Quotes

  • IKHLAS adalah Kepasrahan, bukan mengalah apalagi menyerah kalah

  • Solusi untuk setiap masalah adalah dengan Sabar dan Istighfar

  • Kesalahan terburuk kita adalah tertarik pd kesalahan orang lain

  • “Hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (Q,S Yusuf: 86)

  • Kegelisahan akan hilang saat shalat dimulai

Rida Tidak Jadi Orang Mukmin ? Oase Iman


 

Rida dalam mengarungi kehidupan ini dapat dibagi menjadi dua bagian :

Pertama, rida dalam melakukan apa yang di perintahkan dan meninggalkan apa yang dilarang, serta menerima apa yang dibolehkan Allah tanpa menoleh kepada apa yang dilarang-Nya. Sebagaimana Allah berfirman :

“Mereka bersumpah kepadamu dengan (nama) Allah untuk menyenangkan kamu, padahal Allah dan Rasul-Nya lebih pantas mereka cari keridaan-Nya, jika mereka orang mukmin” QS. At-Taubah, 9 : 62.

Rida dalam perkara ini merupakan kewajiban. Karena itu Allah mengecam orang yang tidak rida dengan hal ini, firman-Nya : “Dan diantara mereka ada yang mencelamu tentang (pembagian) sedekah (zakat); jika mereka diberi bagian, mereka bersenang hati, dan jika mereka tidak diberi bagian, tiba-tiba mereka marah. Dan sekiranya mereka benar-benar rida dengan apa yang diberikan kepada mereka oleh Allah dan Rasul-Nya, dan berkata ‘Cukuplah Allah bagi kami, Allah dan Rasul-Nya akan memberikan kepada kami Sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya kami orang-orang yang berharap kepada Allah”  QS. At-Taubah, 9 : 58-59.

Apakah tidak cukup dengan ayat ini mengingatkan untuk menjadi mukmin agar rida dengan ketentuan dan karunia Allah, sehingga berpaling untuk mendapat keridaan manusia dengan menjilat demi jabatan, demi harta, bahkan sampai takut ancaman dan tekanan. Bahkan puncaknya bermaksiat kepada Allah dengan meninggalkan perintah dan melakukan larangan Allah, bahkan dengan berbagai dalih yang tidak masuk akal dan menganggap hal itu lumrah.

Kedua, rida dalam menghadapi berbagai musibah, seperti kefakiran, sakit dan status sosial rendah. Rida dalam perkara ini (Mustahab) dianjurkan, bukan kewajiban, karena yang diwajibkan adalah bersikap sabar, sebagaimana dinyatakan oleh Al-Hasan, “Rida adalah naluri, tapi sabar adalah pegangan orang yang beriman”. Diriwayatkan dalam hadist Ibnu Abbas Ra. Bahwa Nabi Saw bersabda, “Jika kamu sanggup beramal dengan keridaan dan keyakinan, maka lakukanlah. Jika tidak sanggup, sesungguhnya dalam sabar ketika menghadapi perkara yang tidak kamu sukai terdapat kebaikan yang banyak”.

Adapun rida terhadap kekufuran dan kefasikan tidak dapat dibenarkan, karena Allah tidak meridai hal itu. Sebagaimana Allah berfirman : “Jika kamu kafir, (ketahuilah) sesungguhnya Allah tidak memerlukanmu dan tidak meridai kesyukuranmu itu. Seseorang yang berdosa tidak memikul dosa orang lain. Kemudian kepada Tuhanmulah tempat Kembali, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. Sungguh, Dia mengetahui apa yang ada didalam dadamu”. QS. Az-Zumar, 39 : 7.

Dan firman-Nya : “Dan apabila dia berpaling (dari engkau), dia berusaha untuk berbuat kerusakan dibumi, serta merusak tanaman dan ternak. Sedang Allah tidak menyukai kerusakan”. QS. Al-Baqarah, 2 : 205.

Dan firman-Nya : “mereka akan bersumpah kepadamu agar kamu bersedia menerima mereka. Namun sekalipun kamu menerima mereka, Allah tidak akan rida kepada orang-orang fasik”. QS. At-Taubah, 9 : 96

(Sumber, Al-Qur’an Cordoba)

By. Muslim Djamil

 

*********************************************************************

Salurkan donasi antum untuk menjaga Aqidah Umat dalam berbagai Program ANNAS FOUNDATION

Ke No. Rek. an. ANNAS FOUNDATION
Bank Muamalat :
129 000 3048 (Wakaf)
129 000 3049 (Shodaqoh)
129 000 3050 (Zakat)

Bank Mandiri :
13000 41 3000 40 (Wakaf)
13000 51 3000 54 (Shodaqoh)
13000 41 3000 57 (Zakat)

Hubungi Hot Line Kami 
Di 081 12345 741

Atau Bisa Langsung Ke Kantor Kas ANNAS Foundation 
Di Jl. CIJAGRA RAYA NO 39 
BANDUNG
Senin sd Sabtu 09.00 sd 15.30


#ANNAS
#SyiahbukanIslam
#JundullahANNAS
#GEMAANNAS
#GARDAANNAS
#ANNASFoundation

#ANNASINDONESIA
 

Dikutip dari             : -

Penulis                   : Muslim Djamil
 

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share.  Lets change the world together saudaraku !...



Comments