Quotes

  • IKHLAS adalah Kepasrahan, bukan mengalah apalagi menyerah kalah

  • Solusi untuk setiap masalah adalah dengan Sabar dan Istighfar

  • Kesalahan terburuk kita adalah tertarik pd kesalahan orang lain

  • “Hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (Q,S Yusuf: 86)

  • Kegelisahan akan hilang saat shalat dimulai

KEMEN AG ATAU KEMEN KEGADUHAN ? Nasional


 

Oleh: Tardjono Abu Muas, Pemerhati Masalah Sosial

Belum genap seratus hari saja pascapelantikan Kabinet Indonesia Maju (KIM), Pak Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi sudah sering membuat kegaduhan di kalangan ummat. 

Saat itu, baru beberapa hari dilantik sebagai menteri, Pak Menag sudah membuat heboh bagi ummat lewat pernyataannya soal radikalisme hingga dengan gegabahnya menyebut adanya paparan paham radikalisme di sektor pendidikan PAUD. Disusul kemudian soal celana cingkrang, cadar, khilafah dan jihad, kewajiban majelis taklim harus terdaftar, menempatkan Provinsi Aceh nomor pamungkas terhadap indeks Kerukunan Ummat Beragama (KUB), singgung soal bioskop di Aceh dan yang terakhir soal bahasa mandarin sebagai persyaratan kelulusan Aliyah di pesantren.

Jika disimak rentetan pernyataan-pernyataannya dalam kurun waktu sebelum seratus hari, layakkah Pak Menag disebut sebagai produsen kegaduhan? Sehingga ada yang berkelakar perlukah Kementrian Agama (Kemenag) diganti namanya menjadi Kementrian Kegaduhan?

Terkait soal bahasa Mandarin menjadi prasyarat kelulusan di Aliyah kiranya perlu ditinjau ulang. Alangkah baiknya jika persyaratan kelulusan di Aliyah harus hafal Qur'an 25-30 Juz dan hafal ratusan hadits. Lontaran Pak Menag soal bahasa Mandarin di Aliyah tak urung menimbulkan tanda tanya, adakah sesuatu di balik pernyataan tersebut?

Kita tunggu hingga awal Februari 2020 genap seratus hari kabinet bekerja, apakah Pak Menag masih akan membuat kegaduhan lagi plus tak ada tanda-tanda penggantian menag? Jika masih berlanjut, layakkah kiranya Kemenag berubah nama menjadi Kementrian Kegaduhan?

 

*********************************************************************

Salurkan donasi antum untuk menjaga Aqidah Umat dalam berbagai Program ANNAS FOUNDATION

Ke No. Rek. an. ANNAS FOUNDATION
Bank Muamalat :
129 000 3048 (Wakaf)
129 000 3049 (Shodaqoh)
129 000 3050 (Zakat)

Bank Mandiri :
13000 41 3000 40 (Wakaf)
13000 51 3000 54 (Shodaqoh)
13000 41 3000 57 (Zakat)

Hubungi Hot Line Kami 
Di 081 12345 741

Atau Bisa Langsung Ke Kantor Kas ANNAS Foundation 
Di Jl. CIJAGRA RAYA NO 39 
BANDUNG
Senin sd Sabtu 09.00 sd 15.30


#ANNAS
#SyiahbukanIslam
#JundullahANNAS
#GEMAANNAS
#GARDAANNAS
#ANNASFoundation

#ANNASINDONESIA
 

Dikutip dari             : -

Penulis                   : Tadjono Abu Muas
 

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share.  Lets change the world together saudaraku !...



Comments