Quotes

  • IKHLAS adalah Kepasrahan, bukan mengalah apalagi menyerah kalah

  • Solusi untuk setiap masalah adalah dengan Sabar dan Istighfar

  • Kesalahan terburuk kita adalah tertarik pd kesalahan orang lain

  • “Hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (Q,S Yusuf: 86)

  • Kegelisahan akan hilang saat shalat dimulai

SILATURRAHIM AKBAR DI MASJID ISTIQLAL RESMI DIBATALKAN SEPIHAK! USTADZ ZAITUN: BIARLAH UMAT YANG MENYIMPULKAN Nasional


 

JAKARTA  – Perjuangan umat Islam untuk menyelamatkan Ibu Kota, akhirnya diganjal di tengah jalan. Acara bertajuk Silaturrahim Akbar dan Do’a Untuk Keselamatan Ibukota yang sedianya akan digelar di Masjid Istiqlal Jakarta, pada Ahad, 18 September 2016 pukul 13.00-17.00, secara resmi dibatalkan sepihak oleh pengelola Masjid Istiqlal.

Sejatinya, acara Silaturrahim Akbar tersebut dilaksanakan sebagai bentuk follow up dari Mudzakarah Ulama dan tokoh Nasional yang digelar oleh Majelis Ormas Islam (MOI) dan Majelis Pelayan Jakarta (MPJ)  pada Rabu (14/9) lalu.

Sahingga, sangat ironis, masjid Istiqlal yang berarti masjid merdeka itu justru membatalkan acara yang akan menghadirkan para tokoh, aktivis Islam, pimpinan Ormas dan para ulama yang akan diundang seperti KH. Abdul Rasyid, Prof. DR. KH. Didin Hafidhuddin, Hidayat Nur Wahid, Amin Rais, Ustadz Bachtiar Nasir, Ustadz Muhammad Zaitun Rasmin, Habib Rizieq Syihab, Ustadz Yusuf Mansur, Ustadz Fahmi Salim, Derri  Sulaiman, dan Sastrwan Taufiq Ismail.

Pembatalan resmi itu disampaikan Ketua Badan Pekerja Majelis Pelayan Jakarta (MPJ), Ustadz Zaitun Rasmin yang telah berupaya melakukan negosisasi dengan Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal (BPPMI), sejak siang tadi.

“Sudah jelas dibatalkan. Tapi nanti panitia akan membuat rilis resmi, kemungkinan kita akan menyerukan agar tetap shalat zhuhur di sana,” kata Ustadz Zaitun kepada Panjimas.com, Jum’at (16/9/2016).

Saat ditanya, apakah panitia melihat sesuatu di balik pembatalan sepihak pengelola masjid Istiqlal, Ustadz Zaitun menjawab dengan tersenyum.

“Ya kita sih tidak bisa menduga-duga masalah itu, biarlah umat yang menyimpulkan,” tegasnya.

Untuk diketahui, sebagaimana diterima redaksi Panjimas.com pada Jum’at (16/9/2016), tersebar pula pesan siaran (broadcast) di media sosial terkait pembatalan sepihak acara Silaturahim Akbar tersebut. Pembatalan itu berdalih, izin acara di Istiqlal tidak sesuai dengan undangan yang tersebar di tengah masyarakat. (Baca: Innalillahi, Agenda Besar Umat Islam Selamatkan Jakarta, Terancam Dibatalkan Sepihak Pengelola Masjid Istiqlal)

السلام عليكم و رحمة الله وبركاته

“Dengan hormat,

Terkait broadcast yang tersebar mengenai anjuran kepada semua pengurus Ormas, anggota dan simpatisan nya serta kaum muslimin dan muslimat sejabodetabek untuk menghadiri Silaturahmi Akbar yang diselenggarakan oleh ALIANSI PEDULI UMAT DAN BANGSA di Masjid Istiqlal, Ahad Tgl 18/9/2016.

Dengan ini kami pihak Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal (BPPMI) dengan resmi membatalkan perizinan atas acara tersebut melalui surat:

Nomor: 445/BPPMI/IX/2016

Tanggal 16 September

Tentang Pencabutan Izin Penggunaan Sarana/Fasilitas Masjid Istiqlal

Karena ketidaksesuaian antara ijin yang diajukan oleh panitia dengan rencana pelaksanaan kegiatan seperti yang diumumkan kepada masyarakat.

Demikian pengumuman ini kami sampaikan dan mohon disebarkan agar dapat menjadi informasi bagi seluruh umat Islam di Jabodetabek.

والسلام عليكم و رحمة الله وبركاته

Hormat kami

 

Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal (BPPMI).

 

Dikutip dari             : panjimas.com

Penulis                   : -
 

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share.  Lets change the world together saudaraku !...



Comments