Quotes

  • IKHLAS adalah Kepasrahan, bukan mengalah apalagi menyerah kalah

  • Solusi untuk setiap masalah adalah dengan Sabar dan Istighfar

  • Kesalahan terburuk kita adalah tertarik pd kesalahan orang lain

  • “Hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (Q,S Yusuf: 86)

  • Kegelisahan akan hilang saat shalat dimulai

Ojo Tinggal Glanggang Colong Playu Nasional


 

Oleh: Tardjono Abu Muas, Pemerhati Masalah Sosial

Dalam khasanah bahasa Jawa ada "pitutur" atau "nasihat" yang bijak menyatakan: "Ojo Tinggal Glanggang Colong Playu" (Jangan Meninggalkan Posisi dan Lari Meninggalkan Tanggung Jawab). Pitutur atau nasihat ini sangat relevan dengan kondisi negeri kita saat ini. 

Kita lihat dan merasakan sehari setelah disahkannya RUU Cipta Kerja menjadi UU yang semula dijadualkan tanggal 8 Oktober tiba-tiba dipercepat menjadi tanggal 5 Oktober 2020, tak pelak mengundang aksi penolakan UU tersebut sejak tanggal 6 Oktober hingga tulisan ini diupload masih terjadi gelombang aksi penolakan yang nyaris terjadi di seluruh provinsi.

Suasana mencekam dan memanas ini terekam melalui jaringan media sosial yang dapat dilihat hampir setiap saat. Kita dapat melihat apa yang sedang terjadi di seberang provinsi, kabupaten atau kota yang suasananya sungguh mengundang keprihatinan kita bersama.

Menyikapi kondisi yang terjadi saat ini, layak kiranya para pemangku kebijakan negeri ini sedikit legowo untuk dapat mendinginkan suasana dengan berani tampil ke depan menemui dan menerima perwakilan dari para pengunjuk rasa penolakan UU Cipta Kerja.

Alangkah elegantnya jika Presiden Joko Widodo didampingi Ketua DPR RI dan empat wakilnya serta didampingi sembilan ketua fraksi DPR menerima sekaligus tatap muka dengan para pengunjuk rasa untuk mau mendengarkan tuntutan rakyat yang memilihnya. Langkah ini jika bisa terwujud minimal akan dapat mendinginkan suasana yang dalam bahasa kerennya "cooling down"-lah.

Jika nasihat "Ojo Tinggal Glanggang Colong Playu" (Jangan Meninggalkan Posisi dari Lari Meninggalkan Tanggung Jawab) ini diabaikan, maka dikhawatirkan suasana tambah tidak kondusif. Inilah yang tentunya tidak kita kehendaki bersama, terlebih kita masih dalam suasana menghadapi pandemi Covid-19 yang belum dapat diprediksi kapan berakhirnya.

 

*********************************************************************

Salurkan donasi antum untuk menjaga Aqidah Umat dalam berbagai Program ANNAS FOUNDATION

Ke No. Rek. an. ANNAS FOUNDATION
Bank Muamalat :
129 000 3048 (Wakaf)
129 000 3049 (Shodaqoh)
129 000 3050 (Zakat)

Bank Mandiri :
13000 41 3000 40 (Wakaf)
13000 51 3000 54 (Shodaqoh)
13000 41 3000 57 (Zakat)

Hubungi Hot Line Kami 
Di 081 12345 741

Atau Bisa Langsung Ke Kantor Kas ANNAS Foundation 
Di Jl. CIJAGRA RAYA NO 39 
BANDUNG
Senin sd Sabtu 09.00 sd 15.30


#ANNAS
#SyiahbukanIslam
#JundullahANNAS
#GEMAANNAS
#GARDAANNAS
#ANNASFoundation

#ANNASINDONESIA
 

Dikutip dari             : -

Penulis                   : Tardjono Abu Muas
 

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share.  Lets change the world together saudaraku !...



Comments

Donasi