Quotes

  • IKHLAS adalah Kepasrahan, bukan mengalah apalagi menyerah kalah

  • Solusi untuk setiap masalah adalah dengan Sabar dan Istighfar

  • Kesalahan terburuk kita adalah tertarik pd kesalahan orang lain

  • “Hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (Q,S Yusuf: 86)

  • Kegelisahan akan hilang saat shalat dimulai

MENILIK KASUS PENCEMARAN AGAMA, DAN PENYALAHGUNAAN NAMA USTADZ, KYAI, KANJENG DAN SEBAGAINYA Oase Iman



 

AKHIR-akhir ini banyak kasus mengenai pencemaran agama dan penyalahgunaan nama “guru spiritual” yang marak terjadi belakangan ini. Mulai dari kasus aa gb dan dimas kanjeng serta msh banyak lagi kasus serupa jika ditarik ke belakang maka kita akan menemukan kasus Ki Subur dan sebagainya.

Ini merupakan krisis aqidah umat Islam yang katanya Islam , tetapi sangat dangkal memahami Islam itu sendiri. Asal mereka menemukan sosok yang membuat mereka nyaman maka mereka akan mengikutinya. Tetapi jika terhadap Islam yang sebenarnya mereka anti, serta alergi untuk memahaminya. Dengan dalih takut terorisme, radikalisme, Islam garis keras dsb.. mereka lebih memilih aliran sesat ketimbang Islam ahlus sunnah wal jamaah..

Inilah jika akibatnya memahami Islam setengah setengah. Maka bisa dipastikan itu salah. Padahal dalam alquran jelas Allah telah memerintahkan “hai orang – orang Yang beriman masuklah kalian ke dalam Islam secara kaafah (keseluruhan)” Atau dlam ayat lain “Apakah kamu hendak mengimani sebagian isi Al-kitab (Al-Quran) dan mengkufuri sebagian yang lain?”

Jika ada wanita muslimah memakai cadar mereka mengatakan awas Islam garis keras, jika ada laki-laki berjanggut dan bercelana cingkrang mereka mengatakan “awas teroris”. Tetapi terhadap ustadz2 KW mereka sangat hormat dan patuh akan titahnya.

Bahkan jika kehormatan mereka direnggut pun mereka rela memberikannya. Padahal dalam Alquran pun dikatakan “Apakah kalian mengira apa yang kamu katakan itu baik? Sesungguhnya Allah mengetahui sedangkan kalian tidak mengetahui”. Inilah ironi yang sedang terjadi menimpa umat, ini dikarenakan mereka berIslam setengah setengah, hanya diambil yang enak enak nya saja.

Sementara yang sulit dan menakutkan mereka tolak mentah mentah ayat itu. Jika perintah naik haji mereka lakukan karena ingin gelar haji itu. Tetapi perintah dakwah ataupun perintah menjauhi riba tidak mereka lakukan Karena mungkin itu buruk untuk ekonomi mereka.

Pada saat ini agama Islam hanya dijadikan simbol simbol saja. Dan dijalankan ketika dimasjid saja. Tetapi di luar masjid aturan Islam dikesampingkan. Dengan dalih jangan bawa bawa agama di luar masjid.

Lalu salah siapa?
 

Dikutip dari             : islampos.com

Penulis                   : -

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share.  Lets change the world together saudaraku !...



Comments