Quotes

  • IKHLAS adalah Kepasrahan, bukan mengalah apalagi menyerah kalah

  • Solusi untuk setiap masalah adalah dengan Sabar dan Istighfar

  • Kesalahan terburuk kita adalah tertarik pd kesalahan orang lain

  • “Hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (Q,S Yusuf: 86)

  • Kegelisahan akan hilang saat shalat dimulai

BUAT APA SIH SURGA DAN NERAKA ? Oase Iman



Kali ini Cerita Ulama kembali hadir menghantarkan cerita yang sarat makna dan pelajaran...!

Mudah-mudahan ada hikmah yang bisa dipetik... Insha Allah.. ***

Pengajian sedang berlangsung di sebuah Madrasah... Seorang Ustadz menjelaskan tentang perkara Surga dan Neraka. Tentang kejadian-kejadiannya, penduduknya, keadaannya serta amalan-amalan yang menghantar manusia ke Surga dan yang menjerumuskannya ke Neraka, yang sesuai dengan apa yang tertera di dalam Kitab Allah dan Hadits Nabi-Nya.

Usai penjelasan tersebut beberapa santri memberikan pertanyaan seputar pembahasan yang telah disampaikan oleh pak Ustadz, yaitu tentang Surga dan Neraka. Semua dijawab dengan sangat baik lengkap dengan dalil-dalilnya.

Lalu seorang santri kembali mengangkat tangan sembari berkata, “Ya Ustadz... buat apa sih Allah menciptakan Surga dan Neraka?”

Mendengar pertanyaan itu para santri lain tertegun dan tak sabar menunggu jawaban dari pak Ustadz.

Lalu dengan tersenyum Ustadz itu kemudian bercerita, “Ada seorang petani yang bekerja di sawah dengan tujuan menanam padi,” “Maka sebelum menanam padi, ia membajak sawahnya terlebih dahulu, mengairinya, membuat pematangnya, menyiapkan bibit-bibit yang akan di tanam.” lanjutnya.

“Lalu kemudian petani itu dengan sangat telaten dan perhatian ia merawat tanaman padi tersebut selama empat bulan, hingga tampaklah padi itu mengeluarkan bulir-bulir buah yang menarik pandangan hati si petani.

Ketika tiba masa panennya, petani itu memandang sawahnya dan berkata dalam hatinya, saya berharap bulir-bulir padi ini terisi oleh butiran-butiran beras!

Masa penen tiba, pak tani memanen padinya. Maka terkejutlah ia ketika mendapati bahwa tak semua bulir-bulir padi itu terisi oleh butiran beras... rupanya ada yang kosong, hanya kulit tanpa isi. Padahal maksud dari petani ini adalah bulir yang terisi oleh butir-butir beras.

Dengan sedikit kecewa petani itu memanen padinya, maka dipisahkanlah bulir padi yang berisi dengan bulir padi yang kosong. Adapun bulir padi yang berisi disatukan dalam satu tempat yang baik dan dijaga dengan baik karena ia sesuai harapan dari pak tani itu, sementara bulir yang kosong disatukan juga tapi ditempat yang kurang baik.

Kemudian bulir berisi beras masuk ke dalam lumbung padi, sedangkan bulir yang kosong dikumpul dan disatukan lalu dibakar oleh sang petani dikarenakan mengecewakan hatinya.”

Lalu sambil tersenyum pak Ustadz kembali berkata kepada santrinya, “Apakah sekarang kalian telah mengerti? Kenapa Allah menciptakan Surga... yaitu untuk orang-orang yang di dalam hatinya berisi keimanan kepada-Nya dan menjalankan kehidupannya sesuai perintah-Nya.”

“Lalu Allah ciptakan Neraka untuk orang-orang yang kosong hatinya dengan keimanan kepada Allah dan tidak mengindahkan perintah-Nya,” sambil tersenyum dan memandang santrinya sang Ustadz berkata lagi, “Isilah bulir hatimu dengan keimanan kepada Allah yang Maha Rahim maka Insha Allah akan ditempatkanlah kau di tempat yang baik yaitu Surga seluas langit dan Bumi... di mana di dalamnya mengalir sungai-sungai...”

“Wallahu A’lam,” kata pak Ustadz sambil mengakhiri pengajiannya... 
 

Dikutip dari             : ceritaulama.com

Penulis                   : -
 

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share.  Lets change the world together saudaraku !...

 



Comments