Quotes

  • IKHLAS adalah Kepasrahan, bukan mengalah apalagi menyerah kalah

  • Solusi untuk setiap masalah adalah dengan Sabar dan Istighfar

  • Kesalahan terburuk kita adalah tertarik pd kesalahan orang lain

  • “Hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (Q,S Yusuf: 86)

  • Kegelisahan akan hilang saat shalat dimulai

Apresiasi, Menteri Undur Diri Usai Langgar Aturan Covid-19 Internasional


 

Oleh: Abu Muas T. (Pemerhati Masalah Sosial)

Ada "berita baru" sekaligus baru bisa disebut "baru berita" soal pengunduran diri seorang menteri hanya gegara melanggar aturan Covid-19 di negaranya. Status dan wewenang menteri yang undur diri ini pun tidak sembarangan, dia menjabat sebagai Menteri Kesehatan.

Adalah Matt Hancock Menteri Kesehatan Inggris mundur usai ketahuan melanggar aturan Covid-19. Hancock diketahui mencium dan memeluk seorang ajudan di kantornya, sebagaimana dilansir ihram.co.id.

Alasan pengunduran diri Hancock cukup elegan karena dia merasa telah mengecewakan banyak orang. Sosok Hancock yang negaranya bukan berdasar Pancasila, tapi dia seolah dalam komitmennya seperti seorang Pancasialis. Dia sebagai pejabat publik masih memiliki "urat malu" sehingga merasa "malu" telah melanggar aturan Covid-19 yang telah ditetapkannya.

Jika kita mau berkaca, memang negeri Ratu Elizabeth Inggris tidaklah sama dengan negeri +62. Namun demikian, masih ada yang dapat ditarik garis merah kesamaannya, yakni dari sisi pengemban kebijakan publiknya adalah sama sosok manusia.

Jika di Inggris yang negerinya "bukan" berdasar Pancasila, pejabat publik setingkat menteri saja melanggar aturan Covid-19 langsung menyatakan undur diri. Lalu bagaimana dengan pejabat publik di negeri yang konon berdasarkan Pancasila ini, pernahkah kita melihat dan mendengar pejabat publik undur diri karena melanggar protokol kesehatan usai menggelar acara yang menimbulkan kerumunan? Jawabnya, tidak ada. Yang ada hanya cukup minta maaf bahkan ada juga yang sama sekali tidak pernah minta maaf.

Pengunduran diri Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancock karena lalai telah melanggar aturan Covid-19 tentu layak diapresiasi, karena dia belum "tercabut urat malunya" maka dia merasa "malu" jika masih harus terus menjabat sebagai menteri. Semoga saja muncul Hancock-Hancock lainnya dari negeri tetangganya.

 

*********************************************************************

Salurkan donasi antum untuk menjaga Aqidah Umat dalam berbagai Program ANNAS FOUNDATION

Ke No. Rek. an. ANNAS FOUNDATION
Bank Muamalat :
129 000 3048 (Wakaf)
129 000 3049 (Shodaqoh)
129 000 3050 (Zakat)

Bank Mandiri :
13000 41 3000 40 (Wakaf)
13000 51 3000 54 (Shodaqoh)
13000 41 3000 57 (Zakat)

Hubungi Hot Line Kami 
Di 081 12345 741

Atau Bisa Langsung Ke Kantor Kas ANNAS Foundation 
Di Jl. CIJAGRA RAYA NO 39 
BANDUNG
Senin sd Sabtu 09.00 sd 15.30


#ANNAS
#SyiahbukanIslam
#JundullahANNAS
#GEMAANNAS
#GARDAANNAS
#ANNASFoundation

#ANNASINDONESIA
 

Dikutip dari             : -

Penulis                   : Tardjono Abu Muas
 

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share.  Lets change the world together saudaraku !...



Comments

Donasi