Quotes

  • IKHLAS adalah Kepasrahan, bukan mengalah apalagi menyerah kalah

  • Solusi untuk setiap masalah adalah dengan Sabar dan Istighfar

  • Kesalahan terburuk kita adalah tertarik pd kesalahan orang lain

  • “Hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (Q,S Yusuf: 86)

  • Kegelisahan akan hilang saat shalat dimulai

PAK IDHAM MANA JANJIMU DULU Nasional


 

by M Rizal Fadillah *)

Dulu saat pertama dilantik sebagai Kapolri janji Jenderal ini sangat menyejukkan. Pak Idham mengecam cara penanganan demonstran yang brutal oleh aparat dan kepemimpinannya akan mengubah cara penanganan aksi unjuk rasa tersebut agar lebih manusiawi dan simpatik. 

Tetapi di akhir masa jabatannya di bawah kasus Omnibus Law ketika buruh dan mahasiswa berunjuk rasa, penanganan manusiawi dan simpatik itu tidak terbukti. Penanganan aparat kepolisian sama saja tetap brutal, bahkan dalam beberapa tempat lebih brutal lagi.  

Modus bentrokan dan penganiayaan selalu sama yaitu diawali dengan provokasi satu dua orang terhadap aparat, lalu terjadi lempar-lemparan.  Muncul sekelompok orang yang sepertinya "sangat dikenal" aparat untuk menyerang. Lalu terjadilah bentrokan dengan tembakan gas air mata. Buruh atau mahasiswapun terbawa arus. 

Ujungnya buruh atau mahasiswa itulah yang akan teraniaya dan menjadi korban kejaran aparat. Kelompok pemancing tetap sehat dan segar bugar. Entah kemudian pergi kemana karena sangat mahir untuk lolos dari penangkapan. Rupanya mereka spesialis dalam  berbagai aksi dan pergerakan.

"Jangan pukul kepala karena di kepala bisa ada hafalan Qur'an dan Hadits" demikian seorang ustadz berceramah di depan aparat yang dihadiri juga oleh Kapolri Jenderal Idham Azis. Kapolri mengapresiasi dan setuju dengan ceramah sang ustadz. Memegang itu sebagai prinsip kepemimpinannya. 

Sayang di hari kemarin dan hari ini aparat kepolisian yang bertugas di beberapa tempat untuk menangani unjuk rasa buruh dan mahasiswa ternyata tidak mampu merealisasikan amanat Kapolri dengan baik. Penanganan unjuk rasa yang humanis dan simpatik hanya ada dalam ceritra. Sama saja realitanya.

Kita berharap pak Jenderal Idham Azis mengakhiri jabatannya dengan manis, bukan "su'ul khotimah" akibat terlalu banyak buruh atau mahasiswa yang merintih kesakitan akibat pukulan aparat pada badan dan kepalanya. Ingat buruh  dan mahasiswa berunjuk rasa tidak dibayar. Mereka didorong untuk memperjuangkan kebenaran dan keadilan. Sekedar menjaga makan diri dan anak istri. Hak untuk mendapat  perlindungan.

Penangkapan, penganiayaan, bahkan konon ada korban yang tewas telah menjadi goresan hitam  dari pemaksaan sebuah undang-undang yang  merugikan rakyat. 
Diproduk dengan cara yang tidak sehat oleh para wakil rakyat yang tidak terhormat. 

*) Pemerhati Politik dan Kebangsaan

Bandung, 8 Oktober 2020

 

*********************************************************************

Salurkan donasi antum untuk menjaga Aqidah Umat dalam berbagai Program ANNAS FOUNDATION

Ke No. Rek. an. ANNAS FOUNDATION
Bank Muamalat :
129 000 3048 (Wakaf)
129 000 3049 (Shodaqoh)
129 000 3050 (Zakat)

Bank Mandiri :
13000 41 3000 40 (Wakaf)
13000 51 3000 54 (Shodaqoh)
13000 41 3000 57 (Zakat)

Hubungi Hot Line Kami 
Di 081 12345 741

Atau Bisa Langsung Ke Kantor Kas ANNAS Foundation 
Di Jl. CIJAGRA RAYA NO 39 
BANDUNG
Senin sd Sabtu 09.00 sd 15.30


#ANNAS
#SyiahbukanIslam
#JundullahANNAS
#GEMAANNAS
#GARDAANNAS
#ANNASFoundation

#ANNASINDONESIA
 

Dikutip dari             : -

Penulis                   : M Rizal Fadillah
 

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share.  Lets change the world together saudaraku !...



Comments