Quotes

  • IKHLAS adalah Kepasrahan, bukan mengalah apalagi menyerah kalah

  • Solusi untuk setiap masalah adalah dengan Sabar dan Istighfar

  • Kesalahan terburuk kita adalah tertarik pd kesalahan orang lain

  • “Hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (Q,S Yusuf: 86)

  • Kegelisahan akan hilang saat shalat dimulai

HM MAIN PETAK UMPET DENGAN KPK Nasional


 

Oleh: Tardjono Abu Muas, Pemerhati Masalah Sosial

Petak Umpet adalah jenis permainan tradisional anak-anak yang melibatkan 3 orang atau lebih. Permainannya diawali dengan hompipah, yang kalah akan jaga (kucing) dan yang lain "ngumpet" (tikus) sembunyi. Seiring perkembangan teknologi permainan ini mulai ditinggalkan anak-anak.

Permainan Petak Umpet yang sudah mulai ditinggalkan anak-anak, rupanya kini sedang dimainkan kembali oleh Harun Masiku (HM) kader Pe-De-Ipe dan Wahyu Setiawan (WS) dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai "tikus"nya yang sedang dicari oleh kucing yang diperankan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Gelaran "Petak Umpet" yang digelar pada tanggal 8 Januari 2020 dengan gerakan Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK berhasil menangkap tikus-tikus yang diperankan oleh WS, Saeful (SE) sipil dan Agustiani Tio Fridelina (ATF) mantan anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang konon orang kepercayaan WS.

Dua pekan sejak ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK, hingga kini HM belum bisa ditangkap oleh KPK. Sempat terjadi kesimpangsiuran soal keberadaan HM yang menjadikan KPK limbung sekaligus menunjukkan kelemahan KPK. Terlebih lagi setelah "Petak Umpet" berjalan lebih dari sepuluh hari barulah pihak Imigrasi menginfornasikan bahwa HM sudah berada kembali  di Indonesia sepulang dari Singapura pada tanggal 7 Januari 2020, lagi-lagi KPK seolah-olah kebingungan.

Dari kronologis "Petak Umpet" yang dimainkan oleh HM dan KPK, kini layak timbul beberapa pertanyaan, mampu dan beranikah KPK menangkap HM yang sembunyi atau sengaja sedang disembunyikan? Sampai kapankah "Petak Umpet" ini berakhir? Jawabnya tergantung dari kinerja KPK yang terlihat semakin loyo.

 

*********************************************************************

Salurkan donasi antum untuk menjaga Aqidah Umat dalam berbagai Program ANNAS FOUNDATION

Ke No. Rek. an. ANNAS FOUNDATION
Bank Muamalat :
129 000 3048 (Wakaf)
129 000 3049 (Shodaqoh)
129 000 3050 (Zakat)

Bank Mandiri :
13000 41 3000 40 (Wakaf)
13000 51 3000 54 (Shodaqoh)
13000 41 3000 57 (Zakat)

Hubungi Hot Line Kami 
Di 081 12345 741

Atau Bisa Langsung Ke Kantor Kas ANNAS Foundation 
Di Jl. CIJAGRA RAYA NO 39 
BANDUNG
Senin sd Sabtu 09.00 sd 15.30


#ANNAS
#SyiahbukanIslam
#JundullahANNAS
#GEMAANNAS
#GARDAANNAS
#ANNASFoundation

#ANNASINDONESIA
 

Dikutip dari             : -

Penulis                   : Tadjono Abu Muas
 

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share.  Lets change the world together saudaraku !...

 


Comments

Donasi