Quotes

  • IKHLAS adalah Kepasrahan, bukan mengalah apalagi menyerah kalah

  • Solusi untuk setiap masalah adalah dengan Sabar dan Istighfar

  • Kesalahan terburuk kita adalah tertarik pd kesalahan orang lain

  • “Hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (Q,S Yusuf: 86)

  • Kegelisahan akan hilang saat shalat dimulai

KEHADIRAN PEMIMPIN ADIL di 2024, BISAKAH? (Bagian I) Nasional


 

Mei Sutrisno

(Bagian 1)

Pemimpin adil dalam Islam adalah punya dua visi, yakni menjadikan rakyat selamat dari azab akhirat dan punya solusi tepat untuk menyelamatkan kehidupan rakyat. Pemimpin adil berilmu dan tak punya ambisi pribadi sehingga mampu membebaskan Indonesia dari masa sulit akibat pandemi. 

Pertanyaan besarnya adalah: Bisakah pemilu 2024 nanti menghadirkan pemimpin adil ini? Apa pun jawabannya perlu diuji. Agar layak minimal lulus tiga kriteria, yakni:(1) keberadaan figurnya; (2) dukungan rakyat; (3) kemampuan para inisiator dalam menjalani hal strategis untuk menghadirkannya

Tulisan ini, hanya fokus membahas, kriteria pertama tentang keberadaan figur pemimpin adil yang sangat dinanti. Untuk itu perlu melihat siapa figur pemimpin adil yang bisa jadi referensi?  Ini bisa diteladani dari para pahlawan Indonesia terdahulu. Sepuluh karakter kuat mereka adalah (1) beriman dan bertaqwa dengan menjalani syariat sebaik-baiknya, (2) amanah menjalankan tugas dalam wadah NKRI, (3) mencintai rakyat, (4) jujur dan anti korupsi, (5) berilmu, (6) adil dan tegas dalam keputusan, (7) pola hidupnya sederhana,  (9) berani menegakkan kebenaran, (10) tangguh dalam menghadapi tantangan dan godaan (QS 16:90; 4:58; 49:13; 2:247; 18:28; 9:71). 

Apakah saat ini figur pemimpin seperti itu ada di Indonesia? Jawabnya pasti ada, walaupun kualitasnya tidak seperti karakter idealnya, tapi bisa dicari yang paing dekat dengan kriteria. Data sensus 2020, penduduk Indonesia adalah 270,2 juta jiwa. Pemimpin negeri di Indonesia umumnya berusia sekitar 40-65 tahun dan ini jumlahnya ada 76,93 juta jiwa di Indonesia dengan jumlah sarjananya pun mencapai 2,3 juta jiwa. Insya Allah, agka ini sangat optimis karena bila dilihat dari interaksi komunikasi di media, masih sangat banyak orang yang punya idealisme di Indonesia. 

Bagaimana memunculkan figur itu sehingga bisa diterima bersama? Ummat Islam adalah mayoritas di Indonesia, jika mereka bersatu pasti menyelesaian masalah. Kuncinya adalah menghilangkan penyebab terjadinya perpecahan. Masalah pertama adalah penyakit politik ashobiyyah, yakni hanya mau mendukung golongannya saja. Penyakit ini muncul karena ada pamrih keinginan ikut menikmati, inilah yang harus dihindari. Semua dukungan harus ikhlas untuk kebaikan semua rakyat Indonesia, walaupun bukan dari golongannya. Masalah kedua adalah menghadapi para vokalis yang bersuara minor di media dengan nuansa Islamo-phobia. Orang seperti ini hanya berharap bayaran dan tak punya pendirian. Ummat Islam harus optimis untuk mengalahkan mereka karena kebenaran senantiasa menang melawan yang salah. 

Dengan hilangnya perpecahan di kalangan ummat Islam, maka insya Allah figur pemimpin adil akan hadir di negeri ini. Semoga kesadaran persatuan ini menggugah mayoritas ummat Islam dan membentuk semangat berbuat sehingga terbentuk kekuatan yang berpihak pada keadilan. Semoga Allah memudahkan perjalanan bangsa Indonesia menuju jalan kebenaran. Aamiin.
 

*********************************************************************

Salurkan donasi antum untuk menjaga Aqidah Umat dalam berbagai Program ANNAS FOUNDATION

Ke No. Rek. an. ANNAS FOUNDATION
Bank Muamalat :
129 000 3048 (Wakaf)
129 000 3049 (Shodaqoh)
129 000 3050 (Zakat)

Bank Mandiri :
13000 41 3000 40 (Wakaf)
13000 51 3000 54 (Shodaqoh)
13000 41 3000 57 (Zakat)

Hubungi Hot Line Kami 
Di 081 12345 741

Atau Bisa Langsung Ke Kantor Kas ANNAS Foundation 
Di Jl. CIJAGRA RAYA NO 39 
BANDUNG
Senin sd Sabtu 09.00 sd 15.30


#ANNAS
#SyiahbukanIslam
#JundullahANNAS
#GEMAANNAS
#GARDAANNAS
#ANNASFoundation

#ANNASINDONESIA
 

Dikutip dari             : -

Penulis                   : Ir. Mei Sutrisno, M.Sc, Ph.D.
 

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share.  Lets change the world together saudaraku !...



Comments

Donasi