Quotes

  • IKHLAS adalah Kepasrahan, bukan mengalah apalagi menyerah kalah

  • Solusi untuk setiap masalah adalah dengan Sabar dan Istighfar

  • Kesalahan terburuk kita adalah tertarik pd kesalahan orang lain

  • “Hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (Q,S Yusuf: 86)

  • Kegelisahan akan hilang saat shalat dimulai

KAMI Nasional


 

by M Rizal Fadillah *)

KAMI sudah dideklarasikan 18 Agustus 2020. Dipimpin Presidium Prof. DR. Din Syamsuddin, Jenderal Purn TNI Gatot Nurmantyo dan Prof. DR. Rohmat Wahhab  didukung oleh tokoh-tokoh nasional  dan internasional. Kekuatan moral politik pun terbentuk. Baru hadir sudah mampu menggoncangkan kekuasaan. Bagai tersengat, kepanikan pun terjadi. KAMI diserang sana sini secara tidak cerdas. Padahal KAMI baru saja menyatakan sebagai gerakan moral. 

Aneh juga ada ketakutan politik berlebihan.  Duta Besar Palestina yang hadir untuk ikut upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI habis "diteror" oleh politisi yang gusar dan cari muka. Media buzzer rupiah diduga membuat meme provokatif. Memojokkan KAMI entah atas suruhan istana atau baru tahap proposal proyek. Yang jelas ada pihak-pihak yang kebakaran jenggot.

Berhimpunnya orang-orang yang memiliki pengaruh dan berjuang dengan sandaran moral menjadi sebuah terapi kejut. Maklumat kritis yang dibacakan mungkin dinilai "menggigit" meskipun sebenarnya baru sebatas sengatan lebah saja "sting like a bee". 
Tujuan penyengatan adalah pengobatan agar sehat atau pulih kembali. 

Deklarator tak ada niat "membunuh" dengan hanya sengatan lebah. Justru hal ini  sebagai upaya untuk penyelamatan. Menolong orang yang dizalimi dan menolong orang zalim. Yang kedua tentu dengan cara menghentikan kezaliman. Demikian ungkapan Prof. Din Syamsuddin  dalam Deklarasi yang lalu. 

Agama memuji lebah. Qur'an menyatakan lebah menerima wahyu (QS An Nahl 68) . Sebuah hadits menyebut bahwa lebah itu makan yang baik, mengeluarkan yang baik, hinggap di ranting, tidak membuat patah dan rusak (HR Ahmad). Input bagus dan output baik. Ketika lebah menyengat maka semangatnya adalah altruisme. Ia akan mati  setelah menyengat. Menjadi martir demi penyelamatan kehidupan bersama. 

Mohammad Ali petinju yang digelari "sting like a bee" memiliki pukulan pukulan yang menyengat. Jab dan hook yang efektif. Membuat sadar bahwa lawan sebenarnya pecundang. Pertahanan "rope a dope" telah membuat juara bertahan George Foreman merasa lelah dan sulit untuk menjatuhkan Ali. Akhirnya Muhammad Ali memenangkan pertandingan dengan Knock Out.

Maklumat KAMI seperti sengatan lebah. Serangan balik membabi buta terjadi baik kepada personal deklarator maupun terhadap substansi tuntutan dilakukan. KAMI cukup cerdas untuk tidak melayani argumen sampah dan "bullying" kepanikan. Menjalankan terus agenda yang dicanangkan sebagai fokus dari gerakan. Taktik "rope a dope" cukup efektif menghadapi serangan  yang tak bermutu.

KAMI yang oleh penulis nyinyir  disindir sebagai "superheroes" akan mampu menjadi "superheroes" yang sebenarnya jika jati dirinya sebagai gerakan moral tetap solid dan bersemangat. Kaum cendikia yang tergabung di dalamnya merupakan pasukan dari kekuatan moral dari koalisi tersebut. 

Menghadapi pertarungan yang tidak dapat dihindarkan maka optimalisasi potensi mesti dilakukan. Belajar dari Muhammad Ali, KAMI akan sukses menunaikan misi jika bekerja dengan pola "float like a butterfly, sting like a bee" dan menerapkan pertahanan kokoh "rope a dope". 

Tapi seperti keyakinan Ali meski kerap menyebut dirinya dalam rangka psywar "the greatest",  tetap saja menanamkan dan mengumandangkan "Allahu Akbar". Allah yang Besar dan  Maha Penolong. 

KAMI tidak ada apa-apa tanpa pertolongan Allah. Inilah yang membuatnya membesar dan menguat serta memenangkan pertarungan antara kebenaran lawan kezaliman, oligarkhi lawan demokrasi, kejujuran lawan kepalsuan. Tidak takut terhadap provokasi dan adu domba. Tetap menyengat dalam rangka menyelamatkan."Sting like a bee".

*) Pemerhati Politik dan Kebangsaan
 

Bandung, 21 Agustus 2020

 

*********************************************************************

Salurkan donasi antum untuk menjaga Aqidah Umat dalam berbagai Program ANNAS FOUNDATION

Ke No. Rek. an. ANNAS FOUNDATION
Bank Muamalat :
129 000 3048 (Wakaf)
129 000 3049 (Shodaqoh)
129 000 3050 (Zakat)

Bank Mandiri :
13000 41 3000 40 (Wakaf)
13000 51 3000 54 (Shodaqoh)
13000 41 3000 57 (Zakat)

Hubungi Hot Line Kami 
Di 081 12345 741

Atau Bisa Langsung Ke Kantor Kas ANNAS Foundation 
Di Jl. CIJAGRA RAYA NO 39 
BANDUNG
Senin sd Sabtu 09.00 sd 15.30


#ANNAS
#SyiahbukanIslam
#JundullahANNAS
#GEMAANNAS
#GARDAANNAS
#ANNASFoundation

#ANNASINDONESIA
 

Dikutip dari             : -

Penulis                   : M Rizal Fadillah
 

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share.  Lets change the world together saudaraku !...



Comments

Donasi