Quotes

  • IKHLAS adalah Kepasrahan, bukan mengalah apalagi menyerah kalah

  • Solusi untuk setiap masalah adalah dengan Sabar dan Istighfar

  • Kesalahan terburuk kita adalah tertarik pd kesalahan orang lain

  • “Hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (Q,S Yusuf: 86)

  • Kegelisahan akan hilang saat shalat dimulai

BENIH TERORISME ITU SYI'AH Artikel Syiah


 

by M Rizal Fadillah *)

Ungkapan Said Agil Siradj bahwa benih terorisme adalah Wahabi adalah ngawur, sentimentil, dan berbahaya. Said tak pernah berterimakasih kepada Negara Saudi yang membuatnya memperoleh gelar Doktor di Ummul Quro Makkah. Negara yang ia ditolong qua keilmuannya. Kemudian ia khianati habis dengan caci maki tak beradab. Orang menilai tak pantas dilontarkan oleh seorang Professor atau ulama. 

Wahabi dan Salafi tidak memusuhi negara manapun termasuk Indonesia. Kaum salafi jauh dari watak radikal apalagi teroris, aksi unjuk rasa saja dihukumkan haram. Melawan Pemerintah tidak boleh. Demikian juga dengan Wahabi yang bersumber dari Saudi. Wahabi dimusuhi keras oleh kaum Syi'ah. Mereka dinyatakan sebagai nawashib, kafir oleh Syi'ah. 

Akar faham Syi'ah adalah radikalisme dan terorisme. Konsep imamah menciptakan permusuhan dan perlawanan terhadap  ideologi negara di manapun. Spirit balas dendam dengan kekerasan ditarik dari pembantaian Karbala yang sebenarnya akibat dari watak khianat pengikut Syi'ah sendiri. Menyakiti diri (tathbir) dengan senjata tajam adalah ajaran kekerasan dan terorisme Syi'ah.

Bapak terorisme di Indonesia adalah aktivis Syi'ah yang tiba dari pembinaan di Qom Teheran. Namanya adalah Muhammad Ibrahim Djawad yang melangkah dengan tim nya melakukan peledakan bom Candi Borobudur tahun 1985. Sembilan bom meledak. Dia sendiri kabur ke Iran kembali. Sementara anak buah Syi'ah nya meledakan bom bis Pemudi dan Seminari Al Kitab Malang. 

Jadi pintu masuk radikalisme dan terorisme jelas bukan Wahabi atau Salafi melainkan Syi'ah. SAS yang sedemikian banyak memuji-muji Syi'ah, justru membahayakan NKRI.  Inkonsisten dukungan soal  pluralisme.  Dengan Kristen, Syiah, Ahmadiyah bisa berbaik baik tetapi dengan Salafi dan Wahabi justru menonjok-nonjok. Bahaya global yang tidak disadari adalah memusuhi Saudi Arabia dan bersahabat dengan Iran. 

Saudi Arabia adalah negara di mana terdapat Makkah Mukarromah kiblat ummat, ada Madinah Munawwarah, Kota Nabi. Islam lahir di negeri ini, bukan di Qom atau Teheran apalagi Karbala. Jangan salah kiblat bangsa dan negara ini.   

*) Pemerhati Politik dan Kebangsaan
 

Bandung, 15 April 2021

 

*********************************************************************

Salurkan donasi antum untuk menjaga Aqidah Umat dalam berbagai Program ANNAS FOUNDATION

Ke No. Rek. an. ANNAS FOUNDATION
Bank Muamalat :
129 000 3048 (Wakaf)
129 000 3049 (Shodaqoh)
129 000 3050 (Zakat)

Bank Mandiri :
13000 41 3000 40 (Wakaf)
13000 51 3000 54 (Shodaqoh)
13000 41 3000 57 (Zakat)

Hubungi Hot Line Kami 
Di 081 12345 741

Atau Bisa Langsung Ke Kantor Kas ANNAS Foundation 
Di Jl. CIJAGRA RAYA NO 39 
BANDUNG
Senin sd Sabtu 09.00 sd 15.30


#ANNAS
#SyiahbukanIslam
#JundullahANNAS
#GEMAANNAS
#GARDAANNAS
#ANNASFoundation

#ANNASINDONESIA
 

Dikutip dari             : -

Penulis                   : M Rizal Fadillah
 

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share.  Lets change the world together saudaraku !...



Comments

Donasi