Quotes

  • IKHLAS adalah Kepasrahan, bukan mengalah apalagi menyerah kalah

  • Solusi untuk setiap masalah adalah dengan Sabar dan Istighfar

  • Kesalahan terburuk kita adalah tertarik pd kesalahan orang lain

  • “Hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (Q,S Yusuf: 86)

  • Kegelisahan akan hilang saat shalat dimulai

HARI INI, JUTAAN MANUSIA MENGHARAPKAN KEBAIKAN (KEBERKAHAN) DENGAN MENGAWALI KEBURUKAN Oase Iman



 

Pertanyaannya :
Mungkinkah, kebaikan (keberkahan) itu turun bersamaan dengan sesuatu yang buruk berupa perbuatan maksiat dan dosa serta dengan amalan tidak disyari'atkan Allah
سبحانه و تعالىٰ dan Rasulullah ?

Al-Jawaab :
Tidak, tidak akan mungkin.

Dari Abu Hurairah رضي الله تعالىٰ عنه, ia berkata,
Rasulullah
bersabda,
"Sesungguhnya Allah
سبحانه و تعالىٰ itu baik dan tidak menerima kecuali yang baik. Sesungguhnya Allah سبحانه و تعالىٰ memerintahkan kepada kaum mukminin seperti yang Dia perintahkan kepada para Rasul.'
Allah
berfirman :
'Wahai para Rasul! Makanlah dari (makanan) yang baik-baik, dan kerjakanlah amal shalih.'
(QS. Al-Mu'minuun [23] : 51)

Allah ﷻ berfirman :
'Wahai orang-orang yang beriman! Makanlah dari rizki yang baik yang Kami berikan kepada kamu.'
(QS. Al-Baqarah [2] : 172)

Kemudian Rasulullah ﷺ menyebutkan orang yang lama berpergian (musafir), berpenampilan kusut, berdebu, dan berdo'a mengadahkan kedua tangannya ke langit seraya berkata,
"Wahai Rabbku, wahai Rabbku.'
Sedangkan makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram, dan diberi kecukupan dengan yang haram, bagaimana do'anya akan dikabulkan?'"
(Shahiih, HR. Al-Bukhari dalam Shahihnya, no. 158, Muslim dalam Shahihnya, kitabuz Zakat, bab Penerimaan sedekah dari usaha yang baik, no. 1015, Ahmad, II/328, at-Tirmidzi, no. 2982 - 2989, ad-Darimi, II/300, dan al-Baihaqi, III/346)

Semoga Allah تبارك و‏تعالىٰ memberikan hidayah dan taufiq.
 

Dikutip dari             : -

Penulis                   : Abu Aisayah Aziz Arief
 

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share.  Lets change the world together saudaraku !...



Comments