Quotes

  • IKHLAS adalah Kepasrahan, bukan mengalah apalagi menyerah kalah

  • Solusi untuk setiap masalah adalah dengan Sabar dan Istighfar

  • Kesalahan terburuk kita adalah tertarik pd kesalahan orang lain

  • “Hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (Q,S Yusuf: 86)

  • Kegelisahan akan hilang saat shalat dimulai

SIKAP INKLUSIF DAN EKSKLUSIF DALAM AGAMA Oase Iman


 

Mei Sutrisno Ph.D

Generalisasi pandangan yang menyatakan bahwa perbuatan inklusif sebagai kebaikan dan ekslusif adalah buruk, tidak bisa dibenarkan. Apalagi dipakai menyudutkan ajaran suatu agama, karena semua agama mempunya kedua sikap ini, yang penting bagaimana menempatkannya. Islam mempunyai perhatian besar menghidupkan sifat inklusif, di antaranya dengan menciptakan kasih sayang (al-mawaddah) secara luas, bahkan termasuk kepada orang yang memusuhi, menghidupkan kebaikan menyeluruh (al-birr) dan bersikap adil (al-qisth) (Qs 60:7-8). 

Hadirnya Al-mawaddah, kasih sayang akan membawa kebahagiaan dan kedamaian dalam kehidupan perwujudan nilai islami. Al-mawadah, keterlibatan umat Islam dalam kasih sayang di masyarakat adalah pintu masuk dakwah dengan hikmah, yang hadir dengan kelembutan untuk mengajak kepada kebaikan, termasuk kepada orang-orang jahil (Qs 16:125; 25:63). Al-mawaddah disempurnakan dengan sikap ihsan, yakni membalas kebaikan kepada orang-orang yang memusuhi, sehingga membuat lawan bisa berbalik menjadi kawan (Qs 41:34). Tidak sedikit orang seperti Abu Sufyan dan Ikrimah bin Abu Jahal yang semula memusuhi Islam berbalik menjadi pembela yang setia. 

Hadirnya Al-birr, kebaikan menyeluruh menunjukkan hadirnya iman, amal sholeh dan ahlak sabar dalam kehidupan (Qs 2:177). Iman kepada Allah dan hari akhir adalah landasan bagi ummat Islam dalam kehidupan plural agar tidak terpengaruh oleh promosi nikmat dunia yang menggiurkan. Kemudian pelaksanaan syariat Islam dalam bentuk kesalihan sosial seperti memberi bantuan kepada keluarga, anak yatim, fakir miskin, musafir, peminta-minta dan pembebasan perbudakan adalah kontribusi riil ummat Islam di masyarakat. Selanjutnya, ahlak sabar diperlukan sebagai benteng yang menjaga iman dan amal sholeh walau dalam kesulitan dan menghadapi tantangan. 

Hadirnya al-qisth, sikap adil yang diwujudkan dengan kemampuan menimbang permasalahan dengan ukuran-ukuran yang tepat sehingga ummat Islam bisa berbuat yang terbaik bagi semua pihak tanpa menyalahi kebenaran (Qs 55:8-9). Dengan itulah semua pihak yang berhubungan dengan ummat Islam senantiasa merasa puas dan tidak dirugikan. Untuk itu ummat Islam perlu mempelajari ayat-ayat kauniyyah dalam berbagai bidang dengan sebaik-baiknya. Di sinilah akal akan berperan dalam menggali fenomena dan data sehingga membantu hati (qalb) dalam memutuskan masalah dengan tepat yang selaras dengan keimanan dan keadaan.  

Selain itu, dalam semua agama, sifat inklusif senantiasa dibarengi dengan sifat ekslusif. Sifat eksklusif ini adalah perwujudan jati diri dan akan mengemuka dalam suasana kompetisi. Implementasinya pun berbeda targantung pelakunya, dan kesalahan pelaku bukan berarti kesalahan agamanya. Indonesia berdasar Pancasila, dengan Ketuhanan Yang Maha-Esa sebagai sila pertama, tidak boleh kepentingan duniawi mengalahkan urusan agama. Islam hadir sebagai agama samawi terakhir yang sempurna dan komprehensif sehingga ummat Islam meyakini kebenarannya dan wajib untuk menjalankannya serta berlomba dalam kebaikan (Qs 5:3; 3:19; 5:48; 2:148). 

Dalam kehidupan bersama di masyarakat plural, Islam mengajarkan al-mawaddah, al-birr dan al-qisth yang perlu dipelajari, dihayati dan diimplementasikan oleh ummatnya. Untuk itulah kekuatan dan kebersamaan ummat perlu dibangun sehingga kebenaran agama Allah tetap tegak di bumi pertiwi sehingga membawa berkah bagi seluruh rakyat Indonesia. Aamiin.

 

*********************************************************************

Salurkan donasi antum untuk menjaga Aqidah Umat dalam berbagai Program ANNAS FOUNDATION

Ke No. Rek. an. ANNAS FOUNDATION
Bank Muamalat :
129 000 3048 (Wakaf)
129 000 3049 (Shodaqoh)
129 000 3050 (Zakat)

Bank Mandiri :
13000 41 3000 40 (Wakaf)
13000 51 3000 54 (Shodaqoh)
13000 41 3000 57 (Zakat)

Hubungi Hot Line Kami 
Di 081 12345 741

Atau Bisa Langsung Ke Kantor Kas ANNAS Foundation 
Di Jl. CIJAGRA RAYA NO 39 
BANDUNG
Senin sd Sabtu 09.00 sd 15.30


#ANNAS
#SyiahbukanIslam
#JundullahANNAS
#GEMAANNAS
#GARDAANNAS
#ANNASFoundation

#ANNASINDONESIA
 

Dikutip dari             : -

Penulis                   : Ir. Mei Sutrisno, M.Sc, Ph.D.
 

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share.  Lets change the world together saudaraku !...



Comments

Donasi