Quotes

  • IKHLAS adalah Kepasrahan, bukan mengalah apalagi menyerah kalah

  • Solusi untuk setiap masalah adalah dengan Sabar dan Istighfar

  • Kesalahan terburuk kita adalah tertarik pd kesalahan orang lain

  • “Hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (Q,S Yusuf: 86)

  • Kegelisahan akan hilang saat shalat dimulai

MELECEHKAN AGAMA MENGUNDANG BENCANA Nasional


 

Mei Sutrisno

Bila melecehkan agama tak dicegah, itu bisa mengundang bencana. Kaum Tsamud musnah diazab hanya dengan suara dahsyat, sebagai balasan atas suara mereka yang merendahkan dakwah agama.

Kaum Tsamud telah melecehkan dakwah nabi Saleh a.s. Mereka menguji kebenaran agama dengan meminta sesuatu yang tak masuk logika, yakni minta dari dalam gunung batu dikeluarkan onta. Namun, Allah menurunkan mukjizatnya dan onta betina benar-benar keluar dari gunung seperti yang mereka minta. Bahkan onta betina itu menghasilkan susu yang volumenya luar biasa, sehingga masyarakat  banyak mengambil manfaat darinya.

Namun, para cukong merasa tersaingi popularitasnya dengan dakwah agama, mulai membuat ulah. Mereka tak menepati perjanjian yang telah disepakati dengan nabi Saleh dalam memberi jatah minum onta, yang telah mengubah air putih menjadi susu untuk masyarakatnya. Para cukong membayar orang-orang bejad untuk membunuh onta. Sebagai balasannya, suara guntur menggelegar membinasakan mereka. Yang menjadi korban bukan hanya yang zalim, tapi termasuk masyarakatnya yang tak mau melawan pihak angkara murka. 

Peristiwa itu adalah pelajaran besar buat masyarakat Indonesia dalam menghadapi suara-suara pelecehan agama. Yang seolah dibiarkan oleh penguasa. Bahkan sebaliknya suara kritik para ulama menjadi prioritas untuk dicegah. Bukankah Indonesia juga telah ada perjanjian dari founding fathernya. Falsafah Pancasila menempatkan Ketuhanan Yang Maha Esa sebagai sila pertama. Itu tak bisa dilanggar begitu saja. Perjanjian itu dilandasi kebenaran, bahkan ditorehkan dengan darah para ulama dan pejuang dalam merebut kemerdekaan. 

Bangunnya Semeru dan gunung-gunung lainnya serta gejala alam yang tampak tidak biasa adalah sebagai peringatan. Kehadiran bencana akan menimpa siapa saja atas kehendak-Nya. Bangsa Indonesia harus kembali kembali menjunjung tinggi nilai-nilai kebenaran agama. Kemakmuran dan kejayaan dunia bukan menjadi barometer utama keberhasilan. Manusia diciptakan untuk ibadah dan sebagai khalifah-Nya di dunia, agar manusia hidup sejahtera tapi dalam ridlo-Nya. 

Semoga Allah menurunkan kesadaran kepada penguasa, agar tidak terikat oleh para pihak yang memang tidak suka diatur oleh agama. Semoga pula, Allah menunjukkan kesadaran kepada masyarakat untuk evaluasi diri menegakkan kebenaran dan benar-benar sadar bisa memilih dan berpihak kepada pemimpin yang benar. Aamiin.
 

*********************************************************************

Salurkan donasi antum untuk menjaga Aqidah Umat dalam berbagai Program ANNAS FOUNDATION

Ke No. Rek. an. ANNAS FOUNDATION
Bank Muamalat :
129 000 3048 (Wakaf)
129 000 3049 (Shodaqoh)
129 000 3050 (Zakat)

Bank Mandiri :
13000 41 3000 40 (Wakaf)
13000 51 3000 54 (Shodaqoh)
13000 41 3000 57 (Zakat)

Hubungi Hot Line Kami 
Di 081 12345 741

Atau Bisa Langsung Ke Kantor Kas ANNAS Foundation 
Di Jl. CIJAGRA RAYA NO 39 
BANDUNG
Senin sd Sabtu 09.00 sd 15.30


#ANNAS
#SyiahbukanIslam
#JundullahANNAS
#GEMAANNAS
#GARDAANNAS
#ANNASFoundation

#ANNASINDONESIA
 

Dikutip dari             : -

Penulis                   : Ir. Mei Sutrisno, M.Sc, Ph.D.
 

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share.  Lets change the world together saudaraku !...

 


Comments

Donasi