Quotes

  • IKHLAS adalah Kepasrahan, bukan mengalah apalagi menyerah kalah

  • Solusi untuk setiap masalah adalah dengan Sabar dan Istighfar

  • Kesalahan terburuk kita adalah tertarik pd kesalahan orang lain

  • “Hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (Q,S Yusuf: 86)

  • Kegelisahan akan hilang saat shalat dimulai

INDONESIA TANPA ISLAMOPHOBIA BISAKAH? Nasional


 

Mei Sutrisno

Islam adalah cara hidup yang didisain oleh Pencipta alam semesta, yang tak akan salah. Oleh sebab itu islamophobia, terutama bagi pemeluk Islam, adalah perbuatan ingkar terhadap nikmat besar dari Yang Maha-Kuasa. Ummat Islam harus berjuang menegakkan keluhuran Islam untuk mencapai keselamatan akhirat dan kesejahteraan kehidupan di dunia sesama anak bangsa.

Beberapa hal penting perlu dipahami agar ismophobia segera hilang di Indonesia
Pertama, pemahaman bahwa ide Islamophobia adalah disain dari pihak-pihak tertentu di Amerika dan sekutunya yang mencari lawan baru setelah Uni Soviet sebagai lawannya telah tiada. Perang dingin terhenti, proyek senjata pun akan mati. ‘Clash Civilation’ yang ditulis mendiang Huntington adalah rekayasa demand dengan merekayasa konfrontasi baru. Mereka berusaha membangkitkan perseteruan lama yang pernah terjadi antar agama, yang sebetulnya telah terkubur oleh sejarah. Manusia sejatinya ingin hidup damai sejahtera, tapi  ada segolongan manusia yang mengambil keuntungan dari orang lain yang bermusuhan. Untuk itu kesadaran diri untuk tidak mau diadu domba adalah kecerdasan yang dibutuhkan.

Kedua, Islam harus dikembalikan kepada makna yang sebenarnya. Kata Islam berasal dari kata dari “aslama”, “yuslimu”, “islaaman” yang berarti tunduk, patuh, dan selamat. Islam berarti kepasrahan atau ketundukan secara total kepada ajaran-ajaran Allah, Pencipta seluruh alam. Inti Islam adalah tauhid hanya beribadah kepada Allah, sebagai Dzat yang mempunyai Sifat-sifat mulia. Sifat Ar-Rahman Yang Maha-menyayangi semua mahluk-Nya, dan Ar-Rahim Yang Maha-menyayangi dan membalas dengan lebih baik hamba-Nya yang beriman dan berbuatan kebaikan. Islam adalah Rahmatan lil’alamin, kemuliaan ahlak Rasulullah SAW terrekam dalam sejarah, risalah yang dibawanya adalah kebaikan bagi seluruh ummat manusia. Al-Qur’an adalah untuk seluruh manusia, membawa peringatan (mauidzoh), obat (syifa) dari pemikiran dan perasaan buruk di dalam dada, petunjuk hidup (hudan) yang lurus, dan rahmat yang mengarahkan kepada surga-Nya (Qs 10:57).

Ketiga, mewaspadai jangan sampai islamophobia yang berlebihan menimbulkan azab-Nya. Ancaman Allah dalam Al-Qur’an yang akan memusnahkan orang-orang durhaka, kemudian mengganti dengan orang lain yang lebih baik dari mereka (Qs. 6:133). Kemusnahan ummat nabi Nuh adalah karena mengabaikan peringatan-Nya (Qs 10:71-73) dan ummat nabi Luth adalah akibat menyukai sesama jenisnya (Qs 21:74-75). Orang-orang intelektual yang durhaka seperti kaum Tsamud dan kaum Aad pun telah dilenyapkan, serta Fir’aun penguasa yang zalim juga telah ditenggelamkan (Qs 7:73-74; 69:4-12). Peringatan ini juga menjadi peringatan buat kita bangsa Indonesia agar tidak menyia-nyiakan Islam sebagai bagian dati rahmat-Nya. 

Keempat, mewujudkan keadilan hukum dan keterbukaan informasi agar salah dan benar jelas bisa dikenali. Ini adalah domain pemerintah, aparat penegak hukum dan semua masyarakat intelektual yang punya peran di bidang ini. Tuduhan-tuduhan terhadap terorisme, radilakisme, dan intoleransi terhadap ummat Islam harus masuk pengadilan yang adil dan terbuka, serta penjelasan yang bisa diterima. Kebenaran adalah milik bersama bukan hanya monopoli penguasa, karena kekuasaan adalah amanah yang ada batasnya. 

Kedamaian dan saling percaya akan memudahkan manusia bekerja untuk mencapai kemakmuran bersama. Semoga Allah membukakan hati ummat Islam dan seluruh bangsa Indonesia sehingga amal-amal kebaikan semakin banyak untuk menyongsong kehadiran berkah-Nya. Aamiin.
 

*********************************************************************

Salurkan donasi antum untuk menjaga Aqidah Umat dalam berbagai Program ANNAS FOUNDATION

Ke No. Rek. an. ANNAS FOUNDATION
Bank Muamalat :
129 000 3048 (Wakaf)
129 000 3049 (Shodaqoh)
129 000 3050 (Zakat)

Bank Mandiri :
13000 41 3000 40 (Wakaf)
13000 51 3000 54 (Shodaqoh)
13000 41 3000 57 (Zakat)

Hubungi Hot Line Kami 
Di 081 12345 741

Atau Bisa Langsung Ke Kantor Kas ANNAS Foundation 
Di Jl. CIJAGRA RAYA NO 39 
BANDUNG
Senin sd Sabtu 09.00 sd 15.30


#ANNAS
#SyiahbukanIslam
#JundullahANNAS
#GEMAANNAS
#GARDAANNAS
#ANNASFoundation

#ANNASINDONESIA
 

Dikutip dari             : -

Penulis                   : Ir. Mei Sutrisno, M.Sc, Ph.D.
 

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share.  Lets change the world together saudaraku !...



Comments

Donasi