Quotes

  • IKHLAS adalah Kepasrahan, bukan mengalah apalagi menyerah kalah

  • Solusi untuk setiap masalah adalah dengan Sabar dan Istighfar

  • Kesalahan terburuk kita adalah tertarik pd kesalahan orang lain

  • “Hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (Q,S Yusuf: 86)

  • Kegelisahan akan hilang saat shalat dimulai

UNJUK RASA THAILAND DAN MYANMAR Internasional


 

by M Rizal Fadillah *)

Telah tiga bulan aksi unjuk rasa di Thailand berlangsung tanpa ada tanda-tanda mereda. Aspirasi yang dituntut adalah reformasi monarkhi dan desakan mundur Perdana Menteri  Prayuth Chan-O-Cha. Meski korban berjatuhan dan banyak aktivis yang ditangkap tetapi pengunjuk rasa tetap gigih memperjuangkan tuntutannya. Unjuk rasa dipicu oleh pembubaran partai oposisi Partai Maju Masa Depan.

Sementara itu demonstrasi besar-besaran terjadi juga di Myanmar. Rakyat pro demokrasi memprotes kudeta militer pimpinan Jenderal Min Aung Hlaing dan penahanan pemimpin Myanmar  Aung San Suu Kyi beserta petinggi pemerintahan lainnya. Partai Liga Nasional pimpinan Aung Suu Kyi baru saja memenangkan Pemilu bulan Februari lalu.  Tercatat 149 pengunjuk rasa tewas.

Tiga catatan penting atas aksi unjuk rasa di kedua negara tersebut, yaitu :

Pertama, protes rakyat ditujukan kepada penguasa yang potensial otoriter. Di Thailand ditandai dengan sewenang-wenang  membubarkan partai oposisi. Monarkhi semakin tidak disukai, Prayuth Cha O Cha berlindung dan memperalat Raja. Di Myanmar dipastikan Pemerintahan junta militer Aung Hlaing bertindak otoriter untuk mengamankan kudeta. Menghadapi pengunjuk rasa dengan tindakan yang represif.

Kedua, kedaulatan rakyat sebagai substansi atau prinsip utama demokrasi yang terus menerus mengalami penggerusan senantiasa menemukan momentum penggalangan dan perlawanan. Gerakan pro demokrasi selalu menarik dukungan dunia. Sikap otoritarian domestik akan goyah oleh kekuatan mondial yang pro demokrasi. Kejatuhan hanya masalah waktu.

Ketiga, pengunjuk rasa di Bangkok maupun Yangoon dan kota lain tidak peduli dengan pandemi Covid 19 yang biasa menghalangi kerumunan. Melawan kezaliman dan menegakkan keadilan menjadi prioritas dengan menembus risiko pandemi. Faktanya juga ternyata kelompok aksi itu tidak terdengar menjadi klaster penyebaran Covid 19. 

Apa yang dilakukan rakyat di Thailand dan Myanmar mengingatkan para penguasa oligarkhis dan otoriter dimanapun untuk menyadari bahwa rakyat tidak selamanya bisa diiming-imingi, ditakut-takuti, atau ditekan dengan alat kekuasaan apapun. Melawan kezaliman dan menegakkan keadilan membangun keberanian untuk mengambil risiko.

Penguasa otoriter yang sering memperalat pandemi Covid 19 untuk menipu atau menindas rakyat, akan mengalami serangan balik dari rakyatnya sendiri. Tidak peduli dengan pandemi jika aksi turun ke jalan menjadi pilihan. Mungkin rakyat memahami bahwa ada saat virus Corona pun jengkel dengan perilaku para penguasa yang korup dan zalim itu. Lalu virus itupun sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa akan ikut bersama rakyat berunjuk rasa menumbangkan kebodohan dan  keangkuhan kekuasaan. 

Unjuk rasa Thailand dan Myanmar memberi pelajaran. Meskipun lucunya, KBRI kita di Ibu Kota Myanmar turut didemo oleh para pengunjuk rasa gara-gara sikap Indonesia yang seolah-olah pro kepada kudeta militer pimpinan Jenderal Min Aung Hlaing.

Memborgol demokrasi dengan menahan dan mengadili aktivis KAMI, membubarkan organisasi HTI dan FPI, membunuh enam laskar, serta memaksakan dengan segala cara untuk membungkam dan menghukum HRS, merupakan wujud dari perilaku "abuse of power" yang dinilai sangat menjengkelkan rakyat. 

Remember Thailand and Myanmar !

*) Pemerhati Politik dan Kebangsaan
 

Bandung, 22 Maret 2021

 

*********************************************************************

Salurkan donasi antum untuk menjaga Aqidah Umat dalam berbagai Program ANNAS FOUNDATION

Ke No. Rek. an. ANNAS FOUNDATION
Bank Muamalat :
129 000 3048 (Wakaf)
129 000 3049 (Shodaqoh)
129 000 3050 (Zakat)

Bank Mandiri :
13000 41 3000 40 (Wakaf)
13000 51 3000 54 (Shodaqoh)
13000 41 3000 57 (Zakat)

Hubungi Hot Line Kami 
Di 081 12345 741

Atau Bisa Langsung Ke Kantor Kas ANNAS Foundation 
Di Jl. CIJAGRA RAYA NO 39 
BANDUNG
Senin sd Sabtu 09.00 sd 15.30


#ANNAS
#SyiahbukanIslam
#JundullahANNAS
#GEMAANNAS
#GARDAANNAS
#ANNASFoundation

#ANNASINDONESIA
 

Dikutip dari             : -

Penulis                   : M Rizal Fadillah
 

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share.  Lets change the world together saudaraku !...

 


Comments

Donasi