Quotes

  • IKHLAS adalah Kepasrahan, bukan mengalah apalagi menyerah kalah

  • Solusi untuk setiap masalah adalah dengan Sabar dan Istighfar

  • Kesalahan terburuk kita adalah tertarik pd kesalahan orang lain

  • “Hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (Q,S Yusuf: 86)

  • Kegelisahan akan hilang saat shalat dimulai

SHAUM DIRI DAN PEMIMPIN NEGERI Nasional


 

Mei S 

Shaum adalah perisai, alat menjaga diri dari serangan musuh. Shaum mempunyai semangat dan jiwa perang. Musuh latent manusia adalah sifat buruk dirinya sendiri

Tiga semangat shaum melawan diri sendiri adalah: pertama melawan rasa bebas seolah tak ada yang mengawasi. Manusia yang merasa bebas mengabaikan kehadiran Allah adalah menyalahi jati diri sebagai hamba yang wajib taat kepada-Nya. Perintah wajibnya shaum bagi orang beriman di Al-Baqarah:183 dan 185, adalah menggugah kembali kepatuhan kepada-Nya. Shaum mengajar manusia agar taat dalam aturan sesuai ridlo-Nya bahkan menahan diri dari kebiasaan yang semula halal sampai tenggelam matahari. Kepatuhan akan menghapus rasa bangga diri dan sombong, warisan Iblis yang menolak sujud kepada Adam, karena menganggap dirinya berhak menentukan kebenaran. 

Perang kedua adalah menghidupkan pertahanan kesabaran menutup ruang negatif sehingga tak ada lagi peluang gerak iblis dan teman-temannya untuk mempengaruhi. Cukup satu kata penolakan: 'aku sedang shaum' untuk menghalau para penggoda yang menghampiri. Ini adalah perisai keberanian untuk mengenyahkan musuh yang selama ini berkedok sebagai teman tetapi menggerogoti.

Perang ketiga adalah keberanian mengisi ruang positif. Setelah mengosongkan diri dari semua ruang negatif, maka ditindaklanjuti dengan syukur memberdayakan semua potensi. Sekarang waktunya mendekatkan diri kepada-Nya bersikap jujur, bergerak maju memperhatikan yang lemah, meninggalkan keinginan yang kurang berguna seperti membeli mobil mewah, pindah rumah dan pindah ibu kota dengan cara riba. 

Semangat shaum adalah momentum kebangkitan. Wabah kita jadikan peringatan dan introspeksi atas lemahnya ketaatan kepada-Nya, mudahnya tergiur rayuan setan dengan bungkus duniawi sehingga kurangnya ibadah dan memperhatikan masyarakat yang lemah. Dengan semangat shaum semua itu kita perbaiki, semoga pertolongan Allah turun, hadir bersama berkah dari-Nya di bumi Indonesia. Aamiin



 

*********************************************************************

Salurkan donasi antum untuk menjaga Aqidah Umat dalam berbagai Program ANNAS FOUNDATION

Ke No. Rek. an. ANNAS FOUNDATION
Bank Muamalat :
129 000 3048 (Wakaf)
129 000 3049 (Shodaqoh)
129 000 3050 (Zakat)

Bank Mandiri :
13000 41 3000 40 (Wakaf)
13000 51 3000 54 (Shodaqoh)
13000 41 3000 57 (Zakat)

Hubungi Hot Line Kami 
Di 081 12345 741

Atau Bisa Langsung Ke Kantor Kas ANNAS Foundation 
Di Jl. CIJAGRA RAYA NO 39 
BANDUNG
Senin sd Sabtu 09.00 sd 15.30


#ANNAS
#SyiahbukanIslam
#JundullahANNAS
#GEMAANNAS
#GARDAANNAS
#ANNASFoundation

#ANNASINDONESIA
 

Dikutip dari             : -

Penulis                   : Ir. Mei Sutrisno, M.Sc, Ph.D.
 

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share.  Lets change the world together saudaraku !...



Comments

Donasi