Quotes

  • IKHLAS adalah Kepasrahan, bukan mengalah apalagi menyerah kalah

  • Solusi untuk setiap masalah adalah dengan Sabar dan Istighfar

  • Kesalahan terburuk kita adalah tertarik pd kesalahan orang lain

  • “Hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (Q,S Yusuf: 86)

  • Kegelisahan akan hilang saat shalat dimulai

Bahaya Pintu-Pintu Jebakan Syiah - Bagian Keempat Beranda ANNAS



Disarikan oleh Abu Muas T. dari buku "Bahaya Syiah Terhadap Akidah dan NKRI" yang tidak lama lagi akan diterbitkan oleh penerbit Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS)
 

Tulisan kali ini merupakan lanjutan dari tulisan pada bagian sebelumnya di antaranya tentang dua sebab kesalahan memahami ajaran syiah, Cinta kepada Rasul SAW dan Ahlul Bait, taqiyah (bagian pertama hingga ketiga), giliran kini mengupas tentang pintu-pintu jebakan syiah lainnya, salah satunya tentang "Taqrib"

Isu Ukhuwah Islamiyah dan “Taqrib”(upaya pendekatan) antara Sunni-syiah, disadari atau tidak, merupakan salah satu pintu jebakan syiah untuk mengaburkan hakikat perbedaan yang sesungguhnya antara syiah dan Islam. Isu ini dilakukan syiah dalam upaya menarik ummat Islam untuk tidak ragu-ragu masuk ke dalam jeratan mereka. 

Kata, taqrib adalah isim masdar dari kata qarraba yuqarribu taqriib, artinya mendekatkan. Akar katanya dari qaruba, qariib yang berarti dekat.

Upaya taqrib dalam bentuk menggelar seminar, dialog, diskusi, dan sebagainya sudah dilakukan sejak munculnya syiah berabad-abad yang lalu dan tidak pernah membuahkan hasil. Bagaimana mungkin menyatukan antara yang hak dengan yang bathil? Antara yang meyakini Al-Qur’an sebagai kitab suci dengan yang mengkufuri kesuciannya? Antara yang meyakini Sunnah Rasulullah SAW dengan yang menentangnya? Antara yang meyakini para Sahabat yang diridhai, bahkan sepuluh di antaranya sudah dijamin Allah SWT. sebagai ahli surga, dengan yang gemar mencaci-maki, mengafirkan, dan melaknat para Sahabat?

Bagaimana mungkin mendekatkan apalagi menyatukan antara syiah dengan Islam dalam bingkai Ukhuwah Islamiyyah, bila tokoh syiah yang selama ini dianggap moderat sekali pun, semisal Abdul Husain bin Syarafuddin al Musawi, malah memuji-muji Al Kaafi sebagai kitab yang paling shahih. 

Dalam bukunya al Muraja’at ia menyatakan: "Kitab-kitab tersebut, yaitu al Kaafi, at Tahdzib, al Istibshar, dan Man Laa Yahdhuruhu al Faqih, adalah mutawatir dan isinya dipastikan shahih. Sedangkan al Kaafi ialah yang paling dahulu, paling agung, paling baik, dan paling teliti”.

Bagaimana akan tercipta Ukhuwah, bila dalam buku-buku utama rujukan syiah tersebut penuh dengan doktrin-doktrin syiah yang menghina Allah SWT., Rasulullah SAW., mencela dan melaknat para Sahabat sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya? Apa mungkin taqriib antara syiah dengan Islam jika dalam kitab yang menjadi rujukan syiah dinyatakan, bahwa darah ummat Islam halal  dan orang-orang selain syiah adalah syirik dan kafir .

Doktrin-doktrin ajaran syiah seperti ini menjadi titik krusial yang akan mengantarkan akal sehat seseorang untuk berkata: “Mustahil mempersatukan syiah dengan Islam dalam bingkai Ukhuwah Islamiyyah”. Karenanya, ketika seorang Prof. Dr. M. Quraish Shihab mengarang buku yang berjudul, “Sunnah-Syiah Bergandengan Tangan, Mungkinkah?” menurut Quraish Shihab dalam buku tersebut menyatakan bahwa sunni dan syiah masih mungkin bersatu. Padahal antara sunni dan syiah tidak mungkin dapat bersatu karena adanya perbedaan mendasar pada aspek aqidah dan syariat.

Menurut Quraish Shihab kemungkinan dapat bersatunya sunni dan syiah dimaksudkan untuk membangun ukhuwah Islamiyah. Ukhuwah Islamiyah hanya terjadi pada orang yang beriman. Sebagaimana yang dinyatakan Allah SWT. dalam firman-Nya: “Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara” (QS. Al Hujuraat, 49:10). Prinsip ini seharusnya disadari oleh setiap muslim agar tidak terjebak oleh ajaran syiah.

Jebakan-jebakan syiah lainnya akan diuraikan pada bagian berikutnya.

Tulisan ini disarikan oleh redaksi dari buku berjudul, "Bahaya Syiah Terhadap Akidah dan NKRI" yang tidak lama lagi akan diterbitkan oleh penerbit Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS).

 

*********************************************************************

Salurkan donasi antum untuk menjaga Aqidah Umat dalam berbagai Program ANNAS FOUNDATION

Ke No. Rek. an. ANNAS FOUNDATION
Bank Muamalat :
129 000 3048 (Wakaf)
129 000 3049 (Shodaqoh)
129 000 3050 (Zakat)

Bank Mandiri :
13000 41 3000 40 (Wakaf)
13000 51 3000 54 (Shodaqoh)
13000 41 3000 57 (Zakat)

Hubungi Hot Line Kami 
Di 081 12345 741

Atau Bisa Langsung Ke Kantor Kas ANNAS Foundation 
Di Jl. CIJAGRA RAYA NO 39 
BANDUNG
Senin sd Sabtu 09.00 sd 15.30


#ANNAS
#SyiahbukanIslam
#JundullahANNAS
#GEMAANNAS
#GARDAANNAS
#ANNASFoundation

#ANNASINDONESIA
 

Dikutip dari             : -

Penulis                   : Tardjono Abu Muas
 

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share.  Lets change the world together saudaraku !...

 


Comments

Donasi