Quotes

  • IKHLAS adalah Kepasrahan, bukan mengalah apalagi menyerah kalah

  • Solusi untuk setiap masalah adalah dengan Sabar dan Istighfar

  • Kesalahan terburuk kita adalah tertarik pd kesalahan orang lain

  • “Hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (Q,S Yusuf: 86)

  • Kegelisahan akan hilang saat shalat dimulai

JEJAK SHAUM SEORANG KHALIFAH Oase Iman


 

Oleh Mei S

Semua manusia sejatinya adalah khalifah, yang memiliki mandat hidup menjalankan visi ketuhanan yaitu menjalani hidup sesuai kehendak-Nya. Ini tertuang dalam pertanyaan malaikat ketika ditetapkannya keberadaan manusia di bumi manusia sebagi khalifah (Albaqoroh:30). Hanya peran kekalifahan setiap orang yang berbeda antara satu dengan lainnya, semakin tinggi posisi di masyarakat semakin tinggi perannya dan semakin berat tanggungjawabnya. Jejak kekhalifahannya seharusnya bisa dideteksi dari nilai shaum, yaitu taqwa yang bermakna menta’ati aturan-Nya

Jejak shaum bisa dilihat pada akhirnya, yakni sepuluh hari terakhirnya di saat malam qodar, penentuan taqdir tahunan manusia. Fenomena menarik di Indonesia adalah pada setiap akhir Ramadhan ada budaya mudik, kerinduan kepada kampun halaman. Walaupun tahun ini  ada wabah yang menahan. Tapi makna itu tetap ada. Kerinduan kampung halaman adalah keniscayaan yang juga dialami semua orang termasuk Rasulullah SAW setelah beberapa tahun hijrah ke Madinah, beliau rindu kampung beliau, Makkah. Kerinduan beliau ini disambut dengan suatu ayat surat al Qashash: 85.
Sesungguhnya yang mewajibkan atasmu (melaksanakan hukum-hukum) Al Quran, benar-benar akan mengembalikan kamu ke tempat kembali. Katakanlah: "Tuhanku mengetahui orang yang membawa petunjuk dan orang yang dalam kesesatan yang nyata".
Ayat ini mengingatkan kepada Rasulullah SAW, termasuk kita semua bahwa yang penting dalam kepulangan adalah disertai jejak nilai-nilai alqur’an yang dibawanya. Itulah yang diwajibkan oleh Allah karena manusia adalah khalifah-Nya. Lebih penting lagi bahwa semua jejak perbuatan itu akan dipertanggungjawabkan saat kepulangan dari kampung dunia saat maut tiba. 

Itulah pesan besar bagi seorang khalifah dalam shaum, yaitu meninggalkan jejak ketaatan kepadan-Nya. Shaum adalah bak wisata religi yang membawa jiwa manusia pada nilai sejati yaitu kepatuhan sebagai hamba-Nya. Khalifah itu bukanlah mengedepankan hak memerintah kepada orang lain, tetapi mengutamakan pelaksanaan nilai-nilai yang diatur-Nya. Bukan nilai-nilai yang dibuat manusia yang berubah-ubah. Di akhir ramadahan, pada malam lailatul qadar Rasulullah SAW membekali kita do’a: "Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni", Yaa Allah, Engkau Maha Pengampun, Engkau menyukai orang yang mohon ampun, maka ampunilah aku. Itulah semangat menuju fitrah kembali kepada ketaqwaan yang dimulai dengan menyadari kesalahan dengan tobat sesungguhnya, bukan hanya di lidah, tapi tidak dijalaninya.

Bagi pemegang amanah rakyat Indonesia baik sebagai presiden, menteri, anggota DPR dan penajabat lainnya, tinggalkan program yang tidak bermanfaat. Ingatlah janji-janji memperjuangkan kepentingan rakyat sesuai aturan-Nya. Jangan sembunyikan kebenaran sebelum menyesal saat hari pertanggungjawaban. Tinggalkanlah kroni-kroni yang mempengaruhi. Mereka hanya manawarkan kebaikan duniawi yang dibaliknya adalah ancaman  Ilahi. Bagi para ulama dan cendekia mari tegakkan dan suarakan kembali kebenaran. Rakyat yang mendambakan keadilan. Jadikanlah ujung Ramadhan kali ini sebagai sarana introspeksi, menyadari kesalahan. Wabah adalah peringatan bahwa semua manusia ini akan mati, mempertanggungjawabakan kesesuaian amalnya dengan nilai alqur’an. 

Semoga Allah memberi bangsa Indonesia kekuatan dalam mematuhi perintah-Nya. Sehingga kita mendapati jejak shaum kita dalam taqwa lebih menjalani aturan-Nya. Dan terlepas dari cobaan wabah yang telah nampak di seluruh penjuru dunia. Aamiin.

 

*********************************************************************

Salurkan donasi antum untuk menjaga Aqidah Umat dalam berbagai Program ANNAS FOUNDATION

Ke No. Rek. an. ANNAS FOUNDATION
Bank Muamalat :
129 000 3048 (Wakaf)
129 000 3049 (Shodaqoh)
129 000 3050 (Zakat)

Bank Mandiri :
13000 41 3000 40 (Wakaf)
13000 51 3000 54 (Shodaqoh)
13000 41 3000 57 (Zakat)

Hubungi Hot Line Kami 
Di 081 12345 741

Atau Bisa Langsung Ke Kantor Kas ANNAS Foundation 
Di Jl. CIJAGRA RAYA NO 39 
BANDUNG
Senin sd Sabtu 09.00 sd 15.30


#ANNAS
#SyiahbukanIslam
#JundullahANNAS
#GEMAANNAS
#GARDAANNAS
#ANNASFoundation

#ANNASINDONESIA
 

Dikutip dari             : -

Penulis                   : Ir. Mei Sutrisno, M.Sc, Ph.D.
 

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share.  Lets change the world together saudaraku !...



Comments