MEMBIARKAN KEBATHILAN ADALAH JUGA KEBATHILAN Nasional

Sepertinya semua kita yakin, bahwasanya setiap warga negara Indonesia akan menerima dengan legowo siapapun yang terpilih secara demokratis, benar dan jujur guna memimpin Negeri ini untuk lima tahun mendatang.
Sebaliknya, siapapun yang berakal sehat terlebih jika bermoral dan beragama, tentu tidak akan menerima, apalagi membiarkan, negeri ini dipimpin oleh siapapun yang bukan atas dasar amanah mayoritas yang memilihnya, tapi semata-mata karena kekuasaan yang diperoleh dengan sangat curang, dzalim dan menghalalkan segala macam cara.
Dalam keyakinan setiap mukmin, pintu berkah hanya akan dibukakan Alloh SWT dari langit dan bumi, manakala penduduk negeri beriman dan bertakwa (QS Al A'raaf 96) di mana segala sesuatu diupayakan dan dilakukan dengan cara yang halal, benar dan diridhoi Alloh SWT.
Sebaliknya, jika cara yang ditempuh adalah cara yang bukan saja merusak sendi-sendi demokrasi dengan diantaranya menghianati suara rakyat yang telah menentukan hak pilihnya, bahkan dengan berbagai cara yang sangat dzalim dan keji, maka kita semua wajib untuk menghentikan upaya tersebut, karena tentu saja kita tidak akan pernah rela dan siap jika murka bahkan laknat Alloh SWT akan senantiasa mewarnai kehidupan negeri ini selama lima tahun mendatang.
Membiarkan kebathilan dan kedzaliman terjadi dalam upaya memperoleh kekuasaan di negeri ini adalah juga kebathilan dan kedzaliman yang sangat dimurkai Alloh SWT.
Sesuatu yang mulia tidak bisa bahkan sangat tidak layak diraih dengan cara yang hina, tapi harus ditempuh dengan cara yang mulia pula.
Alloh SWT itu Zat Yang Maha Baik yang karenanya tidak akan pernah berkenan menerima dari hambaNya kecuali yang baik pula (Al Hadist).
Maka demi masa depan negeri yg kita sama-sama cintai ini, mari kita kawal sampai tuntas suara rakyat tanpa mundur setapakpun, sampai benar-benar terbukti, siapa sesungguhnya yang berhak memimpin negeri ini untuk lima tahun kedepan.
Jika yang hak secara optimal diperjuangkan, maka insyaAlloh kita segera akan menjemput Janji Alloh SWT : "Telah datang yang hak dan musnahlah yang bathil. Sesungguhnya yang bathil itu pasti musnah (QS Al Israa 81) dan tentunya kita berhak berharap Negeri ini akan menjadi "Baldatun thoyyibatun warobbun ghafuur".
Semoga
#ANNAS
#SyiahbukanIslam
#JundullahANNAS
#GEMAANNAS
#GARDAANNAS
#ANNASFoundation
#ANNASINDONESIA
Dikutip dari : -
Penulis : K.H. Athian Ali M Dai, Lc,.MA
Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share. Lets change the world together saudaraku !...


2482 
Comments