Quotes

  • IKHLAS adalah Kepasrahan, bukan mengalah apalagi menyerah kalah

  • Solusi untuk setiap masalah adalah dengan Sabar dan Istighfar

  • Kesalahan terburuk kita adalah tertarik pd kesalahan orang lain

  • “Hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (Q,S Yusuf: 86)

  • Kegelisahan akan hilang saat shalat dimulai

BEDAH BUKU TOKOH SYIAH HAIDAR BAGIR DIJAGA KETAT APARAT POLISI Beranda ANNAS

Tersebarnya pamflet kajian bedah buku “Islam Tuhan Islam Manusia” tulisan Haidar Bagir, yang rencananya akan digelar di Graha IAIN (Institut Agama Islam Negeri) Surakarta, Pucangan, Kartosuro, Sukoharjo, ditolak umat Islam Soloraya.

Mewakili umat Islam Soloraya, Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS) dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah cabang Kartosuro melakukan audiensi di kantor Rektorat IAIN Surakarta, Rabu (03/05).

Ketua Divisi Kominfo ANNAS Soloraya, Umair Khaz mempertanyakan kedatangan Haidar Bagir. ANNAS khawatir jika acara tersebut tetap digelar akan ada gerakan massa yang dapat menimbulkan gesekan. Untuk itu dirinya berharap acara tersebut dibatalkan atau minimal diganti pembicaranya.

“Faktornya karena tokoh yang dihadirkan adalah Syiah. Jadi kami tidak bertanggung jawab jika ada pergerakan massa. Justru kedatangan kami ini mencegah adanya gesekan yang bisa timbul,” kata Umair.

Menanggapi hal itu, Rektor IAIN Surakarta, Mudhofir Abdullah meminta diberikan solusi sebagai alasan pembatalan. Dia beralasan acara tersebut bukan IAIN yang mengadakan melainkan dari DEMAI IAIN Surakarta (Dewan Eksekutif Mahasiswa).

“Kalau saya memberhentikan saya dikutuk banyak orang. Karena saya pejabat publik harus mempertimbangkan. Ini kegiatan dewan eksekutif mahasiswa bersama Mizan sebagai penerbit. Jadi sama sekali bukan sama IAIN,” tegasnya.

Hampir sekitar 30 menit berlalu, disepakati bahwa acara tersebut tetap diselenggarakan dengan syarat Haidar Bagir dilarang datang ke Solo bahkan mengisi kajian tersebut. Usai kesepakatan tersebut disetujui pihak Rektorat, salah satu anggota ANNAS yang ikut audiensi segera menyebar hasil kesepakatan tersebut melalui media sosial.

Sementara itu, mewakili Muhammadiyah, Jayendra mengaku sudah mengajukan keberatan atas kehadiran Haidar Bagir sebagai tokoh yang diindikasi kuat Syiah, datang ke Solo. Dia menegaskan adanya informasi kedatangan aparat yang sudah memperingatkan IAIN menjadi hal yang kuat untuk dibubarkan acara tersebut.

Tetapi pada kenyataannya kajian bedah buku “Islam Tuhan Islam Manusia” yang akan dibedah tokoh Syiah, Haidar Bagir di Kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta, Pucangan, Kartosuro, Sukoharjo, tetap dilaksanakan bahkan dijaga ketat aparat Kepolisian, Selasa (9/5/2017).

Dari pantauan, lebih dari 700 personil aparat Kepolisian diterjunkan hanya untuk mengamankan sebuah kajian bedah buku yang diindikasikan menyebarkan ajaran sesat Syiah. Menurut kabar, 200 satuan Brimob Polda Jateng, 200 satuan Dalmas Polda Jateng, 50 Dalmas dari Sragen, 50 Dalmas dari Klaten, 50 Dalmas dari Wonogiri, 50 Dalmas dari Boyolali, 50 Dalmas dari Karanganyar dan 60 Dalmas dari Solo.Tak hanya itu, 2 mobil Water Canon juga disiapkan, kawat berduri sudah terpasang untuk mengantisipasi adanya gangguan keamanan kajian tersebut.

Sementara itu, Mudhofir Abdullah, Rektor AIN Surakarta yang sebelumnya menyepakati bersama ANNAS (Aliansi Nasional Anti Syiah) Soloraya yang akan menggagalkan kehadiran Haidar Bagir tak bisa menghentikan kajian tersebut. Tokoh Syiah, Haidar Bagir tetap hadir dan tersebarnya kabar mahasiswa IAIN diliburkan, dia bantah keras.

“Insya Allah tetap akan dijalankan, beliau hadir. Di sini karena semangat ukhuwah Islamiyah, sebenarnya ini kegiatan internal mahasiswa IAIN. Ada pengamanan, ya koordinasi supaya menjaga hal-hal yang tidak diinginkan, ada 1200 personil TNI dan Polri. Dan Mahasiswa tetap masuk seperti biasa, ya ada berita seperti itu. Ini hoax ya, ini hoax,” pungkasnya.

Sangat disayangkan bahwa perlakuan aparat penegak hukum Indonesia berbeda 180 derajat dalam mengamankan bedah buku ini dengan kajian2 / pengajian yang lainnya, semisal yang baru2 ini terjadi adalah pembubaran pengajian Ustadz Khalid Basalamah & Ustadz Felix Siauw.


 

Dikutip dari             : ANNAS Media

Penulis                   : -
 

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share.  Lets change the world together saudaraku !...



Comments