Quotes

  • IKHLAS adalah Kepasrahan, bukan mengalah apalagi menyerah kalah

  • Solusi untuk setiap masalah adalah dengan Sabar dan Istighfar

  • Kesalahan terburuk kita adalah tertarik pd kesalahan orang lain

  • “Hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (Q,S Yusuf: 86)

  • Kegelisahan akan hilang saat shalat dimulai

ARI ASKHARA Nasional


 

by M Rizal Fadillah *)

Dirut Garuda I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra yang akrab dipanggil Ari Askhara membuat kejutan di negara Indonesia. Dinilai nekad ia menyelundupkan komponen motor besar Harley Davidson dan Sepeda Brompton di pesawat Garuda yang baru dibeli. Konsekuensinya Ari dipecat dari jabatan sebagai Dirut Garuda. 

Bukan kali ini saja Ari membuat  kejutan. Sebelumnya Ari Askhara "berakting" layaknya menjadi Presiden Soekarno yang memeriksa defile para penyambutnya saat turun dari pesawat. Mobil terbuka dan pakaian yang digunakan adalah nuansa tempo doeloe. Bagai "orang sakit" Ari berperan sebagai Soekarno. 
Videonya beredar di media sosial.

Di musim Haji tahun kemarin Ari Askhara "melukai" umat Islam dengan upacara resmi pemberangkatan jama'ah haji di bandara Adi Soemarmo Boyolali dengan ritual "pecah kendi" yang sebagian besar pemahaman agama di kalangan umat Islam hal tersebut dikategorikan musyrik. Bagaimana ibadah haji dikotori sang Dirut yang tentu beragama Hindu. 

Karakter aneh juga jika pesawat Garuda pengantar haji ini juga pada badan pesawat ditulis kalimat yang berbau menjilat "Terimakasih Bapak Jokowi, do'akan kami menjadi Haji yang mabrur--One Family One Nation, One Garuda Indonesia". Sontak ramai dikomentari tulisan tersebut. Haji yang dicampuri sikap "politik". 

Gusti Askhara kena batunya kini dengan nekad jadi penyelundup. Orang bertanya dalam dugaan adakah motor Harley Davidson yang dibawa di pesawat yang baru dijemput atas penbeliannya ini adalah bagian dari gratifikasi ? Yang jelas perbuatan ini telah mencoreng banyak pihak. Dirinya, direksi, perusahaan, bahkan bangsa dan negara. Wajar jika sang Dirut dipecat. Hanya hebatnya dan tak wajarnya justru ia melawan dan tak rela dipecat. Keanehan lagi. Tidak ada rasa salah dan malu.

Dugaan lagi yang bersangkutan memiliki "back up" orang kuat. Dihubung hubungkanlah bahwa Ari Ashkara adalan orang BIN. Bagian dari "agen" intelijen negara. Jika iya, justru inilah saatnya Pemerintah bersih bersih dari orang orang yang sok kuasa, sok dilindungi, atau sok kaya. Istri Ari dibongkar bongkar pula kemewahan dan wataknya yang sok pamer kemewahan.
Ah Ari Ari....duh Gusti.

*) Pemerhati Politik
 

Bandung, 8 Desember 2019

 

*********************************************************************

Salurkan donasi antum untuk menjaga Aqidah Umat dalam berbagai Program ANNAS FOUNDATION

Ke No. Rek. an. ANNAS FOUNDATION
Bank Muamalat :
129 000 3048 (Wakaf)
129 000 3049 (Shodaqoh)
129 000 3050 (Zakat)

Bank Mandiri :
13000 41 3000 40 (Wakaf)
13000 51 3000 54 (Shodaqoh)
13000 41 3000 57 (Zakat)

Hubungi Hot Line Kami 
Di 081 12345 741

Atau Bisa Langsung Ke Kantor Kas ANNAS Foundation 
Di Jl. CIJAGRA RAYA NO 39 
BANDUNG
Senin sd Sabtu 09.00 sd 15.30


#ANNAS
#SyiahbukanIslam
#JundullahANNAS
#GEMAANNAS
#GARDAANNAS
#ANNASFoundation

#ANNASINDONESIA
 

Dikutip dari             : -

Penulis                   : M Rizal Fadillah
 

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share.  Lets change the world together saudaraku !...



Comments

Donasi