CERITRA NOVEL Nasional

by M Rizal Fadillah *)
Penangkapan dua orang polisi aktif di akhir tahun 2019 dalam kasus penyiramam air keras ke wajah Novel Baswedan diapresiasi sekaligus dikritisi. Dua tahun setengah "kesulitan" mengungkap pelaku yang peristiwanya tertangkap kamera cctv memang pantas menimbulkan pertanyaan. Untuk setingkat Kepolisian Indonesia yang dinilai profesional. Ditangani Mabes Polri pula.
Dibawah kepemimpinan Kapolri Tito Karnavian pelaku peristiwa shubuh 11 April 2017 tersebut dicari mulai dari sketsa sampai pembentukan tim yang berjumlah puluhan. Betapa hebat sang pelaku "sembunyi" hingga tidak tertangkap. Kini semua tahu bahwa pelaku adalah anggota Polisi. Brimob nampaknya. Artinya anak buah Jenderal Tito. Pandai sekali sang prajurit sembunyi dari kejaran komandannya.
Proses panjang penyelidikan telah melalui banyak tahap. Pra-rekonstruksi sebanyak 7 kali. Saksi diperiksa berjumlah 73. Ada tim teknis ada tim pakar. Dilakukan kerjasama instansi seperti forensik. Pernah dibuat Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) yang gagal menemukan pelaku. Simpang siur tertangkapnya kedua pelaku apakah menyerahkan diri atau penangkapan oleh Brimob. Kini RM dan RB sebagai tersangka pemeriksaannya didampingi oleh Divisi Hukum Mabes Polri.
Lucunya pernah ada nama Dewi Tanjung yang melaporkan Novel seolah olah kasus ini rekayasa buatan Novel. Betapa beraninya ibu Dewi. Kini dengan adanya tersangka yang tertangkap maka hancur skenario ala Dewi. Oh iya dahulu satu bulan setelah kejadian tahun 2017 sebenarnya sudah tertangkap dua orang yang kemudian dilepas kembali oleh Kepolisian. Konon keduanya memiliki alibi yang kuat.
Saat ini masyarakat memantau proses lebih lanjut. Adakah ceritra Novel ini bisa difilmkan dan kehebatan 2,5 tahun "Polisi sembunyi di ruang Polisi" bisa tercatat dalam "guiness book of records" atau minimal dalam museum rekor Jaya Suprana (MURI) ?
Ceritra Novel memang menarik dan akan semakin menarik.
*) Pemerhati Politik
Bandung, 29 Desember 2019
*********************************************************************
Salurkan donasi antum untuk menjaga Aqidah Umat dalam berbagai Program ANNAS FOUNDATION
Ke No. Rek. an. ANNAS FOUNDATION
Bank Muamalat :
129 000 3048 (Wakaf)
129 000 3049 (Shodaqoh)
129 000 3050 (Zakat)
Bank Mandiri :
13000 41 3000 40 (Wakaf)
13000 51 3000 54 (Shodaqoh)
13000 41 3000 57 (Zakat)
Hubungi Hot Line Kami
Di 081 12345 741
Atau Bisa Langsung Ke Kantor Kas ANNAS Foundation
Di Jl. CIJAGRA RAYA NO 39
BANDUNG
Senin sd Sabtu 09.00 sd 15.30
#ANNAS
#SyiahbukanIslam
#JundullahANNAS
#GEMAANNAS
#GARDAANNAS
#ANNASFoundation
#ANNASINDONESIA
Dikutip dari : -
Penulis : M Rizal Fadillah
Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share. Lets change the world together saudaraku !...


1776 
Comments