Quotes

  • IKHLAS adalah Kepasrahan, bukan mengalah apalagi menyerah kalah

  • Solusi untuk setiap masalah adalah dengan Sabar dan Istighfar

  • Kesalahan terburuk kita adalah tertarik pd kesalahan orang lain

  • “Hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (Q,S Yusuf: 86)

  • Kegelisahan akan hilang saat shalat dimulai

ETHOK-ETHOK NGGELEDAH Nasional


 

Oleh: Tardjono Abu Muas, Pemerhati Masalah Sosial

Dalam bahasa Jawa kita mengenal kata "ethok-ethok" yang kalau dialihbahasakan ke bahasa Indonesia sama dengan pura-pura atau tidak sungguh-sungguh.

Kaitan dengan judul tulisan di atas: "Ethok-Ethok Nggeledah" tentu sengaja penulis kaitkan dengan masalah yang sedang menjadi hangat dibicarakan saat ini yakni pascaOTT KPK biasanya diiringi adanya tindakan penggeledahan di tempat yang terduga terkait dengan OTT.

Dalam kasus OTT KPK yang menangkap salah seorang komisioner KPU, Wahyu Setiawan ada hal yang aneh terjadi. Penggeledahan di lingkungan kerja komusioner KPU sudah berjalan, namun uniknya penggeledahan di lingkungan kantor DPP pe-de-ipe yang diduga salah seorang kadernya yang bernama Harun Masiku terlibat dalam penyuapan, namun tindakan penggeledahan oleh KPK belum juga dilakukan.

Malah anehnya konon penggeledahan akan tetap dilakukan walau telah nyaris setelah sepekan pascaOTT. Jika benar terjadi penggeledahan oleh KPK dilakukan sepekan setelah pascaOTT dan sudah terbuka lewat media massa, maka layaklah  penggeledahan ini disebut "ethok-ethok nggeledah" (pura-pura) menggeledah.

Inilah gambaran kerja KPK saat ini yang bekerja berdasar pada hasil revisi Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019. Masihkah kita bisa berharap kepada KPK untuk memberantas korupsi di negeri ini untuk menangkap tikus-tikus berdasi?

Wajarlah jika para pengkritisi revisi undang-undang KPK yang mengatakan ada pelemahan KPK, maka saat inilah kita bisa saksikan dan rasakan bersama.

 

*********************************************************************

Salurkan donasi antum untuk menjaga Aqidah Umat dalam berbagai Program ANNAS FOUNDATION

Ke No. Rek. an. ANNAS FOUNDATION
Bank Muamalat :
129 000 3048 (Wakaf)
129 000 3049 (Shodaqoh)
129 000 3050 (Zakat)

Bank Mandiri :
13000 41 3000 40 (Wakaf)
13000 51 3000 54 (Shodaqoh)
13000 41 3000 57 (Zakat)

Hubungi Hot Line Kami 
Di 081 12345 741

Atau Bisa Langsung Ke Kantor Kas ANNAS Foundation 
Di Jl. CIJAGRA RAYA NO 39 
BANDUNG
Senin sd Sabtu 09.00 sd 15.30


#ANNAS
#SyiahbukanIslam
#JundullahANNAS
#GEMAANNAS
#GARDAANNAS
#ANNASFoundation

#ANNASINDONESIA
 

Dikutip dari             : -

Penulis                   : Tadjono Abu Muas
 

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share.  Lets change the world together saudaraku !...



Comments

Donasi