TERZALIMI Nasional

by M Rizal Fadillah
SBY sukses menjadi Presiden karena terkesan dizalimi oleh Presiden Megawati yang diberhentikan dari jabatan Menteri. Prabowo saat menjadi pasangan Megawati juga dapat jaminan dukungan Presiden ke depan. Tapi tak terbukti dalam realisasi. Semua tahu bahwa simpati publik akan muncul jika tokoh dukungan atau figur yang bertarung itu dizalimi tanpa alasan yang benar. Tim Sukses Jokowi sangat memahami akan hal ini.
Akan tetapi aneh dan sungguh tak bisa dimengerti justru Timses Jokowi mencari simpati dengan cara "menghajar" lawan. Tanpa fakta akurat. Sehingga kini bukan saja bangsa Indonesia, tetapi juga dunia sudah membaca Prabowo adalah pihak yang dizalimi. Bodoh sekali politik Jokowi itu.
Sejak kasus Sarumpaet, isu penculikan, tekanan aparat, ketidakadilan proses hukum pendukung, angka survey abal abal, hingga 'penghadangan' pesawat tempur dan gangguan kampanye di beberapa tempat hanya berefek pada citra penzaliman. Akibatnya gumpalan dukungan semakin menebal. Sudah tak mampu Jokowi mengimbangi dengan penggalangan support politik rakyat selain iming-iming dan bagi bagi uang. Sederhana dan tak efektif. Rakyat sudah tak berpihak dan dalam posisi melawan.
Jokowi pernah mencoba menempatkan diri sebagai figur terzalimi dengan menempatkan sebagai korban hoax, akan tetapi nyatanya dugaan markas hoax ada di kubunya. Ia emosi menjadi korban tuduhan PKI, namun kader kader yang terang-terangan bangga sebagai anak PKI ada di kubunya pula. Penulis buku tetang PKI sudah diproses dan dihukum. Klarifikasi kepada rakyat sebenarnya dirasakan penting karena masalah ini serius.
Simpati pada figur terzalimi dalam kesejarahan terbukti menjadi kekuatan dahsyat. Senjata apapun tak mampu merontokkan. Hukum akan tumpul. 17 April adalah hari kekalahan, tak ada kampanye Prabowo yang sepi dari dukungan. Inilah simpati untuk figur terzalimi itu. Agama mengajarkan untuk menolong orang yang terzalimi (HR Bukhori). Meski dalam hadits itu yang berbuat zalim juga mesti ditolong dengan cara mencegah agar ia tak berbuat zalim.
*8 April 2019*
*********************************************************************
Salurkan donasi antum untuk menjaga Aqidah Umat dalam berbagai Program ANNAS FOUNDATION
Ke No. Rek. an. ANNAS FOUNDATION
Bank Muamalat :
129 000 3048 (Wakaf)
129 000 3049 (Shodaqoh)
129 000 3050 (Zakat)
Bank Mandiri :
13000 41 3000 40 (Wakaf)
13000 51 3000 54 (Shodaqoh)
13000 41 3000 57 (Zakat)
Hubungi Hot Line Kami
Di 081 12345 741
Atau Bisa Langsung Ke Kantor Kas ANNAS Foundation
Di Jl. CIJAGRA RAYA NO 39
BANDUNG
Senin sd Sabtu 09.00 sd 15.30
#ANNAS
#SyiahbukanIslam
#JundullahANNAS
#GEMAANNAS
#GARDAANNAS
#ANNASFoundation
#ANNASINDONESIA
Dikutip dari : -
Penulis : M. Rizal Fadillah
Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share. Lets change the world together saudaraku !...


2802 
Comments