Quotes

  • IKHLAS adalah Kepasrahan, bukan mengalah apalagi menyerah kalah

  • Solusi untuk setiap masalah adalah dengan Sabar dan Istighfar

  • Kesalahan terburuk kita adalah tertarik pd kesalahan orang lain

  • “Hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (Q,S Yusuf: 86)

  • Kegelisahan akan hilang saat shalat dimulai

Menyampaikan kritik kpd penguasa, Jihad yg paling Utama Oase Iman

Nabi Ibrahim As pernah melawan dengan cara adu debat dengan raja Babilonia, Namrud bin Kan'an. Namrud mengaku diberi kekuasaan sebagai yg Maha Kuasa. Saat itu Ibrahim As memberi argumen 'Tuhanku adalah yg bisa menghidupkan dan bisa mencabut nyawa'. Namrud tidak mau kalah dan berkata: 'Saya bisa menghidupkan dan mematikan'. Hal ini ia buktikan dengan mendatangkan dua narapidana hukuman mati. Yang satu dibunuh yang lain ia biarkan hidup.

Kemudian Nabi Ibrahim As mendebat lagi: Tuhanku menerbitkan matahari dari timur, bisakah engkau menerbitkannya dari barat ? Maka bingunglah raja kafir tsb. Itulah contoh perdebatan yang mematahkan kekuasaan raja yang lalim pada surah al- Baqarah 258.

Nabi Musa As berani langsung berdakwah kepada Fir'aun, raja Mesir. Ia ajak dengan kalimat yang lembut, tetapi tegas yaitu agar jangan takabbur dan mau menerima tauhid. Berani berkata benar kepada penguasa dzalim adalah ajaran kenabian.

Rasulullah Saw bersabda:
[عن أبي سعيد الخدري:] أفضلُ الجهادِ كلمةُ عدلٍ عند سُلطانٍ جائرٍ – أو أميرٍ جائرٍ - أخرجه أبو داود والترمذي وابن ماجه والألباني في صحيح أبي داود
Dari Abu Sa'id al-Khudri Rasulullah sallallahu alaihi wasallam bersabda: Jihad yang paling utama adalah perkataan yang adil di depan sultan yang tdk adil atau pemimpin yang tidak adil.
Hadis Sahih diriwayatkan oleh Abu Dawud, Tirmidzi dan Ibnu Majah. Disahihkan oleh Albany.

Dalam hadis lain yang diriwayatkan dalam kitab at-Targhib wat-Tarhib oleh Al Mundziri yang berderajat hasan, disebutkan dalam redaksi yang berbeda dan menyebutkan tempat munculnya pertanyaan di atas, yaitu sebagai berikut: Dari Abu Umamah Al-Bahili dia berkata: Rasulullah Saw pernah bertemu dengan seseorang ketika sedang melempar Jumroh Ula, orang tersebut bertanya: Ya Rasulallah, jihad apakah yang paling utama? Saat itu beliau Saw diam. Kemudian ketika sampai di Jumrah Wustho beliau ditanya lagi, Rasulullah Saw tetap diam tidak menjawab. Setelah melempar Jumroh Aqobah kemudian beliau bersiap-siap hendak naik kendaraan, beliau shallallahu alaihi wasallam bertanya: Mana orang yang bertanya tadi? Seseorang menjawab: Saya, wahai Rasulullah. Kemudian Rasulullah Saw bersabda: Jihad yg paling utama adalah perkataan yang benar yang diucapkan kepada seorang penguasa yg dzalim.

Jihad fi sabilillah tidak hanya jihad dengan senjata di medan perang semata. Model Jihad itu banyak bentuknya. Dalam hadis ini Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda bahwa jihad yang paling mulia, yang paling utama, yang paling agung dan yang paling banyak memberi manfaat adalah jihad fisabilillah yang dilakukan dengan menyampaikan perkataan yang tepat dan adil, atau tindakan yang adil langsung kepada pemimpin yg dzolim. Yaitu dengan Amar ma'ruf dan nahyi mungkar. Apapun bentuknya, bisa berupa perkataan, berupa tulisan atau pun berupa tindakan langsung kepada sultan atau pemimpin yang tidak adil tersebut.

Lebih lebih bila kedzoliman penguasa itu sangat jelas, seperti melakukan penganiayaan, tidak mau membela kebenaran, melakukan kejahatan, membela kejahatan, menangkapi orang yang melakukan amar ma'ruf nahyi mungkar, maka Allah akan memberi balasan kepada orang yang melakukan amr bil ma'ruf wan nahyu anil mungkar tersebut berupa derajat kedudukan jihad yang paling tinggi.
Mengapa demikian? Karena bila sang pemimpin mau menerima nasihat tersebut dan dia kemudian memperbaiki keputusan dan tindakannya, maka akan memberi manfaat kepada rakyat dalam jumlah yang besar sehingga terbitlah kebaikan demi kebaikan di negerinya.

 

*********************************************************************

Salurkan donasi antum untuk menjaga Aqidah Umat dalam berbagai Program ANNAS FOUNDATION

Ke No. Rek. an. ANNAS FOUNDATION
Bank Muamalat :
129 000 3048 (Wakaf)
129 000 3049 (Shodaqoh)
129 000 3050 (Zakat)

Bank Mandiri :
13000 41 3000 40 (Wakaf)
13000 51 3000 54 (Shodaqoh)
13000 41 3000 57 (Zakat)

Hubungi Hot Line Kami 
Di 081 12345 741

Atau Bisa Langsung Ke Kantor Kas ANNAS Foundation 
Di Jl. CIJAGRA RAYA NO 39 
BANDUNG
Senin sd Sabtu 09.00 sd 15.30


#ANNAS
#SyiahbukanIslam
#JundullahANNAS
#GEMAANNAS
#GARDAANNAS
#ANNASFoundation

#ANNASINDONESIA
 

Dikutip dari             : -

Penulis                   : Drs. H. Fatchul Umam, MBA
 

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share.  Lets change the world together saudaraku !...



Comments