Quotes

  • IKHLAS adalah Kepasrahan, bukan mengalah apalagi menyerah kalah

  • Solusi untuk setiap masalah adalah dengan Sabar dan Istighfar

  • Kesalahan terburuk kita adalah tertarik pd kesalahan orang lain

  • “Hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (Q,S Yusuf: 86)

  • Kegelisahan akan hilang saat shalat dimulai

PUJIAN ORANG LAIN, KABAR GEMBIRA DARI ALLAH ? Oase Iman



Bagaimana jika ada orang yang melakukan amal baik, kemudian dia dipuji oleh masyarakat? 

SETIAP dari kita pasti sering mendapatkan pujian dari orang lain. Padahal, nyatanya kita tidak sebaik apa yang orang lain pikirkan. 

Ternyata, salah satu di antara kabar gembira yang Allah segerakan untuk hamba-Nya yang beriman adalah adanya pujian yang diberikan oleh orang lain untuknya

Dalam hadis dari Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanya, 

“Bagaimana jika ada orang yang melakukan amal baik, kemudian dia dipuji oleh masyarakat?” 

Jawab Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Itu adalah kabar gembira bagi mukmin yang disegerakan,” (HR. Ahmad 21380 & Muslim 6891). 

Termasuk diantaranya adalah pujian yang diberikan masyarakat di saat kita meninggal. Allah tunjukkan sisi kebaikan kita di hadapan masyarakat di sekitar kita. Dan ini bagian dari doa Ibrahim yang Allah sebutkan dalam al-Quran, “Jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian,” (QS. As-Syu’ara:84). 

Makna: “buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian” 

Ibrahim memohon kepada Allah agar dia diberi taufik untuk menjadi sumber kebaikan, sehingga semua orang memuji beliau, hingga hari kiamat. 

Di surat Ash-Shaffat, Allah berfirman, “Kami abadikan untuk Ibrahim itu (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian, ‘(Yaitu) kesejahteraan dilimpahkan atas Ibrahim.’ Demikianlah Kami beri balasan kepada orang-orang yang berbuat baik,” (QS. Ash-Shaffat:108–110). 

Di surat Maryam, Allah berfirman, “Kami anugerahkan kepada mereka sebagian dari rahmat Kami dan Kami jadikan mereka buah tutur yang baik lagi tinggi,” (QS. Maryam:50). 

Allah jadikan pujian untuk Ibrahim dan keluarganya, bukan hanya pujian di langit, namun juga pujian di bumi. Karena pujian manusia adalah kesaksian mereka atas perbuatan dan perilaku kita di dunia.

Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu menceritakan, 

“Suatu ketika para sahabat melihat sebuah jenazah yang diangkat menuju pemakamannya. Mereka pun memuji jenazah ini. Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Wajib … wajib … wajib.’ 

Tidak berselang lama, lewat jenazah lain. Kemudian para sahabat langsung mencelanya. Seketika, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, 

Wajib … wajib … wajib.’ 

Umar pun keheranan, dan bertanya, ‘Apanya yang wajib?’ 

Jawab Nabi, “Jenazah pertama kalian puji dengan kebaikan, maka dia berhak mendapat surga. Jenazah kedua kalian cela, maka dia berhak mandapat neraka. Kalian adalah saksi Allah di muka bumi,” (HR. Bukhari 1367; Muslim 949). 

 

Dikutip dari             : konsultasisyariah.com

Penulis                   : -
 

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share.  Lets change the world together saudaraku !...



Comments