Quotes

  • IKHLAS adalah Kepasrahan, bukan mengalah apalagi menyerah kalah

  • Solusi untuk setiap masalah adalah dengan Sabar dan Istighfar

  • Kesalahan terburuk kita adalah tertarik pd kesalahan orang lain

  • “Hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (Q,S Yusuf: 86)

  • Kegelisahan akan hilang saat shalat dimulai

Dengan Cahaya Allah Indonesia Bergerak Nasional


 

Mei S

Al-Qur’an surat An Nur ayat 35 telah menjadi inspirasi munculnya berbagai ideologi dan melahirkan banyak aliran serta menyuburkan aktifitas yan luas di muka bumi. Konsep utamanya adalah cahaya Allah merupakan sumber peradaban luhur ummat manusia yang membawa manusia keluar dari kegelapan menuju pencerahan, untuk mencapai keberhasilan hidup dunia-akhirat.

Dalam surat An Nur:35 Allah menerangkan kehadiran cahaya Allah dengan metafora sebagai misbah yang ditempatkan di sebuah misykat, ceruk tak tembus cahaya di area yang gelap gulita. Cahaya misbah ini memancar kuat karena dinyalakan dengan minyak zaitun berkualitas, hasil pancaran sinar matahari yang terik dan lama, bukan terbentuk hanya oleh cahaya matahari condong yang redup dari timur atau barat.  Minyak ini bening berkilaiu walau tak tersentuh cahaya, dengan kualitas seperti ini santa berperan merefleksikan cahaya  misbah. Pada misbah ini pun dilengkapi dengan armatur az-zujajah bak bintang yang berkilau indah. Walau tak bersentuhan lansung dengan misbah maupun minyak zaitun tapi kualitas kebaikannya mampu menyerap dan meneruskan cahaya keduanya dengan sebaik-baiknya. 

Demikianlah proses kehadiran cahaya Allah di bumi ini dalam tiga kualitaspertama adalah cahaya misbah representasi kehadiran Rasulullah SAW pembawa Al Qur’an sebagai risalah yang menerangi gelapnya dunia sehingga cahaya kebenaran mengalahkan kebatilan. Kualitas kedua yakni kehadiran minyak bening zaitun lambang keberadaan sahabat r.anhum pendukung Rasulullah SAW. Mereka adalah para pemuda berhati bersih dan punya energi prima kemudian mendapat bimbingan langsung dari rasulullah SAW dalam waktu panjang sehingga mampu menyerap dan menyebarkan ilmu yang diperoleh ke lingkungannya. Ketiga adalah kehadiran generasi terpilih berikutnya yang tidak bertemu langsung dengan Rasulullah SAW namun mampu menyerap risalah Al-Qur’an dan sunnah Rasulullah SAW dari berita para sahabat r.anhum. Generasi ke generasi berkelanjutan menjadi penerus yang berlapis-lapis sampai akhir zaman. Metafora ini menggambarkan cahaya Allah akan terus hadir mengubah dunia yang gelap menjadi terang. 

Tak bisa dipungkiri Indonesia lahir dari cahaya Allah melalui peran para ulama yang telah mewarisi nilai-nilai qur’ani. Mereka telah menanamkan peradaban Islami sehingga Indonesia saat ini berpenduduk muslim terbesar  di dunia. Bahkan para ulama ini telah mewariskan Pancasila sebagai pondasi cara bernegara di negara ini. Perjalanan sejarah ini adalah kehendak Allah yang harus disyukuri dan perlu dipelihara dari unsur-unsur yang akan merusaknya. Saat ini Indonesia membutuhkan banyak pemuda-pemuda yang mendapat tempaan para ulama pewaris keilmuan Rasulullah SAW dan para sahabat r.anhum. Dengan cara itulah bangsa Indonesia bergerak ke depan untuk mengantarkan semua rakyatnya dalam kesuksesan hidup di dunia dan akhirat. Semoga Allah menguatkan para ulama dan pemimpin bangsa serta generasi mudanya sehingga Indonesia tetap berada dalam panji-panji yang senantiasa menegakkan dan menghidupkan cahaya Allah hingga akhir jaman. Aamiin.

 

*********************************************************************

Salurkan donasi antum untuk menjaga Aqidah Umat dalam berbagai Program ANNAS FOUNDATION

Ke No. Rek. an. ANNAS FOUNDATION
Bank Muamalat :
129 000 3048 (Wakaf)
129 000 3049 (Shodaqoh)
129 000 3050 (Zakat)

Bank Mandiri :
13000 41 3000 40 (Wakaf)
13000 51 3000 54 (Shodaqoh)
13000 41 3000 57 (Zakat)

Hubungi Hot Line Kami 
Di 081 12345 741

Atau Bisa Langsung Ke Kantor Kas ANNAS Foundation 
Di Jl. CIJAGRA RAYA NO 39 
BANDUNG
Senin sd Sabtu 09.00 sd 15.30


#ANNAS
#SyiahbukanIslam
#JundullahANNAS
#GEMAANNAS
#GARDAANNAS
#ANNASFoundation

#ANNASINDONESIA
 

Dikutip dari             : -

Penulis                   : Ir. Mei Sutrisno, M.Sc, Ph.D.
 

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share.  Lets change the world together saudaraku !...

 


Comments

Donasi