Quotes

  • IKHLAS adalah Kepasrahan, bukan mengalah apalagi menyerah kalah

  • Solusi untuk setiap masalah adalah dengan Sabar dan Istighfar

  • Kesalahan terburuk kita adalah tertarik pd kesalahan orang lain

  • “Hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (Q,S Yusuf: 86)

  • Kegelisahan akan hilang saat shalat dimulai

Layakkah Penyelenggara Konser Amal Corona Minta Maaf ? Nasional


 

Oleh: Tardjono Abu Muas, Pemerhati Masalah Sosial

Gelaran Konser Amal Corona telah berlangsung pada Ahad (17/5/2020), tak urung mendapatkan berbagai macam kritikan yang cukup tajam dari berbagai elemen masyarakat. Hingga akhirnya salah seorang penyelenggara merasa bersalah dan meminta maaf.

Pertanyaannya, masih layakkah penyelenggara gelaran harus merasa bersalah dan meminta maaf? Lantas berharap kepada siapa permaafan tersebut?

Konser amal corona yang diinisiasi tiga Lembaga Negara yakni Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), kita tahu tentunya ketiga lembaga ini bukanlah lembaga yang berkelas ecek-ecek sekelas komunitas di tingkat Rukun Tetangga (RT) atau Rukun Warga (RW), tapi Lembaga Negara resmi yang sering diklaim 'terhormat'. 

Berangkat dari ketidakecek-ecekan ketiga lembaga negara ini tentunya segala sesuatunya sudah harus terlebih dahulu dipikirkan secara matang sebelum gelaran dilaksanakan.

Penetapan hari-H gelaran pada Ahad (17/5/2020) malam bertepatan dengan 24 Ramadhan 1441 yang merupakan malam-malam kemuliaan sepuluh hari terakhir Ramadhan bagi ummat Islam, tentunya sudah harus menjadi pertimbangan tersendiri bagi penyelenggara jika penyelenggara peka terhadap suasana keagamaan yang sedang dijalani ummat Islam. Pemandangan yang tak elok dan tak nyaman pula, malam-malam sepuluh hari terakhir Ramadhan satu sisi sekelompok "orang berkonser-ria" berdalih 'konser amal corona', sementara pada waktu yang sama ummat Islam dituntut mengorbankan malam-malam kemuliaan harus beribadah di rumah tidak boleh berkumpul di masjid.  

Berbicara layak dan tidak layak tentang gelaran konser amal corona di tengah digalakkannya percepatan penanganan wabah Covid-19 ini melalui program Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), tentu bersifat relatif dan menimbulkan pro-kontra. Hanya perasaan kebatinan atau hati nurani yang masih hidup sajalah yang masih bisa menakar bahwa layak atau tidak, gelaran konser tersebut digelar di tengah situasi dan kondisi masyarakat sedang menghadapi wabah virus yang satu ini.     

Terlepas dari hal tersebut di atas, ternyata konser amal corona sudah berlangsung yang tentunya diharapkan kita semua dapat mengambil pelajaran berharga dari potret ketidaksinkronan antara imbauan yang terus-menerus digembar-gemborkan tentang protokol kesehatan dengan pelaksanaan di lapangan oleh Sang Pengimbau yang kebetulan menjadi bagian dari tim penyelenggara.

Sungguh sangatlah tidak pada tempatnya lagi, jika kondisi rakyat yang sedang dihadapkan dengan berbagai kesulitan pemenuhan kebutuhan pokok keseharian akibat terdampak wabah Covid-19 ini, disuguhi acara-acara dengan berbagai macamnya sehingga fokus percepatan penanganan penyebaran Covid-19 terabaikan.

 

*********************************************************************

Salurkan donasi antum untuk menjaga Aqidah Umat dalam berbagai Program ANNAS FOUNDATION

Ke No. Rek. an. ANNAS FOUNDATION
Bank Muamalat :
129 000 3048 (Wakaf)
129 000 3049 (Shodaqoh)
129 000 3050 (Zakat)

Bank Mandiri :
13000 41 3000 40 (Wakaf)
13000 51 3000 54 (Shodaqoh)
13000 41 3000 57 (Zakat)

Hubungi Hot Line Kami 
Di 081 12345 741

Atau Bisa Langsung Ke Kantor Kas ANNAS Foundation 
Di Jl. CIJAGRA RAYA NO 39 
BANDUNG
Senin sd Sabtu 09.00 sd 15.30


#ANNAS
#SyiahbukanIslam
#JundullahANNAS
#GEMAANNAS
#GARDAANNAS
#ANNASFoundation

#ANNASINDONESIA
 

Dikutip dari             : -

Penulis                   : Tardjono Abu Muas
 

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share.  Lets change the world together saudaraku !...

 


Comments