Quotes

  • IKHLAS adalah Kepasrahan, bukan mengalah apalagi menyerah kalah

  • Solusi untuk setiap masalah adalah dengan Sabar dan Istighfar

  • Kesalahan terburuk kita adalah tertarik pd kesalahan orang lain

  • “Hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (Q,S Yusuf: 86)

  • Kegelisahan akan hilang saat shalat dimulai

Fenomena Amicus Curiae Jelang Keputusan MK Soal Sengketa Pilpres 2024 Beranda ANNAS


 

Oleh: Tardjono Abu Muas, Pemerhati Masalah Sosial.

Patut kiranya ditelisik dan dicermati munculnya fenomena sejumlah pihak ajukan diri sebagai Amicus Curiae (AC) atau sahabat pengadilan menjelang keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal sengketa Pilpres 2024.

Menarik untuk ditelisik dan dicermati fenomena tersebut, karena sepertinya negeri ini sedang dalam kondisi yang tidak baik-baik saja soal penerapan hukum dan keadilan bagi kehidupan berbangsa dan bernegara kekinian. Padahal, empat kali pemilu sebelumnya 2004, 2009, 2014 dan 2019 tidak muncul fenomena tersebut.

Munculnya fenomena Amicus Curiae ini menjadi pertaruhan bagi lembaga peradilan khususnya MK. Kini, marwah lembaga peradilan sedang dipertaruhkan khususnya kepada delapan Hakim MK yang sedang menangani sengketa Pilpres 2024.

Terkait hakim MK yang sedang menjadi perhatian kita bersama saat ini, adakah sanksi moral dan  hukumnya bagi mereka jika membuat keputusan atau penetapan yang keliru?

Terlepas jawabannya ditemukan atau tidak dalam hukum positif sanksi bagi hakim yang salah dalam mengambil keputusan, sebenarnya ada sanksi yang lebih berat lagi adalah sanksi sosial dan moral. Sanksi ini bukan berdampak hanya kepada diri hakim yang bersangkutan saja tapi juga akan berdampak pada lembaga dan keluarganya pula. Siapkah wahai para hakim untuk menerima sanksi sosial dan moral yang dirasakan cukup berat bagi seorang yang bermoral?

Selain sanksi sosial dan moral yang siap dirasakannya, siapkah wahai para hakim yang culas masuk golongan dua hakim yang bakal jadi penghuni neraka? Sebagaimana peringatan Rasulullah SAW lewat sabdanya; "Ada tiga golongan hakim dua daripadanya akan masuk neraka dan yang satu masuk surga, ialah hakim yang mengetahui mana yang benar dan lalu ia memutuskan hukuman dengannya, maka ia akan masuk surga, hakim yang mengetahui mana yang benar, tetapi ia tidak menjatuhkan hukuman itu atas dasar kebenaran itu, maka ia akan masuk neraka, dan hakim yang tidak mengetahui mana yang benar, lalu ia menjatuhkan hukuman atas dasar tidak tahunya itu, maka ia akan masuk neraka pula"(HR.Abu Daud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah)
 

*********************************************************************

Salurkan donasi antum untuk menjaga Aqidah Umat dalam berbagai Program ANNAS FOUNDATION

Ke No. Rek. an. ANNAS FOUNDATION
Bank Muamalat :
129 000 3048 (Wakaf)
129 000 3049 (Shodaqoh)

Bank Mandiri :
13000 41 3000 40 (Wakaf)
13000 51 3000 54 (Shodaqoh)

Hubungi Hot Line Kami 
Di 081 12345 741

Atau Bisa Langsung Ke Kantor Kas ANNAS Foundation 
Di Jl. CIJAGRA RAYA NO 39 
BANDUNG
Senin sd Sabtu 09.00 sd 15.30


#ANNAS
#SyiahbukanIslam
#JundullahANNAS
#GEMAANNAS
#GARDAANNAS
#ANNASFoundation

#ANNASINDONESIA
 

Dikutip dari             : -

Penulis                   : Tardjono Abu Muas
 

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share.  Lets change the world together saudaraku !...



Donasi