Quotes

  • IKHLAS adalah Kepasrahan, bukan mengalah apalagi menyerah kalah

  • Solusi untuk setiap masalah adalah dengan Sabar dan Istighfar

  • Kesalahan terburuk kita adalah tertarik pd kesalahan orang lain

  • “Hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (Q,S Yusuf: 86)

  • Kegelisahan akan hilang saat shalat dimulai

KITA BERSAMA MELAWAN CORONA ? Nasional


 

Oleh : Tardjono Abu Muas, Pemerhati Masalah Sosial

Apresiasi untuk TVOne yang selalu memunculkan "Ikon" dalam siaran covid-19 yang menuliskan kalimat, "Kita Bersama Melawan Corona". Lalu kenapa judul tulisan ini harus disertakan tanda tanya (?) dalam kalimat tersebut. Tanda tanya ini tentu ada maksud dan tujuannya dari kalimat yang tertera di depannya.

Kalimat, "Kita Bersama Melawan Corona" kalau boleh dimaknai adalah sebuah kalimat ajakan untuk yuk.. kita bersama-sama melawan wabah virus corona (Covid-19). Sebuah ajakan yang tentu diharapkan secara bersama-sama diperuntukkan bagi seluruh rakyat Indonesia tak terkecuali para penentu kebijakan negeri ini.

Sebuah ajakan ini tentu bermaksud baik agar seluruh warga negara ini bersama-sama melawan virus yang satu ini. Tapi realitanya tidak sesuai dengan apa yang diharapkan oleh pencetus ide penulisan kalimat tersebut. 

Di satu sisi tiap hari BNPB harus update terus jumlah yang positif terpapar covid-19 yang kian hari terus meningkat jumlahnya, para pejuang medis di garda terdepan harus berjibaku menghadapi para pasien dengan kondisi keterbatasan fasilitas, para gubernur bersatu memonitor kondisi warga di wilayah masing-masing, pergerakan warga sudah mulai dibatasi dan segala upaya dikerahkan untuk mencegah penyebaran dan penularan virus, tapi sangat disayangkan dan sekaligus disesalkan di sisi lain ada seorang menteri yang menondai upaya-upaya kebersamaan yang sedang kita galang bersama yakni dengan menyatakan kehadiran 49 WNA China di Kendari itu legal?

Betapa terasa dan terlihat tergopoh-gopoh pemerintah menghadapi wabah virus yang satu ini. Potret ketergopohan ini diperlihatkan pada ketidakkompakkan kinerja instrumen pemerintah daerah Kendari Sulawesi Tenggara atas masuknya 49 WNA China, antara gubernur, kapolda dan imigrasi tidak sinkron. Sementara ada juga menteri yang memohon kepada Panglima TNI untuk memperketat perbatasan, di sisi lain "menteri segala urusan" tak mempermasalahkan masuknya WNA yang berasal dari negara pusat penyebaran virus.

Jika dari pihak pemerintah sendiri tidak menunjukkan kekompakkan dalam menghadapi penyebaran dan penularan virus ini, maka slogan, Kita Bersama Melawan Corona hanya sekadar slogan dan wacana belaka, imbauan tinggallah imbauan yang tak punya kewibawaan.

 

*********************************************************************

Salurkan donasi antum untuk menjaga Aqidah Umat dalam berbagai Program ANNAS FOUNDATION

Ke No. Rek. an. ANNAS FOUNDATION
Bank Muamalat :
129 000 3048 (Wakaf)
129 000 3049 (Shodaqoh)
129 000 3050 (Zakat)

Bank Mandiri :
13000 41 3000 40 (Wakaf)
13000 51 3000 54 (Shodaqoh)
13000 41 3000 57 (Zakat)

Hubungi Hot Line Kami 
Di 081 12345 741

Atau Bisa Langsung Ke Kantor Kas ANNAS Foundation 
Di Jl. CIJAGRA RAYA NO 39 
BANDUNG
Senin sd Sabtu 09.00 sd 15.30


#ANNAS
#SyiahbukanIslam
#JundullahANNAS
#GEMAANNAS
#GARDAANNAS
#ANNASFoundation

#ANNASINDONESIA
 

Dikutip dari             : -

Penulis                   : Tadjono Abu Muas
 

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share.  Lets change the world together saudaraku !...



Comments