akan menghiburmu di tengah malam-malam penuh berkah, lalu berbicara kepadamu, sebagaimana "Allah berbicara kepada Musa, dengan pembicaraan."(23)
 
Dia mengajakmu berbincang, bercakap tentang segala rahasia, termasuk rahasia "ketika Tuhannya memanifestasikan diri-Nya kepada gunung, Dia menjadikannyabagaikan debu beterbangan."(24)
 
Maka, pandangan akal dan pemahaman pikiran terguncang, mabuk, lalu hilang kesadaran, seperti  Musa ketika melihat Kekasihnya – "dan Musa pun jatuh pingsan."(25)

Lalu ketika mereka menyaksikan efek-efek musyahadah berupa "wajah-wajah (mereka) akan bercahaya di hari itu, melihat kepada Tuhan mereka,"(26) mereka akan tunduk mengakui ketidakmampuan diri mereka dan berujuar dengan lisan batin: "Dia tidak dapat dilihat mata, sedangkan, Dia melihat segala yang kelihatan."(27)

(1)QS(38):26 (2)QS(18):28 (3)QS(39):22 (4)QS(42):47 (5)QS(57):16  (6)QS(35):5 
(7)QS(75):36 (8)QS(24):37 (9)QS(73):8 (10)QS(6):91 (11)QS(40):44 (12)QS(9):119 
(13)QS(18):7 (14)QS(8):28 (15)QS(76):29 (16)QS(27):62 (17)QS(1):6 (18)QS(10):62 
(19)QS(36):58 (20)QS(61):13 (21)QS(3):174  (22)QS(76):22 (23)QS(4):164 (24)QS(7):143 

(25)QS(7):143 (26)QS(22):23 (27)QS(6):103

"Tiada Tuhan kecuali Engkau, Mahasuci Engkau, ya Allah, sungguh aku memohon ampunan kepada-Mu dari dosaku dan aku memohon rahmat-Mu. Ya Allah, tambahkanlah aku ilmu dan jangan Engkau keraskan hatiku setelah Engkau beri petunjuk, berikanlah aku rahmat dari sisi- Mu karena sesungguhnya Engkau Maha Pemberi". (Mustadrak Imam Hakim:1,981)

Disarikan dari Surat Surat Cinta Kekasih Allah.
 

Dikutip dari             : Hasan Bachri

Penulis                   : -
 

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share.  Lets change the world together saudaraku !...



Comments