Quotes

  • IKHLAS adalah Kepasrahan, bukan mengalah apalagi menyerah kalah

  • Solusi untuk setiap masalah adalah dengan Sabar dan Istighfar

  • Kesalahan terburuk kita adalah tertarik pd kesalahan orang lain

  • “Hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (Q,S Yusuf: 86)

  • Kegelisahan akan hilang saat shalat dimulai

GAGALNYA TENDANGAN TIDAK LANGSUNG HARUN MASIKU Nasional


 

Oleh: Tardjono Abu Muas, Pemerhati Masalah Sosial

Dalam dunia persepakbolaan, kita mengenal istilah tendangan bebas langsung dan tidak langsung akibat suatu pelanggaran tertentu dari seorang pemain.

Dalam kaitan persoalan yang sedang menjadi sorotan publik, yakni pascaOTT komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan (WS) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kiranya dapat diibaratkan bak permainan sepak bola di lapangan hijau.

Harun Masiku (HM) bisa diibaratkan yang saat itu sebagai pemain cadangan yang duduk di pinggir lapangan tiba-tiba masuk ke tengah lapangan mengeksekusi tendangan bebas tidak langsung ke gawang KPU.

Tendangan bebas tidak langsung oleh HM dioperkan ke Saeful dari unsur swasta yang konon patut diduga sangat dekat dengan Sekjen pe-de-ipe Hasto Kristiyanto, lalu Saeful mengoperkan bola ke Agustiani Tio Fridelina (ATF) mantan anggota Badan Pengawas Pemilu yang konon layak diduga pula sebagai orang kepercayaan WS.

Saat Saeful menendang bola ke arah gawang KPU langsung bola ditangkap oleh WS dan pada waktu bersamaan wasit yang dalam hal ini KPK langsung meniup peluitnya sebagai pelanggaran. Kartu merah dari KPK langsung dikeluarkan untuk WS, Saeful dan ATF. Sementara HM usai mengeksekusi tendangan bebas tidak langsung terus pergi konon ke luar negeri.

Kini wasit yang dalam hal ini adalah KPK, kita tunggu keseriusannya menangani proses hukum kasus yang tak kalah menghebohkan dari skandal Jiwasraya dan Asabri.

Masihkah KPK yang banyak diragukan publik atas revisi UU KPK dapat  menunjukkan punya nyali dalam pemberantasan korupsi di negeri ini yang sudah layak disebut negeri darurat korupsi?

 

*********************************************************************

Salurkan donasi antum untuk menjaga Aqidah Umat dalam berbagai Program ANNAS FOUNDATION

Ke No. Rek. an. ANNAS FOUNDATION
Bank Muamalat :
129 000 3048 (Wakaf)
129 000 3049 (Shodaqoh)
129 000 3050 (Zakat)

Bank Mandiri :
13000 41 3000 40 (Wakaf)
13000 51 3000 54 (Shodaqoh)
13000 41 3000 57 (Zakat)

Hubungi Hot Line Kami 
Di 081 12345 741

Atau Bisa Langsung Ke Kantor Kas ANNAS Foundation 
Di Jl. CIJAGRA RAYA NO 39 
BANDUNG
Senin sd Sabtu 09.00 sd 15.30


#ANNAS
#SyiahbukanIslam
#JundullahANNAS
#GEMAANNAS
#GARDAANNAS
#ANNASFoundation

#ANNASINDONESIA
 

Dikutip dari             : -

Penulis                   : Tadjono Abu Muas
 

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share.  Lets change the world together saudaraku !...



Comments