Quotes

  • IKHLAS adalah Kepasrahan, bukan mengalah apalagi menyerah kalah

  • Solusi untuk setiap masalah adalah dengan Sabar dan Istighfar

  • Kesalahan terburuk kita adalah tertarik pd kesalahan orang lain

  • “Hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (Q,S Yusuf: 86)

  • Kegelisahan akan hilang saat shalat dimulai

Kenistaan, Gaduh Kudeta Gagal di Tengah Pandemi Nasional


 

Oleh : Abu Muas T. (Pemerhati Masalah Sosial)

Awalnya sangat tidak pada tempatnya atau "jijik" penulis ikut mengomentari timbulnya kegaduhan soal kudeta gagal terhadap salah seorang ketua umum (Ketum) sebuah partai, karena aksi kudeta ini sangatlah tidak patut terjadi jika para pelakunya masih punya hati nurani sebagai sosok manusia.

Betapa "nista" kegaduhan kudeta "ecek-ecek" yang hanya akan mengudeta salah seorang Ketum sebuah partai di tengah-tengah kita semua sedang menghadapi wabah corona. Wabah yang hampir berjalan setahun ini dan belum dapat diprediksi kapan berakhirnya, malah ada orang-orang yang membuat suasana gaduh yang hanya menuruti hawa nafsu serakahnya yang konon bernafsu meraih kekuasaan pada waktu mendatang.

Para pembuat dan pelaku kegaduhan hendaknya mau berkaca diri, jika mereka masih mau berkaca. Update terkini wabah corona di Tanah Air sudah tembus tujuh digit atau lebih dari satu juta positif terpapar corona. Alih-alih ikut prihatin terhadap kondisi yang terjadi akibat wabah yang satu ini, malah yang ada justru membuat kegaduhan baru menyusul kegaduhan sebelumnya yang dengan nafsu serakahnya tega-teganya seorang menteri mengkorup dana bantuan sosial (bansos) khusus corona.

Kembali pada kenistaan kudeta "ecek-ecek" yang gagal, bagi masyarakat luas sudah muak melihat tampilnya orang-orang yang ditayangkan di layar kaca dengan silat lidahnya berargumen pembenaran atas tindakan kudeta gagalnya.

Disebut kudeta "ecek-ecek", karena jika kita bandingkan dengan kudeta yang nyaris bersamaan juga terjadi kudeta di Myanmar. Kudeta yang terjadi di Myanmar dapat dikatakan cukup berkelas, karena pihak militer Myanmar tidak puas atas klaim terjadinya kecurangan dalam pemilu pada November 2020 lalu. Di Myanmar terjadinya kudeta konon dipicu adanya kecurangan pemilu, kalau di sini terjadi kudeta "ecek-ecek" gagal terhadap Ketum Partai yang patut diduga dipicu oleh nafsu keserakahan berkuasa pada masa mendatang. Na'udzubillah..

 

*********************************************************************

Salurkan donasi antum untuk menjaga Aqidah Umat dalam berbagai Program ANNAS FOUNDATION

Ke No. Rek. an. ANNAS FOUNDATION
Bank Muamalat :
129 000 3048 (Wakaf)
129 000 3049 (Shodaqoh)
129 000 3050 (Zakat)

Bank Mandiri :
13000 41 3000 40 (Wakaf)
13000 51 3000 54 (Shodaqoh)
13000 41 3000 57 (Zakat)

Hubungi Hot Line Kami 
Di 081 12345 741

Atau Bisa Langsung Ke Kantor Kas ANNAS Foundation 
Di Jl. CIJAGRA RAYA NO 39 
BANDUNG
Senin sd Sabtu 09.00 sd 15.30


#ANNAS
#SyiahbukanIslam
#JundullahANNAS
#GEMAANNAS
#GARDAANNAS
#ANNASFoundation

#ANNASINDONESIA
 

Dikutip dari             : -

Penulis                   : Tardjono Abu Muas
 

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share.  Lets change the world together saudaraku !...



Comments

Donasi