Quotes

  • IKHLAS adalah Kepasrahan, bukan mengalah apalagi menyerah kalah

  • Solusi untuk setiap masalah adalah dengan Sabar dan Istighfar

  • Kesalahan terburuk kita adalah tertarik pd kesalahan orang lain

  • “Hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (Q,S Yusuf: 86)

  • Kegelisahan akan hilang saat shalat dimulai

MEROSOTNYA NASIONALISME PEMIMPIN NEGARA Nasional


 

by M Rizal Fadillah *)

Seruan MUI se Indonesia untuk mewaspadai tenaga kerja asing khususnya TKA Cina perlu mendapat apresiasi. Ini menjadi aspirasi masyarakat pada umumnya yang khawatir atas mengalirnya dengan deras dan bebas TKA Cina ke Indonesia. Wabah virus corona belum reda dan negara Cina adalah sumber dari malapetaka. 

Memang kebijakan pemerintahan negara pimpinan Presiden Jokowi ini payah dan membingungkan. Seakan semua tanpa perencanaan dan kendali. Bisa bisanya membuka pintu masuk selebar lebarnya bagi TKA Cina ke negeri kita. Atau memang ada oknum pejabat di pemerintahan yang menjadi pembuka gerbang  bagi masuknya WNA Cina ?

Menarik seruan MUI se Indonesia tentang perlunya pemimpin negara baik Pusat maupun Daerah untuk mengedepankan rasa nasionalisme dan patriotisme.

"Mendesak kepada Presiden, para Menteri, para Gubernur, para Bupati dan para Walikota se Indonesia untuk senantiasa mengedepankan sikap serta semangat nasionalisme dan patriotisme dalam memimpin negeri tercinta Indonesia, sehingga NKRI tetap utuh, maju dan bersatu selama lamanya".

Tadzikrah ulama tentang rasa nasionalisme dan patriotisme patut diperhatikan khususnya oleh para pejabat negara. Jika kemerosotan rasa nasionalisme ini terjadi pada masyarakat atau rakyat maka pemerintah dapat dengan mudah mengadakan kegiatan pembinaan baik melalui penataran, sosialisasi, penyuluhan atau apapun nama dan bentuknya. Masyarakat mudah untuk diarahkan dengan program nyata dan berdaya guna. 

Persoalan berat adalah jika ternyata justru pengelola negara itu yang merosot rasa nasionalisme dan patriotismenya. Negara bisa "dijual" atau "digadaikan" kepada negara asing. Ini berbahaya dan tak bisa ditoleransi. Pengaruh kekuasaan itu luar biasa besar terhadap dampaknya. Rakyat dan bangsa Indonesia bisa terjajah kembali.

Asing  dapat menguasai bersama dengan  penguasa yang menjadi kolaboratornya. Meskipun terkadang  dibingkai dengan dalih "mulia" seperti investasi, hubungan baik, atau bantuan luar negeri. Sama saja. 

Masalahnya bukan sekedar TKA Cina tapi ekonomi pribumi yang sudah lama dikuasai oleh etnis Cina. Bahkan kini sudah bergeser ke ranah politik  berupa kerjasama erat dengan Pemerintah Komunis Cina.  Presiden dan jajaran Pemerintahannya terkesan sudah tergantung pada Negara Cina. 

Jika nasionalisme dan patriotisme para pengelola negara ini merosot bahkan hilang maka berbahaya sekali bagi rakyat dan bangsa Indonesia. Tak cukup dengan penataran atau berbagai bentuk penyadaran lagi. Hal seperti ini sudah harus dengan sikap yang jelas dan tegas, baik dengan interpelasi parlemen ataupun langsung pelengseran atau penggantian.
 
Bagi pejabat penghianat yang berperan dalam "menjual" atau "menggadaikan" negara Indonesia sepatutnya juga untuk dihukum mati. Siapapun mereka. 
Bila hukum tembak dianggap terlalu menyenangkan perlu dipertimbangkan pengaturan baru untuk hukum gantung. Agar ada efek jera. 

Nasionalisme dan patriotisme harus dimiliki oleh seluruh rakyat dan bangsa Indonesia khususnya bagi mereka yang diberi amanat untuk menjadi penyelenggara negara. 

Majelis UIama Indonesia (MUI) telah memberi landasan spiritual dan memberi peringatan istimewa. 
Ahsantum Yaa Kyai. Barokallahu Fiikum.
 
 *) Pemerhati Politik dan Kebangsaan

 

Bandung, 10 Mei 2020


 

*********************************************************************

Salurkan donasi antum untuk menjaga Aqidah Umat dalam berbagai Program ANNAS FOUNDATION

Ke No. Rek. an. ANNAS FOUNDATION
Bank Muamalat :
129 000 3048 (Wakaf)
129 000 3049 (Shodaqoh)
129 000 3050 (Zakat)

Bank Mandiri :
13000 41 3000 40 (Wakaf)
13000 51 3000 54 (Shodaqoh)
13000 41 3000 57 (Zakat)

Hubungi Hot Line Kami 
Di 081 12345 741

Atau Bisa Langsung Ke Kantor Kas ANNAS Foundation 
Di Jl. CIJAGRA RAYA NO 39 
BANDUNG
Senin sd Sabtu 09.00 sd 15.30


#ANNAS
#SyiahbukanIslam
#JundullahANNAS
#GEMAANNAS
#GARDAANNAS
#ANNASFoundation

#ANNASINDONESIA
 

Dikutip dari             : -

Penulis                   : M Rizal Fadillah
 

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share.  Lets change the world together saudaraku !...

 


Comments