Quotes

  • IKHLAS adalah Kepasrahan, bukan mengalah apalagi menyerah kalah

  • Solusi untuk setiap masalah adalah dengan Sabar dan Istighfar

  • Kesalahan terburuk kita adalah tertarik pd kesalahan orang lain

  • “Hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (Q,S Yusuf: 86)

  • Kegelisahan akan hilang saat shalat dimulai

POKEMON GO DALAM DERITA PERANG SURIAH Internasional


 

Perang di Suriah telah berkecamuk selama lebih dari lima tahun terakhir. Ratusan ribu orang tewas dalam perang, serta jutaan lainnya kehilangan rasa aman dan menjadi pengungsi.

Hingga kini, kekerasan menjadi pemandangan sehari-hari di Suriah. Serangan udara, bom bunuh diri, kontak senjata, dan sebangsanya jadi bagian dari kekerasan perang.

Menyikapi itu, aktivis dan seniman di Suriah memanfaatkan demam permainan realitas tertambah (augmented reality) Pokemon Go untuk berkampanye. Mereka meminjam citra Pokemon Go guna menarik atensi publik terhadap dampak perang Suriah.

Aktivitas macam itu bisa dilihat lewat akun Twitter @RFS_mediaoffice, media yang dikendalikan Pasukan Revolusioner Suriah (RFS). Beberapa hari terakhir, RFS kerap membagikan foto anak-anak korban perang. Anak-anak itu tampil memegang secarik kertas bergambar monster Pokemon dan pesan yang secara umum berbunyi: "ayo datang selamatkan saya."

The Guardian menyebut bahwa foto-foto itu diambil di sekitar Kota Hama, dan sejumlah wilayah lain di Provinsi Idlib.

Wilayah-wilayah itu selama beberapa tahun terakhir menjadi gelanggang pertempuran berat, dan sasaran serangan udara. Saat ini, wilayah tersebut berada di bawah kendali pasukan penentang presiden, Bashar al-Assad.



 

Respons lain datang dari kota Aleppo. Seniman Khaled Akil memublikasikan seri foto bertajuk "Pokemon Go in Syria."

Akil melakukan rekayasa digital dengan menempatkan Pokemon dalam foto-foto seputar perang.

Walhasil, Anda bisa melihat monster Pokemon berteman dengan seorang bocah menyusuri jalan yang penuh puing bangunan sisa perang. Pada gambar lain --mungkin pula menakutkan-- monster Pokemon terlihat berpose dengan militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS, IS, atau Daesh) di atas tank.

"Menjadi pengikut setia berita dan tren sosial global, saya menemukan kontradiksi mengerikan ini: antara main-main di dunia Pokemon, dengan bahaya yang anak-anak dan warga Suriah lalui setiap hari," kata Akil tentang karyanya itu, seperti dikutip Al Jazeera.

Seri foto Akil itu bisa dilihat di blog pribadinya.


 

Seniman Suriah di luar negeri turut merespons

Memanfaatkan Pokemon Go demi kampanye anti-perang juga muncul dari para seniman Suriah yang berdomisili di luar negeri. Misalnya, yang dilakukan Mustafo Jano, seniman Suriah yang kini berbasis di Swedia.

Jano mengambil karakter populer di Pokemon Go, dan menempatkannya pada sejumlah foto guna menampilkan dampak perang Suriah. Misalnya, Jano terbilang berhasil menampilkan Pikachu sebagai bagian dari pengungsi Suriah, yang mempertaruhkan hidup di atas laut demi mencari masa depan dalam pelarian.

"Saat Pokemon tiba di Eropa, dia terkejut. Perbatasan ditutup, dan hukum kemanusiaan berubah. Mereka mengatakan kepadanya: Anda harus pergi ke planet lain untuk mencari harapan dan kedamaian," demikian tulis Jano di Facebook. Agaknya kalimat itu menyindir sikap sejumlah negara Eropa yang terkesan tertutup terhadap pengungsi Suriah.

Aktivitas serupa juga datang dari Saif Tahhan, desainer grafis Suriah yang tinggal di Denmark. Pria yang mengungsi dari Suriah sejak tahun 2011 itu menggunakan tampilan antarmuka dalam Pokemon Go untuk membuat permainan imajiner "Syria Go."

Alih-alih mencari Pokemon, permainan imajiner itu menyajikan satire dengan mencari sejumlah benda yang menggambarkan kebutuhan korban perang, seperti pendidikan, kesehatan, hingga keamanan.

"Saya membuat gambar-gambar ini sebagai cara untuk membawa perhatian (publik) ke Suriah. Agar mereka fokus pada penderitaan Suriah, bukan Pokemon," kata Tahhan, dilansir BBC.








 

Dikutip dari             : beritagar.id

Penulis                   : -
 

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share.  Lets change the world together saudaraku !...



Comments