Quotes

  • IKHLAS adalah Kepasrahan, bukan mengalah apalagi menyerah kalah

  • Solusi untuk setiap masalah adalah dengan Sabar dan Istighfar

  • Kesalahan terburuk kita adalah tertarik pd kesalahan orang lain

  • “Hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (Q,S Yusuf: 86)

  • Kegelisahan akan hilang saat shalat dimulai

SAYYIDINA ZAID, CUCUNDA RASULULLAH SAW MUSUH SYIAH Artikel Syiah


 

Oleh: Luthfi Bashori

Nama lengkap beliau adalah Sayyidina Zaid bin Ali Zainal Abidin bin Husain bin Ali bin Abi Thalib suami Sayyidah Fathimah binti Muhammad Rasulullah SAW.

Sayyidina Zaid termasuk anak cucu Nabi SAW yang tersisa pada saat terjadi pengkhianatan kaum Rafidhah (Syiah) Iraq yang membantai dan memenggal kepala kakek beliau, yaitu Sayyidina Husain bin Ali bin Abi Thalib bersama rombongan keluarga.

Sayyidina Zaid adalah seorang ulama dari Ahli baitin Nabi SAW, yang sangat pemberani, dan termasuk ahli fiqih yang handal, beliau juga termasuk seorang mujtahid mutlak.

Sebagaimana diriwayatkan dalam kitab Jaamiu karamatil auliya karangan Syeikh Yusuf bin Ismail An-nabhani (1265-1350 H). Tatkala Sayyidina Zaid diminta oleh kaum Syiah untuk menyatakan pengingkaran terhadap sahnya kekhalifahan Sayyidina Abu Bakar dan Sayyidina Umar bin Khatthab sebagai pembenaran terhadap keyakinan kaum Syiah, maka Sayyidina Zaid menolak permintaan kaum Syiah tersebut, bahkan beliau secara terang-terangan mengatakan: 

Tidak, tetapi aku termasuk orang yang mendukung kekhalifahan Sayyidina Abu Bakar dan Sayyidina Umar. 

Maka kaum Syiah mengatakan: Kalau demikian, kami meninggalkanmu.. 

Maka Sayyidina Zaid pun menjawab: Pergilah kalian, sesungguhnya kalian adalah Rafidhah. Maka sejak itu pula kaum Syiah dijuluki sebagai kaum Rafidhah (meninggalkan/ditinggalkan oleh Islam).

Dengan penolakan beliau itu, maka kaum Syiah menjadi marah lantas menelanjangi Sayyidina Zaid dan menyalibnya di atas papan kayu, dengan posisi badan beliau membelakangi qiblat. 

Namun setelah sempurna proses penyaliban terhadap beliau, tiba-tiba kayu salib itu berputar dengan sendirinya sehingga posisi Sayyidina Zaid pun menjadi menghadap qiblat. Bahkan bukan hanya itu, tiba-tiba pula datang laba-laba membuat sarang yang menutupi aurat Sayyidina Zaid, sehingga aurat beliau pun terlindung.

Demikianlan, salah satu keramat Sayyidina Zaid bin Ali Zainal Abidin bin Husain bin Ali bin Abi Thalib. 

Mudah-mudahan riwayat ini dapat menambah keyakinan kita terhadap keberadaan para wali kekasih Allah.

Alaa inna auliyaa-allahi laa khaufun alaihim wa laahum yahzanuun (Ketahuilah, bahwa para wali kekasih Allah itu, mereka tidak perlu takut (dari siksa) dan tidak pula perlu khawatir). 

Seperti inilah janji Allah di dalam Al Qur'an kepada para wali kekasih Allah, bahwa Allah akan menjamin keselamatan akhirat mereka. 

Salah satu dari para wali Allah itu adalah Sayyidina Zaid bin Ali Zainal `Abidin Ridhiyallahu anhu.

 

*********************************************************************

Salurkan donasi antum untuk menjaga Aqidah Umat dalam berbagai Program ANNAS FOUNDATION

Ke No. Rek. an. ANNAS FOUNDATION
Bank Muamalat :
129 000 3048 (Wakaf)
129 000 3049 (Shodaqoh)
129 000 3050 (Zakat)

Bank Mandiri :
13000 41 3000 40 (Wakaf)
13000 51 3000 54 (Shodaqoh)
13000 41 3000 57 (Zakat)

Hubungi Hot Line Kami 
Di 081 12345 741

Atau Bisa Langsung Ke Kantor Kas ANNAS Foundation 
Di Jl. CIJAGRA RAYA NO 39 
BANDUNG
Senin sd Sabtu 09.00 sd 15.30


#ANNAS
#SyiahbukanIslam
#JundullahANNAS
#GEMAANNAS
#GARDAANNAS
#ANNASFoundation

#ANNASINDONESIA
 

Dikutip dari             : -

Penulis                   : KH Luthfi Bashori
 

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share.  Lets change the world together saudaraku !...



Comments

Donasi